Persiapan Olimpiade 2020, Zohri Andalkan Kejuaraan Dalam Negeri

Persiapan Olimpiade 2020, Zohri Andalkan Kejuaraan Dalam Negeri
Lalu Muhammad Zohri. ( Foto: ANTARA FOTO / Yulius Satria Wijaya )
/ YUD Senin, 9 Maret 2020 | 20:28 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Merebaknya wabah virus corona Sprinter Indonesia Lalu Muhammad Zohri terpaksa hanya mengandalkan kejuaraan dalam negeri sebagai persiapan Olimpiade 2020. Seperti diketahui Zohri gagal memersiapkan diri ke luar negeri, setelah kejuaraan di Australia dibatalkan akibat virus corona.

Brisbane Oceania Area Permit 2020 di Australia merupakan kejuaraan pengganti untuk ketiga kalinya bagi Zohri. Sebelumnya, ia gagal tampil pada dua kejuaraan di China, yakni Kejuaraan Atletik Asia Indoor pada 12-13 Februari serta Kejuaraan Atletik Dunia Indoor, 13-15 Maret.

Baca juga: Gegara Corona, Laga Barcelona Vs Napoli Terancam Tanpa Penonton

Sebagai penggantinya, pelatih kepala lari jarak pendek Indonesia Eni Nuraeni mengatakan Zohri direncanakan turun di kejuaraan dalam negeri, yaitu Jawa Timur Open pada 17 April nanti.

"Sebetulnya sayang banget sih, soalnya sudah persiapan juga ke Australia. Kita ingin tahu hasil latihan seperti apa. Kalau enggak, ya kita tes sendiri atau kita turun di dalam negeri, di Jawa Timur Open 17 April mendatang," kata pelatih kepala lari jarak pendek Eni Nuraeni yang dihubungi di Jakarta, Senin (9/3/2020).

Baca juga: Olimpiade 2020, Eko Yuli Siap Pecahkan Rekor Baru

Kesempatan bagi Zohri untuk mengikuti laga uji coba di luar negeri pun, menurut dia, kemungkinan sudah tidak ada lagi, mengingat banyak kejuaraan yang dibatalkan akibat virus corona.

"Sudah susah karena ada Singapore Open dan Thailand Open sudah cancel semua. Latihan di negeri masing-masing," katanya.

Absennya laga uji coba berskala internasional, lanjut Eni, akan mempersulit atletnya menemukan lawan tanding yang lebih cepat dari dia karena belum ada rekannya yang mampu menandingi kecepatan lari pria asal Lombok itu.

Namun bagaimana pun, Zohri dituntut harus tampil maksimal meski berlaga di kejuaraan nasional. Ia dipaksa harus memenuhi target waktu yang telah ditetapkan pelatih.

"Kesepakatannya dia harus maksimal dan jangan asal menang supaya kita tahu hasilnya bagaimana. Dia harus maksimal di Jatim," tutur Eni.



Sumber: ANTARA