Kalah di All England, Marcus/Kevin Mengaku Cukup Puas

Kalah di All England, Marcus/Kevin Mengaku Cukup Puas
Marcus Fernaldi Gideon dan Kevin Sanjaya Sukomuljo. ( Foto: Antara )
/ AB Senin, 16 Maret 2020 | 07:06 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Ganda putra bulu tangkis Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo (Marcus/Kevin) mengaku cukup puas dengan hasil di turnamen All England 2020, meski hanya menduduki posisi kedua setelah dikalahkan Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe (Jepang) dengan skor 18-21, 21-12, 19-21 di babak final, Minggu (15/3/2020) waktu setempat atau Senin (16/3/2020) WIB.

Hasil dari turnamen yang berlangsung di Birmingham, Inggris, dinilai jauh lebih baik dari hasil mereka di tahun lalu yang langsung terdepak dari persaingan di babak pertama.

"Hasil tahun ini kami syukuri saja. Main juga sudah baik, cuma di partai final lawannya memang bagus. Mereka lagi bagus juga, belum pernah kalah satu gim pun. Lagi rapat juga pertahanan mereka. Di akhir-akhir mereka melakukan spekulasi yang cukup nekat juga," kata Marcus melalui keterangan tertulis.

Senada dengannya, Kevin menyatakan,"Hari ini kami sudah coba yang terbaik, mungkin sedikit kurang hoki juga. Karena di akhir gim kami sudah sempat memimpin. Hari ini mereka bermain dengan sangat konsisten dan tidak banyak melakukan kesalahan sendiri." 

Marcus/Kevin memulai pertandingan dengan kehilangan gim pertamanya. Beranjak ke gim dua, mereka mulai menguasai permainan dan berhasil menang meyakinkan dengan 21-12. Sayang pada gim penentu, perjalanan Kevin/Marcus tak semulus sebelumnya.

"Pastinya kami sudah mencoba melakukan yang terbaik. Gim pertama kami sudah berjuang, terus memang kalah. Gim kedua kami ubah strategi, mainnya agak dipelanin sedikit, di situ sudah ketemu polanya, tetapi gim ketiga mereka coba mempercepat permainan lagi. Kami sudah coba melakukan dengan maksimal, kami juga sudah mengejar. Kami sudah melakukan yang terbaik. Akhir-akhir kami juga unggul 19-18, tetapi mereka maju lagi nempel ke net. Ya mungkin belum rezeki ya," ujar Marcus.

Meski demikian, Kevin mengakui kurang sabar melayani permainan ganda Jepang tersebut. 

"Waktu kami unggul 19-18 memang sedikit buru-buru ya. Ingin menyerang duluan, malah mati sendiri," kata Kevin.

Dengan demikian, Indonesia dipastikan pulang dengan satu gelar juara dari Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti dan satu posisi runner up dari pasangan ganda putra, Marcus/Kevin.



Sumber: ANTARA