Peluang Kevin-Marcus di Olimpiade 2020 Masih Terbuka

Peluang Kevin-Marcus di Olimpiade 2020 Masih Terbuka
Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Marcus Fernaldi Gideon. ( Foto: Antara )
Hendro D Situmorang / YUD Senin, 16 Maret 2020 | 17:53 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Pelatih ganda putra Indonesia, Herry Iman Pierngadi menilai kesempatan anak didiknya yakni Kevin Sanjaya Sukamuljo-Marcus Fernaldi Gideon juara dunia di Olimpiade 2020 Tokyo masih terbuka lebar.

Diakuinya bahwa pasangan putra Kevin-Marcus memang hanya menduduki posisi kedua di final turnamen All England 2020 setelah dikalahkan ganda Jepang, Hiroyuki Endo-Yuta Watanabe dengan skor 18-21, 21-12, dan 19-21 di Birmingham, Inggris.

"Saya melihat gaya permainan Kevin-Marcus terus berkembang dari hari ke hari. Meski diakui Endo-Yuta memang menjadi saingan pesaing terberat Kevin-Marcus, tapi ganda putra Jepang itu lebih terbebani bermain di Jepang yang bertindak sebagai tuan rumah dan wajib menang," katanya, Senin (16/3/2020).

Baca juga: All England: Praveen-Melati Rengkuh Gelar Ganda Campuran

Menurutnya, dengan posisi Kevin-Marcus saat ini, bahkan enam kali mereka kalah secara beruntun dari Endo-Yuta, anak didiknya akan bisa tampil maksimal dan bertanding tanpa beban. Jadi Kevin-Marcus dapat bermain lepas dan bisa menyerang dengan leluasa.

"Jadi posisi Kevin-Marcus saat ini lebih menguntungkan, khususnya di event besar sekelas Olimpiade. Kesempatan mereka juara pun lebih besar. Kita doakan saja untuk mewujudkan semua itu," urai Herry.

Sekjen Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI), Achmad Budiharto mendukung pernyataan sang pelatih. Ia menilai sosok pelatih lebih mengetahui benar seluk beluk dari atletnya sendiri, karena dia yang mendidik dan mengajari secara langsung di lapangan.

Baca juga: All England: Viktor Axelsen Juarai Tunggal Putra

"Bila kita lihat hasil pertandingan kemarin saat di final All England 2020, hasilnya jauh lebih baik dari sebelumnya. Hal ini cukup melegakan kita semua, meski kita ketahui, hasilnya memang belum beruntung saja. Hal ini cukup positif bagi Kevin/Marcus karena pola mereka berkembang terus," jelas dia.

Menurut Achamd, ke depan ganda putra terbaik Indonesia ini bisa mengatasi dari permainan lawan-lawannya, termasuk pesaing mereka Endo-Yuta. Pihak PBSI pun tetap optimis Kevin-Marcus mampu menyumbangkan medali emas bagi Merah Putih di ajang olahraga terbesar di dunia tersebut.



Sumber: BeritaSatu.com