Dampak Pandemi Corona, Semua Turnamen Panjat Tebing Internasional Ditunda

Dampak Pandemi Corona, Semua Turnamen Panjat Tebing Internasional Ditunda
Menpora Zainudin Amali ketika menghadiri pelantikan Yenny Wahid sebagai Ketum PP FPTI di Jakarta, Selasa (25/2/2020). ( Foto: kemenpora.go.id )
/ YUD Kamis, 26 Maret 2020 | 22:37 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Akibat pandemi virus corona (COVID-19), seluruh turnamen turnamen panjat tebing internasional terutama untuk perebutan tiket Olimpiade Tokyo ditunda. Hal tersebut diutarakan oleh Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI) Yenny Wahid, Kamis (26/3/2020). Yenny mengatakan bahwa seluruh turnamen panjat tebing internasional ditunda hingga pandemi virus corona mereda.

Kepastian penundaan itu disampaikan Yenny Wahid usai menggelar Video Conference dengan Federasi Panjat Tebing Internasional (IFSC) bersama seluruh federasi panjat tebing dunia.

Baca juga: Yenny Wahid Nahkodai PP FPTI Periode 2019-2023

"Tentunya seperti sudah bisa diduga, semua turnamen panjat tebing ditunda sampai meredanya pandemi COVID-19," kata Yenny.

"Intinya seluruh turnamen ditunda termasuk yang sifatnya sebagai qualifier atau turnamen kualifikasi peserta Olimpiade," kata dia menambahkan.

Dengan dibatalkan seluruh turnamen, otomatis Indonesia yang awalnya mengajukan diri sebagai tuan rumah penyelenggaraan kejuaraan panjat tebing Asia juga dipastikan tertutup.

Baca juga: Tim Panjat Tebing Indonesia Masih Berpeluang ke Olimpiade 2020

Kejuaraan yang merupakan babak kualifikasi terakhir sebelum Olimpiade 2020 itu seharusnya digelar di Morioka, Jepang, pada Mei. Namun IFSC Asia memutuskan untuk memindahkan lokasi dengan alasan kekhawatiran penyebaran virus corona yang mewabah di Negeri Sakura itu.

"Karena kan memang April ke atas sebetulnya sudah terjadwal untuk kompetisi benua (Continental Championship). Namun semua akhirnya ditunda dahulu sambil melihat perkembangan situasi. IFSC akan terus berkoordinasi dgn IOC dan akan meng-update apabila ada perkembangan terbaru," kata Yenny Wahid.

Baca juga: Ketum FPTI Baru, Menpora Harap Panjat Tebing Juara Dunia

Yenny mengatakan, dari Video Conference yang disampaikan Ketua IFSC Marco Scolaris bahwa fokus saat ini adalah semua negara bekerja sama untuk melawan pandemi virus corona COVID-19.

"Bahkan Marco menekankan bahwa tebing dan dinding tidak akan bergeser, tetapi virus bisa menjalar ke mana-mana. Karenanya menjadi penting sekali kita semua tetap menjaga jarak dan tinggal di rumah," kata dia.



Sumber: ANTARA