Pandemi Virus Corona, Wimbledon Diklaim Bakal Ditunda

Pandemi Virus Corona, Wimbledon Diklaim Bakal Ditunda
Novak Djokovic mencium trofi juara Wimbledon, 14 Juli 2019. ( Foto: AFP )
/ YUD Senin, 30 Maret 2020 | 21:21 WIB

London, Beritasatu.com - Pagelaran turnamen grand slam Wimbledon diklaim bakal ditunda pelaksanaanya karena pandemi virus corona (Covid-19). Hal tersebut diutarakan oleh pejabat federasi tenis Jerman Dirk Hordroff bahwa Wimbledon akan ditunda pada Rabu (1/4/2020). Hordroff juga mengecam Federasi Tenis Prancis karena menggeser French Open ke musim gugur.

Baca juga: Singkirkan Raonic, Djokovic Bertemu Federer di Semifinal Australia Open

Hordoff yang merupakan Wakil Presiden Federasi Tenis Jerman (Deutscher Tennis Bund/DTB) berkata bahwa ia memperkirakan Wimbledon, yang dijadwalkan berlangsung 29 Juni sampai 12 Juli, akan ditunda karena pandemi virus corona (Covid-19).

"Ini bukan rumor, mereka akan mengumumkan bahwa mereka membatalkan Wimbledon," kata Hordoff seperti dikutip AFP.

"Anda dapat menjadwal ulang Roland Garros untuk September atau Oktober, namun Wimbledon tidak bisa, rumputnya akan terlalu lembab," tambahnya.

Baca juga: Kalahkan Halep, Muguruza Melaju ke Final Australia Open

Dalam kesempatan itu, Hordoff juga mengkritik panitia penyelenggara French Open yang telah mengumumkan keputusan untuk menunda turnamen mereka. Menurut agenda yang baru, French Open akan berlangsung pada 20 September, bukan 24 Mei seperti jadwal semula.

Baca juga: Simona Halep Melaju Mulus ke Semifinal Australia Terbuka

"Apa yang dilakukan presiden (Federasi Tenis Prancis) Bernard Giucelli merupakan aib, bagi tenis dan bagi Prancis," tegasnya.

Pergeseran jadwal itu membuat French Open dimulai sepekan setelah US Open berakhir, jika ajang itu tetap dimainkan sesuai agenda semula di New York.

"Cara mereka melakukannya, tenis akan mati jika kami semua bertingkah seperti itu. Saya yakin bahwa itu merupakan tindakan politis dengan pemilihan yang akan berlangsung (pada Desember). Ia panik," serangnya.

Apabila penundaan ini benar terjadi, maka untuk pertama kalinya sejak Perang Dunia II, Wimbledon harus mengalami penundaan.



Sumber: ANTARA