Diusulkan Pembentukan Gugus Tugas Penyelamatan Prestasi Olahraga
INDEX

BISNIS-27 545.471 (-7.6)   |   COMPOSITE 6413.89 (-106.77)   |   DBX 1221.71 (-6.51)   |   I-GRADE 188.988 (-3.35)   |   IDX30 542.994 (-9.18)   |   IDX80 145.925 (-3.17)   |   IDXBUMN20 438.706 (-13.3)   |   IDXESGL 150.111 (-3.04)   |   IDXG30 148.081 (-3.15)   |   IDXHIDIV20 477.43 (-7.88)   |   IDXQ30 153.853 (-2.35)   |   IDXSMC-COM 293.749 (-6.8)   |   IDXSMC-LIQ 373.577 (-15.72)   |   IDXV30 149.364 (-4.83)   |   INFOBANK15 1084.54 (-8.19)   |   Investor33 464.502 (-6.89)   |   ISSI 189.074 (-4.16)   |   JII 668.709 (-17.74)   |   JII70 233.837 (-6.47)   |   KOMPAS100 1296.34 (-25.94)   |   LQ45 1011.21 (-19.63)   |   MBX 1772.39 (-32.57)   |   MNC36 342.942 (-5.12)   |   PEFINDO25 336.865 (-11.6)   |   SMInfra18 332.042 (-9.57)   |   SRI-KEHATI 396.816 (-5.25)   |  

Diusulkan Pembentukan Gugus Tugas Penyelamatan Prestasi Olahraga

Senin, 11 Mei 2020 | 14:40 WIB
Oleh : Hendro D Situmorang / AMA

Jakarta, Beritasatu.com - Lektor kepala Universitas Pendidikan Indonesia, Dikdik Zafar Sidik mengusulkan pembentukan gugus tugas penyelamatan prestasi olahraga nasional. Tujuannya untuk memantau dan menjaga konsitensi pembinaan prestasi para atlet andalan Indonesia serta mensinergikan program olahraga nasional dan internasional menghadapi Olimpiade Tokyo (termasuk Paralympic), SEA Games Vietnam (Paragames), dan Pekan Olahraga Nasional XX di Papua (Peparnas) di tengah pandemi virus corona yang terjadi saat ini.

“Dalam kondisi krisis akibat wabah virus corona ini, pemerintah melalui Kempora (Kementerian Pemuda dan Olahraga) bersama KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia) Pusat dan KOI (Komite Olimpiade Indonesia) perlu membentuk gugus tugas darurat olahraga nasional atau apa pun namanya. Yang penting tujuannya untuk mencermati perkembangan olahraga guna mempertahankan dan meningkatkan prestasi dalam kondisi Covid-19. Masalahnya, tahun depan kita menghadapi kegiatan multi event yang padat baik di luar negeri maupun PON di dalam negeri,” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta Senin (11/5/2020).

Lebih jauh ia menjelaskan, isi dari gugus tugas ini terbagi dua. Pertama, menangani permasalahan di tingkat internasional yang melibatkan unsur KOI, KONI, Kempora, dan PB/PP yang cabang olahraganya terlibat dalam ajang internasional. Kedua, orientasi permasalahan dalam negeri, termasuk daerah, yang melibatkan KONI Pusat, KONI Provinsi, PB/PP serta panitia tuan rumah penyelenggara multievent nasional (PB PON).

“Agar memberikan dampak positif secara maksimal, sebaiknya gugus tugas ini ada dalam program KONI Pusat dan KOI di bawah pengawasan dan pengendalian kebijakan Kempora. Hal itu sesuai dengan peran KONI Pusat yakni membantu Kempora sebagai pengawas dan pendamping, juga peran KOI dalam menjalankan misi prestasi Indonesia di kancah internasional. Ini juga sesuai dengan anggaran dasar KONI dan KOI,” ujarnya lagi.

Tugas mendesak gugus tugas ini adalah memantau dan menjaga prestasi atlet Indonesia dalam menghadapi Olimpiade dan SEA Games tahun depan. Jangan sampai kondisi para atlet menurun drastis selama Covid-19. Selain itu, bagaimana mempersiapkan atlet untuk mengikuti berbagai ajang internasional dan PON dengan waktu persiapan yang begitu mepet. “Mereka harus tetap mendapat perhatian serius sehingga bisa siap turun di Olimpiade dan SEA Games,” ucapnya.

Dikdik menjelaskan, serangan Covid-19 memang tidak menguntungkan bagi olahraga Indonesia secara langsung. Namun, selalu ada hikmah yang bisa dipetik dari pandemi ini.

“Kita mencoba merenungkan apakah sudah tepat langkah yang diambil selama ini. Dari sini kita instal kembali untuk mendapatkan penyegaran dan perbaikan. Kita harus mengembalikan marwah olahraga itu sesuai dengan aturan dan fungsinya secara benar dan tepat, dan membangun kembali harmonisasi antar dan intern organisasi olahraga,” ucapnya.



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Ada "Magic Johnson" yang Peduli dengan Covid-19 di Indonesia

Komunitas Manusia Basket Indonesia akan melelang jersey pemberian langsung dari pebasket legenda NBA Earvin Johnson Jr.

OLAHRAGA | 11 Mei 2020

Menpora: Kompetisi Olahraga Belum Bisa Ditentukan

Menpora mengimbau agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan.

OLAHRAGA | 9 Mei 2020

Pandemi Covid-19, ASEAN Para Games 2020 Dibatalkan

Hal tersebut terjadi menyusul fokus pemerintah setempat saat ini tertuju pada penanganan Covid-19.

OLAHRAGA | 8 Mei 2020

Grup Pemilik Man City Akan Bangun Markas Latihan di Uruguay

CFG berencana untuk membangun fasilitas latihan baru pada 2021.

OLAHRAGA | 8 Mei 2020

Atlet, Pelatih, dan Pengurus PBSI Diminta Berjuang Bersama Lawan Covid-19

Wiranto mengimbau seluruh atlet, pelatih, maupun pengurus PP PBSI untuk terus bersama-sama berjuang melawan Covid-19.

OLAHRAGA | 7 Mei 2020

Covid-19 Ancam Australia Terbuka 2021 Batal Digelar

Australian Terbuka dijadwalkan pada 18-31 Januari 2021 dan sampai saat ini wabah Covid-19 masih belum mereda.

OLAHRAGA | 6 Mei 2020

Rencana Tyson Naik Ring Lagi Disambut Antusias

Video Tyson tengah melatih pukulannya lagi viral di dunia maya.

OLAHRAGA | 6 Mei 2020

ASEAN Para Games 2020 Terancam Batal Digelar

Komisi Olahraga Filipina (PSC) memutuskan untuk menyetop pendanaan penyelenggaraan ASEAN Para Games (APG) 2020.

OLAHRAGA | 5 Mei 2020

Lebarkan Sayap ke Indonesia, GTA Siap Lahirkan Bibit Profesional

GTA akan melebarkan sayapnya ke Indonesia. Mereka pun bertekad melahirkan atlet-atlet taekwondo berprestasi di negeri ini.

OLAHRAGA | 5 Mei 2020

Stadion GBK Masuk Nominasi Stadion Termegah di Asia Tenggara

Selain GBK, empat stadion di Asia Tenggara lainnya masuk nominasi AFC.

DUNIA | 4 Mei 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS