Michael Jordan Turut Kecam Pembunuhan George Floyd

Michael Jordan Turut Kecam Pembunuhan George Floyd
Michael Jordan (Foto: en.yibada)
/ WBP Senin, 1 Juni 2020 | 07:35 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Legenda bola basket Michael Jordan, Minggu (31/5/2020) menyuarakan kemarahan terhadap kematian George Floyd, pria kulit hitam yang dalam rekaman video tak bisa bernafas setelah seorang polisi kulit putih menekankan lututnya ke lehernya di Minneapolis, sehingga memicu unjuk rasa di seantero Amerika Serikat (AS).

Jordan mengungkapkan perasaannya hanyut bersama keluarga Floyd dan yang lainnya yang mati akibat tindakan rasis.

"Saya sedih sekali, luar biasa sakit dan marah sekali," kata Jordan, yang masuk Hall of Fame basket dan pemilik klub NBA Charlotte Hornets, dalam satu pernyataan. "Saya lihat dan merasakan kepedihan, kemarahan dan frustrasi semua orang."

"Saya bersama dengan mereka yang mengecam rasisme dan kekerasan yang sudah tertanam kepada warga kulit berwarna di negeri kita. Cukup sudah," sambung dia seperti dikutip Reuters, Senin.

Baca juga: Trio Bintang Bundesliga Tuntut Keadilan bagi George Floyd

Pernyataan Jordan ini muncul setelah banyak kota di AS dilanda kerusuhan.

Baca juga: Demo Floyd Meluas ke 100 Titik, 12 Negara Bagian Turunkan Garda Nasional

Jordan, juara enam kali NBA yang menjadi jantung dari dinasti Chicago Bulls pada 1990-an, menyerukan pada orang untuk menunjukkan kasih sayang dan simpati serta tidak mengalihkan perhatian dari kebrutalan yang tak berperasaan.

"Kami perlu meneruskan ungkap rasa penuh damai melawan ketidakadilan dan menuntut pertanggungjawaban," kata Jordan. "Suara bersatu kita perlu menekan para pemimpin kita untuk mengubah hukum kita atau kita yang menggunakan suara kita guna menciptakan perubahan yang sistemik."

"Setiap orang dari kita perlu menjadi bagian dari solusi dan kita harus bekerja sama dalam memastikan keadilan untuk semua orang."



Sumber: ANTARA