Kelanjutan Srikandi Cup Musim 2020 Masih Belum Pasti

Kelanjutan Srikandi Cup Musim 2020 Masih Belum Pasti
GMC Cirebon berhasil menaklukkan Flying Wheel Makassar 65-36 dalam laga pembuka Seri 2 Srikandi Cup 2020 di GOR Soemantri Brodjonegoro, Jakarta, Senin, 17 Februari 2020. (Foto: istimewa)
Iman Rahman Cahyadi / CAH Rabu, 3 Juni 2020 | 18:48 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Enam tim peserta kompetisi liga basket Putri Indonesia Srikandi Cup telah melakukan rapat koordinasi awal via virtual, pada hari Senin (1/6/2020) kemarin. Rapat membahas mengenai kelanjutan musim Srikandi Cup 2020 dan rencana kompetisi tahun depan. Dalam rapat yang di pimpin langsung oleh Deddy Setiawan selaku Ketua Koodinator Srikandi Cup, setiap tim menyampaikan usulan dan juga masukan terkait situasi Pandemi Covid- 19.

Dengan melihat situasi perkembangan wabah corona yang belum bisa diputuskan mata rantainya, memang dinilai sangat berat untuk bisa melanjutkan sisa kompetisi musim ini. 

“Tidak dapat dipungkiri, dalam situasi yang masih belum menentu seperti saat ini dan juga mempertimbangkan aspek keselamatan dan kesehatan para pemain, terasa berat untuk melanjutkan kompetisi, terutama terkait biaya event akan semakin bengkak jika mengacu mengadopsi protokol kesehatan FIBA terkait penyelengaraan kompetisi dalam situasi Covid-19 yang diterbitkan pekan lalu, tapi kami masih menunggu panduan penyelengaraan dari Induk Organisasi Perbasi," ujar Deddy Setiawan.

Ditambah lagi core bisnis masing-masing para pemilik klub juga berbeda-beda dan pastinya dengan adanya wabah ini berdampak juga pada masalah finansial masing-masing. Meski demikian ditegaskan Deddy, pihaknya masih belum memutuskan secara final apakah Srikandi musim ini lanjut atau kami langsung ke babak playoffs saja. 

Berbagai usulan serta masukan juga menjadi bahan pertimbangan yang akan segera dirumuskan pada bulan depan dipertemuan virtual selanjutnya, sambil terus memantau perkembangan situasi terkini. Adapun berbagai usulan diantaranya memangkas seri reguler, bahkan ada juga yang memberikan pendapatnya untuk tidak melanjutkan musim ini dan juga meniadakan kompetisi musim depan, terkait banyaknya agenda nasional, seperti Pekan Olahraga Nasional (PON), pelatnas SEA Games.

“Kompetisi Liga Putri Srikandi Cup memang cukup unik. Kami semua berangkat dari kecintaan dan penyelenggaraanya pun juga patungan, demikian juga dengan semua yang terlibat pada umumnya tidak money oriented. Meskipun minim sponsor namun masih bisa berjalan mandiri. Memang sangat disayangkan jika kompetisi musim ini akan berhenti di tengah jalan. Saya pun tidak ingin hal ini terjadi. Namun kita juga harus menghormati jika ada klub yang pada akhirnya mengalami kesulitan dan tidak bisa menyelesaikan sampai sisa musim,” ujarnya lagi.

Deddy berharap pandemi Covid-19 ini segera berlalu. Pihaknya akan melihat sampai bulan depan terkait perkembangan dan penyesuaian lanjutan Srikandi Cup musim ini dan prospek menggelar musim selanjutnya.



Sumber: BeritaSatu.com