Difasilitasi LPDUK, PB FOPI Asah Kemampuan Atlet dan Pelatih Lewat Diskusi Daring

Difasilitasi LPDUK, PB FOPI Asah Kemampuan Atlet dan Pelatih Lewat Diskusi Daring
Cabang olahraga Petanque difasilitasi LPDUK menggelar Diskusi Olahraga Nasional dan Ngobrol Santai#1 mengenal aturan olahraga petanque melalui aplikasi zoom. (Foto: Istimewa)
Iman Rahman Cahyadi / CAH Sabtu, 6 Juni 2020 | 18:51 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Setelah mix martial art dan handball, kini giliran cabang olahraga (cabor) Petanque yang difasilitasi Badan layanan umum lembaga pengelola dana dan usaha keolahragaan (BLU LPDUK) Kempora untuk menggelar kegiatan daring. Jika dua cabor sebelumnya menggelar coaching clinic online, kali ini Pengurus Besar Federasi Olahraga Petanque Indonesia (PB FOPI) bersama LPDUK menggelar acara bertajuk Diskusi Olahraga Nasional, Ngobrol Santai #1 Mengenal Aturan Olahraga Petanque, Sabtu (6/6/2020). 

Acara ini digelar untuk tetap menghidupkan kegiatan keolahragaan di tengah Pandemi Covid-19.

Kepala Divisi Pendanaan dan Pengembangan Usaha Olahraga LPDUK, Agus Mauro mengatakan, Pandemi Covid-19 saat ini memang berdampak besar dan menyulitkan sektor olahraga. Protokol kesehatan WHO untuk mencegah penyebaran virus corona dimana jarak interaksi harus 1,5 sampai 2 meter membuat event olahraga sulit digelar atau akan sepi penonton. Pada situasi seperti ini, sponsor-sponsor juga lebih memilih untuk menahan anggarannya.

“Mudah-mudahan pandemi segera berakhir dan ada solusi saat dilaksanakan normal baru sehingga kegiatan olahraga bisa berjalan,” ujar Agus Mauro saat memberikan sambutan pembukaan kegiatan tersebut, mewakili Direktur LPDUK Agus Hardja Santana.

Pada kesempatan ini, Agus Mauro menyampaikan bahwa LPDUK yang berdiri pada 2017, sudah memiliki usaha olahraga Akademi Basket Indonesia (ABI) dan semacam klinik olahraga dan tempat fitnes yang disebut sentra peningkatan performa olahraga Indonesia (SPPOI) Eminence. “Jadi selain kerja sama dalam pengelolaan dana event olahraga, cabor-cabor juga bisa bekerjasama dengan LPDUK dalam peningkatan performa atletnya,” tambah Agus Mauro.

Ketua Umum PB FOPI, Caca Isa Saleh mengakui bahwa cabor yang dia pimpin juga sangat terdampak oleh situasi Pandemi Covid-19. Karena itu, ia berterima kasih karena sudah difasilitasi LPDUK untuk menyelenggarakan kegiatan diskusi. Kegiatan ini juga sebagai bagian dari untuk meningkatkan kemampuan dan pemahaman para pelatih, atlet dan penggiat olahraga petanque di daerah-daerah yang tidak bisa dilakukan dengan berkumpul di "darat" karena situasi pandemi.

Ia pun berharap kerjasama antara PB FOPI dan LPDUK bisa terus dikembangkan. “Sebentar lagi akan diberlakukan normal baru, PB FOPI sendiri paling tidak bisa melaksanakan satu event olahraga pada tahun ini,” kata Caca Isa Saleh.

Diskusi ini selain dihadiri Ketua Umum PB FOPI sebagai pembicara kunci, juga menghadirkan pembicara lainnya yaitu I Nyoman Yamadiputra (Wakil Ketua Umum I PB FOPI), Dr. Ramdan Pelana, M.Or. (Wakil Ketua Umum II PB FOPI), Andi Indarto, M.Sc. (Pelatih Petanque Internasional Level II yang juga Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri PB FOPI), Hasanuddin, S.Pd. (Wasit/Arbitre Petanque Asia) dan dimoderatori oleh Indriyani Sulistiyowati, M.Pd. (Kepala Bidang Perwasitan PB FOPI).

Diskusi ini diukuti para pengurus provinsi FOPI dan para penggiat olehraga petanque dari berbagai daerah. Sekitar 150 peserta mengikuti coaching clinic via zoom dan lebih dari lima ribu orang menyaksikannya lewat tayangan langsung di akun youtube LPDUK TV.



Sumber: BeritaSatu.com