Pelti Panggil Petenis Putra Pelatnas

Pelti Panggil Petenis Putra Pelatnas
Tim Piala Davis Indonesia, Ki-ka: Aditya Harry Sasongko, David Agung Susanto, Sunu Wahyu Trijati, Christopher Rungkat, Roy Therik (pelatih) berfoto seusai memberikan keterangan pers di Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (4/3). (Foto: Antara/Dolly Rosana)
Hendro D Situmorang / CAH Minggu, 28 Juni 2020 | 15:01 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Pengurus Pusat Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (PP Pelti) memanggil petenis putra untuk kembali menjalankan pemusatan latihan nasional (pelatnas) di Lapangan Tenis Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta.

Ketua Umum PP Pelti, Rildo Ananda Anwar menyatakan turnamen digulir guna mengasah jiwa kompetisi petenis karena sudah cukup lama tidak mengikuti turnamen selama pandemi. Mereka adalah seperti Christopher Rungkat, M. Rifqi Fitriadi, Gunawan Trismuwantara, Nauvaldo Jati Agatra, Lucky Chandra Kurniawan, dan Tegar Abdi. Mereka terpisah di beberapa kota dan rencananya akan disatukan dan diadakan kompetisi internal untuk sektor putra.

Baca JugaGenjot Semangat Atlet, Pelti Gelar Turnamen Petenis Pelatnas

"Putra akan kami mulai pekan depan. Mereka berlatih dan nanti mereka juga akan berkompetisi internal. Kami akan melihat juga dengan hasil latihan masing-masing mandiri mereka. Lalu kami akan gabung dan bertanding. Karena sudah lama juga mereka tidak bertanding," ungkap Rildo ketika dikonfirmasi akhir pekan lalu.

PP Pelti sudah menyiapkan surat-surat sesuai protokol kesehatan bagi petenis putra agar bisa tiba di Jakarta. Pihaknya ingin terus menggenjot semangat para atletnya baik dan itu sudah dilakukan dengan menggelar turnamen internal antar petenis pelatnas putri di Stadion Tenis GBK Jakarta mulai 16 Juni hingga 3 Juli 2020 mendatang.

Sebanyak enam petenis andalan Merah Putih dipastikan turut ambil bagian. Mereka adalah Aldila Sutjiadi, Priska Madelyn Nugroho, Janice Tjen, Beatrice Gumulya, Jessy Rompies, dan Rifanty Kahfiani.

Baca JugaPelti Terus Evaluasi Pelatnas Tenis

"Pengurus selalu memantau latihan para atlet. Tetapi mereka sudah lama tidak ada kompetisi. Takutnya, jiwa kompetisi atau jiwa bertandingnya menurun. Oleh sebab itu kami adakan pertandingan internal untuk memberikan mereka motivasi. Jika hanya berlatih tentu semangat mereka berbeda dengan adanya pertandingan," urai Rildo.

Namun menurutnya petenis putri Indonesia tetap berlatih bersama selama masa pandemi dengan menerapkan protokol kesehatan. Demikian juga pada kompetisi internal kali ini. Selain petenis putri, Rildo juga menyampaikan akan memberikan hadiah kepada petenis terbaik dalam turnamen internal tersebut.

"Ada deh, pasti ada karena kegiatan disebut simulasi pertandingan. Jadi, kami menyiapkan hadiah untuk semua petenis sesuai peringkat seperti dalam turnamen resmi," tutup Rildo. 



Sumber: BeritaSatu.com