11 Ganda Campuran Siap Diadu di Turnamen Internal PBSI

11 Ganda Campuran Siap Diadu di Turnamen Internal PBSI
Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti (Foto: Badminton Indonesia)
Hendro D Situmorang / CAH Minggu, 28 Juni 2020 | 17:14 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) mengumumkan sebanyak 11 ganda campuran siap berkompetisi dalam turnamen internal PBSI yang digelar pada 1-3 Juli 2020 di Pelatnas PBSI di Cipayung, Jakarta Timur.

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Susy Susanti mengatakan untuk melihat sejauh mana kesiapan sektor ganda campuran di pelatnas, pasangan yang ada di sektor ganda campuran tidak akan diacak seperti yang dilakukan terhadap ganda putra.

“Kekuatan di ganda campuran cukup merata, banyak kemungkinan yang bisa terjadi. Makanya, pasangannya tidak diacak. Setiap pasangan, baik yang muda maupun yang senior, punya kesempatan untuk mengalahkan satu sama lain,” kata Susy melalui keterangan resmi PBSI, Minggu (28/6/2020).

Baca JugaFajar/Yeremia Juara Ganda Putra PBSI Home Tournament

Lebih lanjut, dia mengungkapkan turnamen tersebut sekaligus akan menguji kemampuan pasangan ranking empat dunia Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, sehingga kelemahan-kelemahan yang ada dapat segera diperbaiki.

“Praveen/Melati memang yang terbaik saat ini, tapi turnamen ini bisa jadi ujian buat mereka. Apakah mereka bisa bermain dengan konsisten atau justru mereka masih harus banyak latihan, meningkatkan fokus dan lain-lain. Itu yang ingin kami lihat,” kata Susy.

Begitu pula pemain-pemain muda seperti Adnan Maulana/Mychelle Crhystine Bandaso atau pasangan junior Teges Satriaji Cahyo Hutomo/Indah Cahya Sari Jamil yang mungkin saja membuat kejutan.

Baca JugaPraveen/Melati Diharapkan Pertahankan Tradisi Emas Olimpiade

“Pemain-pemain muda pun punya kesempatan untuk bisa mengalahkan yang di atas mereka peringkatnya, misalnya Teges/Indah, bukan berarti mereka tidak bisa mengalahkan yang lebih senior, mungkin saja,” tambahnya.

Hal inilah yang melatarbelakangi kenapa pasangan di sektor ganda campuran tidak diacak seperti di sektor ganda putra.

"Praveen/Melati memang yang terbaik saat ini, tetapi ini bisa jadi ujian buat mereka. Apakah mereka jadi yang paling diunggulkan, lawannya teman sendiri, tetap bisa konsisten? Turnamen ini bisa jadi ajang ukur kemampuan buat Praveen/Melati, mereka harus latihan lebih keras, ditambah fokusnya dan yang penting konsisten, apakah mereka bisa melewati tantangan dari teman-teman sendiri?" pungkas Susy.

Sebanyak sebelas ganda campuran yang ada di turnamen internal itu telah diundi dan dibagi menjadi empat grup berdasarkan peringkat dunia masing-masing. Dua pasangan terbaik dari tiap grup berhak melanjutkan ke babak perempat final.

Di perempat final, calon lawan para juara grup akan diundi lagi. Mereka yang sudah pernah bertemu di babak penyisihan grup, bisa berjumpa lagi dengan lawan yang sama di perempat final. 



Sumber: BeritaSatu.com