Tunggakan Honor Panpel Asian Games 2018 Kembali Jadi Sorotan
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Tunggakan Honor Panpel Asian Games 2018 Kembali Jadi Sorotan

Kamis, 9 Juli 2020 | 21:36 WIB
Oleh : Hendro D Situmorang / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Ikatan Keluarga Panitia Pelaksana (Ikapan) Asian Games 2018 kembali menyorot dan meminta kepada pemerintah dalam hal ini Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kempora) yang menjadi Pengguna Anggaran (PA) mencari solusi secepatnya terkait tertundanya honorarium serta insentif bonus Panitia Pelaksana Asian Games 2018 (Inasgoc) periode kerja Januari-Agustus 2016.

Mereka berharap masalah yang sudah diderita Panpel AG 2018 sejak empat tahun lalu bisa tuntas. Adapun tunggakan honor yang belum dibayarkan yakni Rp 12 miliar untuk sekitar 240 orang panitia periode kerja Januari hingga Agustus 2016.

Selain itu, ada bonus yang dijanjikan pemerintah untuk 700 panitia senilai dua kali gaji juga belum dibayarkan. Padahal, pekan olahraga tingkat Asia itu sudah berlalu sejak dua tahun lalu. Sejak dijanjikan pada Desember 2018, permasalahan tersebut hingga kini masih belum tuntas.

Hal itu ditekankan dalam kesimpulan saat Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) antara Komisi X DPR RI dengan Ikapan Asian Games 2018. Rapat yang juga digelar secara virtual itu bertujuan untuk memperjuangkan pencairan honor dan insentif bonus yang berlarut-larut tidak kunjung selesai, di Ruang Rapat Komisi X, DPR RI, Jakarta, Kamis (9/7/2020).

Berlarut-larutnya masalah honorarium tersebut, dinilai mencederai semangat untuk memajukan olahraga nasional karena upaya masyarakat yang ingin membantu penyelenggaraan tidak mendapat penghargaan.

"Saya miris mendengar hal tersebut, ketika ada identitas panitia, ada wujud kerjanya di event negara tidak dibayarkan. Kami mendesak Kempora, Dirjen Anggaran, BPKP, dan Kejaksaan Agung untuk menyelesaikan secepatnya masalah honorarium dan bonus panitia pelaksana Asian Games 2018,” ujar Wakil Ketua Komisi X DPR, RI, Dede Yusuf dalam keterangan yang diterima Beritasatu.com.

Untuk itu Komisi X DPR RI akan memanggil beberapa pihak untuk mengurai persoalan tunggakan honor dan bonus Panitia Pelaksana Asian Games 2018 (Inasgoc) yakni Menpora Zainudin Amali, Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan, serta Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk mengurai persoalan tersebut.

Persoalan ini muncul saat adanya review dari BPKP pada 28 November 2019 yang mempermasalahkan dua hal. Pertama, tidak adanya dasar kebijakan pembayaran honorarium yang ditetapkan Ketua Panitia Pelaksana Inasgoc.

Kedua, tidak diterimanya keluaran (output) dari setiap uraian tugas/jabatan yang menjadi bukti kinerja masing-masing Panpel. Review BPKP itu hanya mempertimbangkan akan membayar penuh gaji tiga departemen saja, yakni General Affairs, Finance, dan Procurement. Padahal tiga departemen tersebut merupakan departemen pendukung.

Sementara, tujuh departemen yang terlibat secara teknis yakni Transportation, Accommodation, Catering, Accreditation, Media PR, Promotion, Games Look & Socialization, dan Arrival Departure justru tidak dibayarkan.

“Tujuh departemen yang di-review BPKP tidak dicantumnya besaran gajinya, alias hanya Rp 0. Padahal mereka bekerja keras dalam menyiapkan enam kegiatan besar persiapan Asian Games 2018 pada tahun 2016 tersebut. Hal ini jelas melukai profesionalisme panpel Inasgoc. Review BPKP itu juga tidak sesuai karena tidak seluruh panitia mendapatkan haknya atas gaji Panpel Inasgoc 2016. Oleh sebab itu, kami terus memperjuangkan," kata Juru Bicara Ikapan AG 2018, Johanna Ambar yang di tahun 2016 bertugas di Direktorat Akomodasi Asian Games 2018.

Sebelumnya pada rapat kerja Komisi X DPR RI dengan Menpora Zainudin Amali secara virtual pada Mei 2020 lalu, membenarkan hal tersebut. Ia menjelaskan kendala tersebut karena adanya permasalahan di dasar hukum yang mendasari pembentukan kepanitiaan.

Rencananya Kempora akan mencari jalan tengah. Sebab, sampai ini Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) melarang soal pengeluaran anggaran untuk pembayaran honor tahun 2016 sebagian panitia Inasgoc.

"Kami bisa saja mengeluarkan karena sebelum saya masuk menjadi menteri tuntutan pertama adalah itu. Kemudian saya konsultasi dengan BPK, apakah itu bisa dilakukan, ternyata tidak boleh. Ada kealfaan dasar hukum pada saat awal, euforia kita menjadi Asian Games itu begitu besar, sehingga kita tidak teliti tentang landasan-landasan hukum yang mendasari kepanitian itu,” jelas Menpora.

Meski demikian dirinya akan tetap mengusahakan agar hak-hak dari para panitia Asian Games 2018 bisa didapatkan. Menpora bahkan sudah melaporkan ke Menteri Keuangan dan Menteri PMK untuk turut bisa menyelesaikan permasalahan ini.

“Sebagai upaya, saya sudah menulis surat ke Menko PMK dan juga ke Kementerian Keuangan. Mohon diberi jawaban yang pasti supaya teman-teman yang sudah bekerja sebagai panitia Inasgoc yang sudah sukses itu juga mendapatkan haknya. Mudah-mudah-mudahan itu yang kita tunggu. Tentu hal ini akan kami jadikan pelajaran berharga untuk membentuk kepanitiaan Piala Dunia U-20. Kami tidak mau itu terulang lagi,” tutup dia.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Menpora Tekankan Pentingnya Sport Science

Menurut Menpora Zainudin Amali dengan sport science kita bisa mengukur kemampuan, dan talenta-talenta yang ada bisa diarahkan.

OLAHRAGA | 9 Juli 2020

Jason dan Halim Lolos ke Semifinal Liga PB Djarum

Dua atlet remaja PB Djarum, Jason Christ Alexander dan Halim Hokiarto lolos ke semifinal Liga PB Djarum mewakili Grup A.

OLAHRAGA | 9 Juli 2020

4 Unggulan Pimpin Klasemen di PBSI Home Tournament

Anthony Sinisuka Ginting, Chico Aura Dwi Wardoyo, Shesar Hiren Rhustavito, dan Jonatan Christie tak terkalahkan sepanjang laga penyisihan.

OLAHRAGA | 9 Juli 2020

Fernando Alonso Kembali ke F1 Bersama Renault

Fernando Alonso akan membela Renault untuk ketiga kalinya, setelah sebelumnya juga bersama mereka pada 2008 dan 2009.

OLAHRAGA | 8 Juli 2020

Bintang Ruzana Mulai Terlihat Bersinar

Pebulutangkis muda PB Djarum, Ruzana mulai menampakkan sinarnya dengan memetik kemenangan pertama pada dua kategori yang diikuti pada Liga PB Djarum.

OLAHRAGA | 8 Juli 2020

Pemain Unggulan Masih di Atas Angin

Pemain unggulan pelatnas tunggal putra masih berada di atas angin saat babak penyisihan grup PBSI Home Tournament.

OLAHRAGA | 8 Juli 2020

Atlet Terus Berlatih, Voli DKI Ditargetkan Raih Emas di PON Papua

PBVSI DKI Jakarta menjalani tes fisik dan kesehatan selama dua minggu sekali dan ini untuk membangkitkan stamina dan daya juang demi emas PON Papua.

OLAHRAGA | 6 Juli 2020

Hamilton Terkena Penalti, Bottas juara seri pembuka F1 di Austria

Bottas mendominasi balapan sepanjang 71 putaran di Red Bull Ring dari start hingga finis.

OLAHRAGA | 6 Juli 2020

IBL Mulai Verifikasi Calon Kandidat Peserta Baru

Tim verifikasi telah melakukan rapat untuk memproses pengajuan para calon kandidat.

OLAHRAGA | 5 Juli 2020

Liga PB Djarum Digelar untuk Tingkatkan Kualitas Pebulutangkis Muda

PB Djarum menggelar Liga PB Djarum 6-11 Juli 2020 di GOR Djarum Kudus, Jawa Tengah. Liga ini dimaksud untuk meningkatkan kualitas para pebulutangkis muda.

OLAHRAGA | 5 Juli 2020


TAG POPULER

# Olimpiade Tokyo


# Angka Kematian Covid-19


# Anies Baswedan


# Pengusaha Sumbang Rp 2 Triliun


# Vaksinasi Covid-19



TERKINI

Bekap Pebulutangkis Rusia, Ginting Raih Kemenangan Kedua

OLAHRAGA | 7 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS