KONI Bubarkan PABBSI Bulan Depan

KONI Bubarkan PABBSI Bulan Depan
Atlet angkat besi andalan Indonesia, Eko Yuli Irawan saat progres pemusatan latihan nasional (pelatnas) jelang SEA Games 2019 di pangkalan Marinir, Kwini, Jakarta, Jumat, 28 Juni 2019. (Foto: Suara Pembaruan/Hendro Situmorang)
Hendro D Situmorang / AMA Rabu, 22 Juli 2020 | 14:09 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat secara resmi membubarkan Pengurus Besar Persatuan Angkat Besi, Angkat Berat, dan Binaraga Seluruh Indonesia (PABBSI) dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) KONI di Jakarta, 25 Agustus 2020.

Selanjutkan organisasi itu dipecah menjadi tiga yaitu Perkumpulan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABSI), Perkumpulan Angkat Berat Seluruh Indonesia (Pabersi) dan Perkumpulan Binaraga dan Fitnes Indonesia (PBFI).

“Benar bahwa pemisahan PB PABBSI akan diumumkan pada Rakernas KONI Pusat mendatang. Kami akan mengumumkan menjadi tiga organisasi yakni PABSI, Panbersi, dan PBFI yang ketiganya tetap menjadi anggota KONI Pusat,” kata Sekretaris Jenderal KONI Pusat, Ade Lukman ketika dikonfirmasi pada Rabu (22/7/2020).

Hal yang sama dibenarkan Wakil Ketua Umum PB PABBSI Joko Pramono. Menurutnya, keputusan pemisahan ini telah disepakati dalam musyawarah nasional luar biasa (Munaslub) PB PABBSI pada Desember 2019. Tidak ada keberatan dari pengurus provinsi maupun pengurus setiap cabang olahraga ketika itu.

Berdasarkan hasil munaslub tersebut, ketiga cabang olahraga diberi waktu sekitar 11 bulan untuk menentukan nama baru serta membentuk struktur organisasi.

Keputusan itu juga diambil untuk mengikuti federasi internasionalnya masing-masing. Selama ini, ketiga cabang olahraga ini tergabung dalam satu federasi, yakni International Weighlifting Federation (IWF). Namun, federasi ini kemudian pecah menjadi tiga organiasi, yaitu International Weighlifting Federation (IWF) untuk cabang angkat besi, World Bodybuilding & Physique Sports Federation (WBPF) untuk binaraga, dan International Powerlifting Federation (IPF) khusus angkat berat.

“Kami harus mengikuti aturan internasional. Maka, saya sudah siapkan akta pendirian ketiga cabang olahraga dan telah terdaftar di Departemen Hukum dan HAM (Depkumham) sebagai organisasi olahraga,” ungkap Joko Pramono.

Setelah dipisah, PABSI (angkat besi) akan tetap dipimpin oleh Rosan P Roeslani. Sementara Pabersi (angkat berat) diketuai oleh Irwan Ali dan PB PBFI (binaraga) dipimpin Ana Maria yang merupakan putri pelatih legenda angkat besi, Imron Rosadi.



Sumber: Suara Pembaruan