Logo BeritaSatu

Revisi UU SKN Harus Akomodasi Pihak Sponsor

Senin, 7 September 2020 | 17:47 WIB
Oleh : Alexander Madji / AMA

Jakarta, Beritasatu.com - Revisi Undang-Undang Sistem Keolahragaan Nasional (UU SKN) oleh DPR dan pemerintah diharapkan bisa mengakomodasi dan mengatur peran sponsor dalam mencetak atlet berprestasi di masa mendatang. Pasalnya, pembinaan atlet berprestasi sejak usia dini butuh pembiayaan yang tidak sedikit. Di tengah keterbatasan dana pemerintah, maka peran pihak sponsor menjadi sangat penting.

Hal itu terungkap dalam diskusi virtual bertajuk “Peran Klub dalam Pembinaan Bulutangkis Indonesia”, Senin (7/9/2020). Hadir sebagai pembicara adalah Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation Yoppy Rosimin, Manager Tim PB Djarum, dan legenda bulutangkis Indonesia Christian Hadinata yang berbicara dari Kudus, serta mantan pemain tunggal putra kenamaan Indonesia, Hariyanto Arbi, dan moderator Yuni Kartika di Jakarta.

Yoppy Rosimin menjelaskan, untuk mencetak atlet bulutangkis berkelas dunia, misalnya, pihaknya tidak melakukan seorang diri. Mereka menggaet sejumlah sponsor untuk sama-sama mendukung atlet-atlet bulutangkis Indonesia. Merek mereka dibuat semenarik mungkin dan bisa dilihat dengan jelas. Hanya, menjadi sponsor memang tidak bisa langsung merasakan hasilnya.

“Kadang ada sponsor yang pengen atlet yang mereka dukung bisa langsung menjadi atlet kelas dunia. Tidak bisa seperti itu. Kami saja butuh 10 tahun lebih untuk menjadikan Kevin (Sanjaya Sukamuljo) menjadi atlet kelas dunia. Begitu juga Marcus,” katanya.

Sehubungan dengan itu, ia berharap badan-badan usah milik negara (BUMN) mau dan berani membina atlet cabang olahraga apa pun, termasuk bulutangkis, sejak usia dini. Sebab, berdasarkan pengalaman mereka, itu cara terbaik untuk menghasilkan atlet berprestasi yang membanggakan bangsa di kemudian hari.

Selain sponsor, untuk mencetak atlet berprestasi di masa depan, PB Djarum juga melakukan pembinaan yang begitu panjang. Mereka membina atlet sejak dini yang bibit-bibitnya mereka cari dari seluruh Indonesia. Mereka membuat pembinaan berdasarkan kelompok umur yaitu di bahwa usia 11 tahun, U-13, U-15, U-17, dan U-19, sebelum kemudian mereka menjadi atlet nasional yang mengharumkan nama Indonesia di pentas internasional.

Fung Permadi menambahkan, PB Djarum saat ini membina lebih dari 200 atlet bulutangkis sejak U-11 hingga U-19. Dari jumlah itu, sebanyak 41 atlet sudah berada di pemusatan latihan nasional (Pelatnas) Cipayung. Kerja keras mereka, kata Fung, membuat para pebulutangkis muda Indonesia selalu menjadi juara Asia junior dan dunia junior sejak 2017 hingga 2019.

Sementara Christian Hadinata dan Hariyanto Arbi menambahkan, kunci lain untuk mencetak atlet berprestasi di masa depan adalah latihan keras sejak dini. Itu sudah mereka ditunjukkan selama menjadi atlet. Latihan keras membuat keduanya meraih begitu banyak prestasi yang mengharumkan nama Indonesia di pentas dunia. Padahal, zaman mereka, semuanya serba sulit dan terbatas dibanding sekarang, termasuk dalam hal pendanaan.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Suara Pembaruan

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Data Penerima Vaksin Covid-19 sampai 26 September 2022

Berikut ini Data Penerima Vaksin Covid-19 sampai 26 September 2022 sesuai dengan data dari Kementerian Kesehatan.

NEWS | 26 September 2022

Data Kasus & Kematian Covid-19 di Jakarta, 26 September 2022

Berikut ini Data Kasus & Kematian Covid-19 di Jakarta, 26 September 2022 sesuai dengan data dari Kementerian Kesehatan.

NEWS | 26 September 2022

Data Kasus Aktif Covid-19 Nasional sampai 26 September 2022

Berikut ini Data Kasus Aktif Covid-19 Nasional sampai 26 September 2022 sesuai dengan data dari Kementerian Kesehatan.

NEWS | 27 September 2022

Data Prevalensi Covid-19 di 10 Provinsi, 26 September 2022

Berikut ini Data Prevalensi Covid-19 di 10 Provinsi, 26 September 2022 sesuai dengan data dari Kementerian Kesehatan.

NEWS | 26 September 2022

Data Positivity Rate Covid-19 sampai 26 September 2022

Berikut ini Data Positivity Rate Covid-19 sampai 26 September 2022 sesuai dengan data dari Kementerian Kesehatan.

NEWS | 26 September 2022

Data Kesembuhan Covid-19 di 10 Provinsi, 26 September 2022

Berikut ini Data Kesembuhan Terendah Covid-19 di 10 Provinsi, 26 September 2022 sesuai dengan data dari Kementerian Kesehatan.

NEWS | 26 September 2022

Kasus Positif dan Kematian Covid-19 sampai 26 September 2022

Berikut ini Data Kasus Positif dan Kematian Covid-19 sampai 26 September 2022 sesuai dengan data dari Kementerian Kesehatan.

NEWS | 26 September 2022

Data Kematian Covid-19 di 10 Provinsi, 26 September 2022

Berikut ini Data Kematian Tertinggi Covid-19 di 10 Provinsi, 26 September 2022 sesuai dengan data dari Kementerian Kesehatan.

NEWS | 26 September 2022

Prediksi Puncak Covid-19 Berdasarkan Data, 26 September 2022

Berikut ini Prediksi Puncak Covid-19 Berdasarkan Data, 26 September 2022 sesuai dengan data dari Kementerian Kesehatan.

NEWS | 26 September 2022

Kasus Positif Kumulatif & Suspek Covid-19, 26 September 2022

Berikut ini Data Kasus Positif Kumulatif & Suspek Covid-19, 26 September 2022 sesuai dengan data dari Kementerian Kesehatan.

NEWS | 26 September 2022


TAG POPULER

# Iran


# Kudeta Tiongkok


# Guru Besar UGM Tergulung Ombak


# Xi Jinping


# Lukas Enembe


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Hingga Agustus, Belanja Kompensasi dan Subsidi Rp 244,6 T

Hingga Agustus, Belanja Kompensasi dan Subsidi Rp 244,6 T

EKONOMI | 6 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings