Olimpiade Tokyo: Bermain Lepas Jadi Resep Kemenangan Greysia/Apriyani
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Olimpiade Tokyo: Bermain Lepas Jadi Resep Kemenangan Greysia/Apriyani

Senin, 2 Agustus 2021 | 15:35 WIB
Oleh : Dwi Argo Santosa / DAS

Jakarta, Beritasatu.com - Tidak diunggulkan, pasangan Indonesia Greysia Polii/Apriyani Rahayu justru mampu menjungkalkan unggulan pertama asal Tiongkok, Chen Qingchen/Jia Yi Fan hingga meraih medali emas ganda putri bulutangkis Olimpiade Tokyo, Senin (2/8/2021).

Ini kemenangan istimewa. Pertama karena menjadi persembahan medali emas pertama kontingen Indonesia. Kedua, karena permainan Greysia/Apriyani yang memang istimewa.

Juara Spain Masters 2020 ini mengalahkan lawannya dengan dua set langsung, 21-19 dan 21-15. Sebuah hasil yang di luar dugaan para penggemar bulutangkis.

Melihat permainan kedua pasangan tersebut selama Olimpiade Tokyo ini serta sembilan pertemuan mereka sebelumnya, Greysia/Apriani diprediksi bakal bertanding rubber set.

Seandainya terjadi straight set pun, bukan Greysia/Apriyani yang diperkirakan sebagai pemenang. Mengapa demikian? Pada empat laga terakhir kedua pasangan, Greysia/Apriyani hanya menang sekali melawan Chen/Jia. Itu terjadi dua tahun lalu. Sedangkan sejak 2017, dari sembilan pertemuan mereka, pasangan Indonesia ini hanya menang tiga kali.

Namun Greysia/Apriyani membalikkan berbagai perkiraan tersebut di final atau pertemuan mereka kesepuluh. Apa resepnnya?

Dari awal fase grup hingga final, tampaknya ada jurus khusus yang benar-benar dipegang pasangan ini bersama pelatih mereka, Eng Hiang, yakni mental.

Resep dimaksud adalah mental bermain lepas, tanpa beban, dan menikmati permainan. Fokus bermain bagus tanpa dibebani angan-angan harus menang.

Ekspresi Greysia yang banyak tersenyum maupun teriakan-teriakan Apriyani menunjukkan bagaimana kedua pemain itu terus berupaya bermain lepas.

Di laga final, pada posisi memimpin dengan angka 19 di set pertama mereka tidak tertekan ketika lawan mendapatkan poin demi poin coba dikejar hingga hasil akhir 21-19.

Greysia juga sempat membuat jeda laga saat meminta izin pergantian shuttlecock. Tingkah Greysia ini menunjukkan bahwa ia bisa mengatur suasana. Bukan sebaliknya, suasana pertandingan yang mengatur dirinya.

Belum lagi tingkah Greysia berlari ke pinggir lapangan mengganti raketnya sementara permainan masih berlangsung. Demikian juga pengembalian bola Apriyani dengan gaya tangan kanan di balik punggung.

Urusan mental dalam pertandingan kelas dunia tidak bisa dianggap sepele. Hal ini menjadi perhatian Eng Hian, sang pelatih. “Jadi saya menaruh perhatian lebih pada masalah nonteknisnya," katanya.

Tekanan mental bisa merusak permainan. Tekanan bermain di ajang seakbar Olimpiade sudah dirasakan Eng Hiang ketika meraih medali perunggu ganda putra Olimpiade 2004 Athena bersama Flandy Limpele.

Sebagai pelatih Eng Hian menjaga anak asuhnya tidak berada di bawah tekanan atau terlalu berekspektasi tinggi. “Saya buat serileks mungkin seperti turnamen biasa saja," katanya sebelum keberangkatan ke Jepang.

Resep bermain lepas ini berkali-kali diungkapkan secara langsung maupun tersirat oleh kedua pemain. “Kami juga tidak terlalu memikirkan soal juara grup. Kami hanya ingin menikmati dan memainkan pertandingan ini,” tutur Apriyani seusai mengalahkan pasangan Jepang di fase grup.

"Pertandingan hari ini kami hanya ingin memberikan yang terbaik. Kami sudah kalah dan menang melawan mereka jadi kami tidak ingin memikirkan itu. Kami hanya ingin memberikan yang terbaik," ujar Greysia seusai mengalahkan pasangan Korea Lee So Hee/Shin Seung Chan di babak semifinal.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Muhammad Rafli Setiawan, Atlet Esport Termuda di PON Papua

Muhammad Rafli Setiawan, 13 tahun, menjadi atlet esport termuda di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua.

OLAHRAGA | 21 September 2021

Pelepasan Tim Piala Sudirman dan Thomas-Uber, Ketum PBSI: Bertanding untuk Menang!

Sekretaris Jenderal Mohammad Fadil Imran mengucapkan pesan untuk terus menikmati pertandingan dan fokus.

OLAHRAGA | 21 September 2021

Gubernur Enembe: PON XX Pertaruhan Harga Diri Orang Papua

-Gubernur Papua Lukas Enembe menegaskan, ajang PON XX Papua yang akan berlangsung 2 hingga 15 Oktober 2021 menjadi pertaruhan harga diri orang Papua

OLAHRAGA | 20 September 2021

PBESI Gelar Vaksinasi Covid-19 untuk Pelajar dan Masyarakat Jayapura

PBESI bersama komunitas esports nasional menggelar aksi kepedulian sosial berupa kegiatan vaksinasi Covid-19 kepada para pelajar dan masyarakat Jayapura

OLAHRAGA | 20 September 2021

Ketua DPD Berharap Pemerintah Fasilitasi Pengobatan Legenda Bulutangkis Verawaty Fajrin

Menurut La Nyalla, Pemerintah harus memberikan perhatian untuk atlet berprestasi seperti Verawaty Fajrin.

OLAHRAGA | 20 September 2021

Ini Skuad Indonesia di Piala Thomas dan Uber

PBSI menaruh harapan tinggi kepada atlet-atlet muda yang dikirim ke ajang Piala Thomas-Uber agar dapat berkontribusi dalam usaha Indonesia meraih gelar.

OLAHRAGA | 20 September 2021

Taspen Group Berikan Polis Taspen Bright Life kepada Atlet Badminton Peraih Medali Olimpiade Tokyo 2020

Taspen Group mengapresiasi para atlet peraih medali pada Olimpiade Tokyo 2020 berupa polis Asuransi Taspen Bright Life kepada Greysia Polii, Apriyani Rahayu, dan Anthony Sinisuka Ginting karena telah meraih medali emas dan perunggu cabang olahraga bulu tangkis di Olimpiade Tokyo 2020

OLAHRAGA | 20 September 2021

Priscilla Hertati Jagokan Itsuki Hirata Menangkan Grand Prix

One Women’s Atomweight World Grand Prix penuh dengan aksi dan drama tingkat tinggi, dan Priscilla memprediksi Itsuki Hirata menjadi pemenangnya.

OLAHRAGA | 20 September 2021

BAORI Disarankan Tak Bela Pengprov PBFI Jatim Tidak Sah

PP PBFI tidak pernah mengeluarkan Surat Keputusan (SK) yang mensahkan Raja Siahaan sebagai Ketua Pengprov PBFI Jawa Timur.

OLAHRAGA | 20 September 2021

Gubenur Lukas Enembe Kunjungi Mimika Pantau Persiapan PON Papua

Gubernur Lukas Enembe memeriksa beberapa arena olahraga yang ada di Kabupaten Mimika untuk kesiapan penyelenggaraan PON Papua di wilayah itu.

OLAHRAGA | 20 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Napoleon Bonaparte


# Anies Baswedan


# PPKM


# Bangga Buatan Indonesia



TERKINI
Telkomsigma Raih Penghargaan di Ajang Corporate Image Award

Telkomsigma Raih Penghargaan di Ajang Corporate Image Award

DIGITAL | 23 detik yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings