Diskualifikasi, Kehilangan Tandem dan Kakak Warnai Jalan Berliku Greysia Polii Meraih Emas
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Diskualifikasi, Kehilangan Tandem dan Kakak Warnai Jalan Berliku Greysia Polii Meraih Emas

Senin, 2 Agustus 2021 | 16:17 WIB
Oleh : Iman Rahman Cahyadi / CAH

Tokyo, Beritasatu.com - Emas Olimpiade Tokyo 2020 menjadi akhir bahagia buat Greysia Polii. Prestasi puncak ini diraih pebulutangkis 33 tahun itu bersama Apriyani Rahayu di nomor ganda putri.

Emas Olimpiade Tokyo juga diraih Greysia setelah melalui jalan panjang nan berliku dan diwarnai tragedi. Greysia bersama pasangannya ketika itu Meiliana Jauhari pernah didiskualifikasi di Olimpiade London 2012. Selain mereka juga pasangan dari Tiongkok dan Korea karena alasan sportivitas. Mereka dinilai tidak memberikan yang terbaik di lapangan.

Diskualifikasi di London 2012, kenang Polii, membuatnya berada di jalur untuk tidak pernah menyerah pada mimpinya.

“Begitu banyak orang, bukan hanya saya, telah melalui kesulitan dan momen tak terlupakan juga. Saya kira Olimpiade London mengajari saya untuk tidak pernah menyerah pada impian Anda. Saya tahu saya tidak hanya mengatakannya, saya ingin bersungguh-sungguh setiap hari dalam hidup saya. Saya hanya benar-benar pergi hari demi hari, itu hanya bonus dari Tuhan bahwa saya bisa berada di sini dan di final Olimpiade pada tahun 2021,” tutur Greysia.

Cobaan berikutnya kembali dihadapi Greysia pasca-Olimpiade Rio 2016 ketika pasangan keduanya,

Maheswari memutuskan pensiun lebih cepat karena operasi bahu.

Greysia sempat berpikir untuk berhenti dari olahraga, tetapi pelatihnya Eng Hian dan keluarganya meyakinkannya untuk terus bermain. Kemudian, hampir tiba-tiba, datanglah seorang rekan muda dan tangguh yang bisa memberinya kekuatan dari belakang, memungkinkan dia untuk menciptakan permainan. Dia adalah Apriyani Rahayu.

“Ini merupakan perjalanan panjang bagi saya. Begitulah cara Anda ingin menunggu dan bertahan. Dia bangkit entah dari mana, tiba-tiba di tahun 2017 ketika saya hendak pensiun usai Rio 2016," kata Greysia.

“Pada 2017 saya berada di tim nasional dan akan berhenti ketika pasangan saya (Maheswari) cedera dan menjalani operasi, tetapi pelatih saya mengatakan tunggu sebentar dan bantu pemain muda untuk bangkit, dan dia datang. Kemudian kami memenangkan Korea Open dan Thailand Open dan begitulah cepatnya kami datang. Saya seperti, ya Tuhan, saya harus berlari selama empat tahun lagi!" tuturnya.

“Aku tidak muda lagi. Tetapi akhirnya dia (Apriyani) bangun. Sepertinya lama banget aku nunggunya," katanya.

Ujian Greysia tidak sampai situ. Dia mendapat pukulan berat ketika kehilangan saudara laki-lakinya, Rickettsia yang meninggal dunia pada 23 Desember 2020 lalu. Sang kakak diakui Greysia merupakan sosok pengganti ayah mereka yang telah meninggal kedua dia masih balita.

“Dia seperti ayah saya. Dia 18 tahun lebih tua. Dia memperlakukan saya seperti anak perempuannya dan saya memandangnya sebagai ayah saya. Setelah ayah saya meninggal dunia ketika saya berusia dua tahun, dia mengurus seluruh keluarga. Dia sangat mendukung karier bulutangkis saya,” kenang Polii sambil menangis.

Satu hal yang paling memilukan adalah sang kakak meninggal dunia sehari setelah Greysia melangsungkan pernikahan. Dan, tangisan Greysia pecah setelah memastikan juara Thailand Terbuka 2020 lalu.

Kini, tangisan Greysia kembali pecah di Tokyo usai memastikan emas olimpiade. Greysia tahu mendiang kakaknya kini bisa tersenyum dan menikmati kesuksesan yang diraihnya kini.

“Kau tahu, kakak memberiku segalanya. Aku tidak memiliki ayah sejak aku berusia dua tahun, dan dia seperti ayahku. Saya tahu dia puas dengan pencapaian saya, tetapi saya tahu dia ingin menunggu pernikahan saya, sebagai adik perempuan. Dan kemudian ia pergi. Saya pikir saya akan memberikan yang terbaik dan saya tahu dia menikmatinya dari atas,” tambah Greysia.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

CEO One Chatri Sityodtong Raih Sabuk Cokelat Brazilian Jiu-Jitsu

Chatri Sityodtong sudah mulai berlatih Brazilian Jiu Jitsu pada tahun 2005, di Renzo Gracie Academy di New York City.

OLAHRAGA | 22 September 2021

Dari Sorong, Api PON Akan Dikirab Keliling Papua

Api abadi PON akan diambil dari Sorong pada 26 September nanti sebelum dikirab mengelilingi dua provinsi di Papua menjelang pembukaan.

OLAHRAGA | 22 September 2021

Sandiaga Uno Buka Ekshibisi Esports PON Papua

Dikatakan Sandiaga Tahun 2021 merupakan pertama kalinya esports masuk menjadi salah satu dari 11 cabang olahraga (cabor) ekshibisi PON Papua.

OLAHRAGA | 21 September 2021

Pimpinan Klasemen, Alvin Bahar Optimistis Menatap Putaran 3 ISSOM

Alvin Bahar bersemangat menyambut putaran 3 ISSOM setelah menjuarai dua seri sebelumnya.

OLAHRAGA | 21 September 2021

Schumacher Nilai Hamilton Mendramatisir Kecelakaan dengan Verstappen

Akibat insiden kecelakan tersebut, Hamilton menyebut dirinya mengalami cedera setelah mobil Verstappen memanjat di atas penutup kursi duduknya.

OLAHRAGA | 21 September 2021

Airlangga Berharap PON Papua dan Superbike Tak Menjadi Klaster Baru

Airlangga yang juga Ketua PB Wushu, mengatakan untuk kapasitas venue PON Papua, penonton hanya dibolehkan maksimal 25% dari total kapasitas.

OLAHRAGA | 21 September 2021

Susi Susanti dan Haryanto Arbi Dukung PIK2 Ciptakan Prasarana Olahraga

Mantan pebulutangkis Susi Susanti dan Haryanto Arbi mendukung dan memberi apresiasi atas rencana pembangunan pusat olahraga di PIK2.

OLAHRAGA | 21 September 2021

Cedera, Annisa Widyarni Batal Perkuat Tim Basket Indonesia di Asia Cup

Butuh sembilan bulan bagi Annisa yang baru saja selesaikan studi S2 untuk kembali bermain basket lagi.

OLAHRAGA | 21 September 2021


Ekshibisi Esports PON XX Papua Sampaikan Pesan untuk Dunia

Ekshibisi di PON Papua selain diharapkan menguatkan ekosistem esports Tanah Air, juga berpotensi memacu peningkatan kontribusi ekonomi digital.

OLAHRAGA | 21 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Napoleon Bonaparte


# Anies Baswedan


# PPKM


# Bangga Buatan Indonesia



TERKINI
Ikut Jejak SBY, Calon Ketua DPD Partai Demokrat Aceh Temui Ulama

Ikut Jejak SBY, Calon Ketua DPD Partai Demokrat Aceh Temui Ulama

POLITIK | 1 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings