Logo BeritaSatu

Ini Detail Sanksi WADA yang Bikin Merah Putih Gagal Berkibar di Piala Thomas

Senin, 18 Oktober 2021 | 13:55 WIB
Oleh : Markus Junianto Sihaloho / CAH

Jakarta, Beritasatu.com - Badan Anti Doping Dunia (WADA) sedang menjatuhkan sanksi kepada olahraga Indonesia. Inilah yang menjadi penyebab bendera Merah Putih tak dikibarkan saat upacara penganugerahan gelar juara Piala Thomas yang dimenangkan Tim Indonesia pada Minggu (17/10/2021) malam.

Sebaliknya, ketika Indonesia Raya dikumandangkan, bendera Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) yang dikerek naik ke atas.

Sanksi dari WADA sendiri sudah keluar sejak 7 Oktober lalu. Dalam situs resmi WADA, badan anti doping dunia ini mengabarkan pemberian sanksi terhadap Indonesia dijatuhkan berbarengan dengan Badan Anti Doping Negara Thailand dan Korea Utara, serta Deaf International Basketball Federation (DIBF) dan International Gira Sports Federation (IGSF).

Untuk Thailand, IGSF, Dan DIBF, sanksi diberikan karena WADA menilai mereka belum memiliki aturan yang sejalan dengan aturan yang ditetapkan oleh Badan dunia tersebut. Sehingga negara dan organisasi tersebut diwajibkan melakukan perubahan regulasi di dalam negerinya

Khusus untuk Indonesia dan Korea Utara, kedua negara dinilai tak menjalankan prosedur pengujian antidoping yang sesuai aturan.

"Untuk DPRK dan NADO Indonesia, ketidakpatuhan adalah akibat dari ketidaksesuaian dalam melaksanakan program pengujian yang efektif," demikian yang dirilis WADA.

WADA sebenarnya sudah bersurat sejak 15 September 2021, berisi pemberitahuan resmi tentang ketidakpatuhan tersebut. Diberi waktu 21 hari setelah tanggal penerimaan pemberitahuan resmi untuk membantah pernyataan ketidakpatuhan WADA. Tiga negara lain yang sebenarnya diperingati oleh WADA, yakni Jerman, Belgia, dan Montenegro menjawab serta memberikan bukti yang membantah tudingan tersebut.

Sanksi terhadap merekapun ditunda. Berbeda halnya dengan Indonesia, Thailand, Korut dan kedua organisasi dimaksud di atas yang tak memberikan sanggahan.

Akhirnya sanksi terhadap Indonesia dan beberapa lembaga lain itu diberlakukan. Dari tak boleh menjadi tuan rumah penyelenggaraan even Olahraga dunia, tak mendapatkan pembagian uang pembinaan, hingga bendera negaranya tak boleh dinaikkan walau timnya menjadi juara.

Ada tambahan instruksi atau sanksi khusus untuk Indonesia dan Korea Utara. Kedua negara diwajibkan menghadirkan Tim Pengawasan khusus untuk memastikan bahwa regulasi sudah dijalankan dengan benar.

"Kegiatan Penandatangan ini terkait dengan tindakan perbaikan pengujian mereka yang luar biasa akan diawasi oleh pihak ketiga yang disetujui, atas biaya Penandatangan, termasuk hingga enam kunjungan lokasi per tahun, dengan semua biaya harus dibayar di muka," demikian WADA.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Tembakan Salvo Tandai Pemakaman Polisi Korban Tragedi Kanjuruhan

Polisi korban tragedi Kanjuruhan dimakamkan di Desa Sukosari, Trenggalek, Jawa Timur, Minggu, 2 Oktober 2022.

NEWS | 3 Oktober 2022

Peretas Jual Data Nomor Ponsel PM Inggris dan Pejabat Tinggi

Peretas menjual data rahasia nomor PM Inggris dan para pejabat tinggi lainnya. Situs web AS mencantumkan rincian kontak terbaru hampir semua menteri Inggris.

NEWS | 3 Oktober 2022

Rabu, Polri Limpahkan Tahap II Ferdy Sambo Dkk

Pelimpahan tahap II Ferdy Sambo dan kawan-kawan (dkk), tersangka tindak pidana pembunuhan Brigadir J dilaksanakan pada Rabu (5/10/2022).

NEWS | 3 Oktober 2022

Tiga Mahasiswa Tewas Tenggelam di Pantai Klui Lombok Utara

Sebanyak tiga mahasiswa tewas tenggelam di Pantai Klui, Dusun Kelui, Desa Malaka, Kabupaten Lombok Utara, NTB. Minggu (2/10/2022).

NEWS | 3 Oktober 2022

Musim Dingin di Eropa, Ilmuwan Peringatkan Cuaca Lebih Dingin

Ilmuwan memperingatkan perubahan cuaca yang lebih dingin dari biasanya saat musim dingin mendatang di Eropa

NEWS | 3 Oktober 2022

5 Tahun Dipimpin Anies, Dino Patti Djalal Sebut Jakarta Berkembang Pesat

Pendiri FPCI, Dino Patti Djalal menilai Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah membawa Jakarta berkembang pesat selama lima tahun belakangan.

NEWS | 3 Oktober 2022

Tragedi Kanjuruhan, Ridwan Kamil Dukung Kompetisi Sepak Bola Dihentikan

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mendukung agar kompetisi sepak bola dihentikan sementara imbas tragedi Kanjuruhan yang menewaskan ratusan orang. 

NEWS | 3 Oktober 2022

Relawan Perkenalkan Ganjar Pranowo Lewat Turnamen PUBG Mobile

Sahabat Ganjar memperkenalkan sosok Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo kepada masyarakat di Kabupaten Belitung, Bangka Belitung melalui turnamen PUBG mobile.

NEWS | 2 Oktober 2022

Kasus Ferdy Sambo, Mahfud MD Sebut Divisi Propram Polri Akan Dirombak

Mahfud MD mengatakan pemerintah merekomendasikan perombakan secara terbatas Divisi Propam Polri buntut dari kasus Brigadir J yang menjerat Ferdy Sambo. 

NEWS | 2 Oktober 2022

Waspada, Gas Air Mata Bisa Berdampak Fatal

Dokter spesialis mata Eka Hospital Bekasi, Moh Arief Herdiawan meminta masyarakat agar mewaspadai gas air mata karena bisa berdampak fatal.

NEWS | 3 Oktober 2022


TAG POPULER

# Tragedi Kanjuruhan


# Lesti Kejora


# Pembantaian di Papua Barat


# Arema FC


# Raja Charles III


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Kuartal III, Pengiriman Kendaraan Tesla Capai 343.000

Kuartal III, Pengiriman Kendaraan Tesla Capai 343.000

OTOMOTIF | 2 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings