Sanksi WADA, Ini Saran Apkori ke LADI
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Sanksi WADA, Ini Saran Apkori ke LADI

Selasa, 19 Oktober 2021 | 20:44 WIB
Oleh : Iman Rahman Cahyadi / CAH

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Asosiasi Profesor Keolahragaan Indonesia (Apkori) Prof Djoko Pekik Irianto menilai, jatuhnya sanksi Badan Anti-Doping Dunia (WADA) kepada Lembaga Anti-Doping Indonesia (LADI) lebih disebabkan karena tidak adanya komunikasi yang intensif antara keduanya. Apkori apresiasi Menpora Amali gerak cepat membentuk Tim Akselerasi dan Investigasi.

Ia mencontohkan, Ketua LADI sebelumnya Hapmi Sari Ambarukmi, memiliki komunikasi dengan WADA yang luar biasa bagus, sehingga kalaupun ada hal-hal semacam ini akan terjadi sanksi dan sebagainya, biasanya sebelum berkirim surat, pihak WADA akan memberikan kabar terlebih dahulu atau setidaknya personal by phone.

"Komunikasi intensif ini terjadi di masa lalu sehingga kalau akan ada sanksi tentu bisa kita kejar agar tidak disanksi. Saat ini Indonesia sudah disanksi sudah dibuktikan dengan tidak berkibarnya Merah-Putih di Piala Thomas," kata Prof Djoko Pekik dalam keterangannya, Selasa (19/10/2021).

Ia melanjutkan selain sanksi tidak berkibarnya Merah-Putih di beberapa kejuaraan internasional, sanksi WADA juga akan menyebabkan Indonesia tidak bisa mengikuti bidding menjadi penyelenggara kejuaraan-kejuaraan olahraga internasional.

"Sanksi ini juga menyebabkan Indonesia tidak bisa mengikuti bidding internasional seperti balap motor, bulutangkis dan sebagainya," ujarnya.

Menurutnya, ketidaktaatan Indonesia memberikan pelaporan terhadap pemeriksaan doping menjadi pemicunya. Sedangkan LADI, beralasan karena adanya pandemi. Ia menambahkan, persyaratannya memang cukup berat, Indonesia untuk memiliki laboratorium terakreditasi, dalam satu tahun perlu mengadakan uji doping minimal 3.000 sample.

"Untuk regulasi rutin, artinya setiap tahun memang LADI harus melaporkan pengambilan sample anti doping kepada WADA. Tentu ada aturan minimalnya berapa, dan itu harus dilakukan secara berkala dan tertip. Ini yang nampaknya tidak dilakukan LADI dengan alasan anggaran, pandemi dan sebagainya," urainya.

Prof Djoko memberikan apresiasi kepada Menpora Amali yang telah mengambil langkah cepat dengan membentuk Satgas dalam rangka mempercepat pencabutan sanksi WADA kepada Indonesia.

WADA adalah badan yang terafiliasi kepada IOC, kemudian LADI terafiliasi dengan WADA, ini independen. Yang harus diperhatikan, jangan sampai niat baik Menpora dianggap intervensi kepada WADA dari pemerintah Indonesia.

"Saran saya, segera saja LADI berkomunikasi intensif dengan WADA jika perlu datang langsung ke kantor WADA di Kanada untuk menanyakan langsung masalah apa yang terjadi meskipun kita sudah tahu, kemudian apa solusi yang harus dilakukan," katanya.

Dengan LADI yang proaktif dengan WADA tentu akan menjadi catatan tersendiri bagi WADA untuk bagaimana membantu menyelesaikan sanksi itu bagi Indonesia. "Niat Pak Menteri bagus membentuk Satgas hanya saja kita khawatir tim itu nanti dianggap bentuk intervensi kepada WADA," imbuhnya.

"Poinnya biarkan saja LADI saja yang berkomunikasi langsung dengan WADA difasilitasi oleh Kemenpora. Sedangkan, NOC Indonesia itu tidak ada afiliasinya ke WADA. NOC Indonesia afiliasinya ke IOC. Jadi, Ketua NOC Indonesia berkomunikasi dengan Ketua IOC Thomas Bach menyampaikan masalah ini dan upaya apa yang diambil Indonesia, sehingga ada dua jalan, LADI ke WADA di Canada dan NOC Indonesia ke IOC," lanjutnya.

Terkait dengan kejuaraan internasional bulutangkis di Bali, PB PBSI juga bisa berkomunikasi dengan BWF untuk menyampaikan hal yang sama seperti yang NOC Indonesia lakukan kepada IOC. Sehingga pencabutan sanksi itu bisa segera dilakukan tanpa menimbulkan masalah berikutnya.

"Sekali lagi kami apresiasi kepada Pak Menpora yang telah cepat membentik tim akselerasi dan investigasi tapi saran kami tetap saja LADI yang menjadi leading sector untuk bertemu dengan WADA menyelesaikan masalah sanksi ini. Semoga dengan komunikasi intensif LADI dan WADA poin-poin dan skema penyelesaian masalah utamanya untuk mempercepat pencabutan sanksi bisa segera terwujud," tutupnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Gagal Juara, Marcus/Kevin: Jujur, Kami Sangat Lelah

Kelelahan yang dialami Marcus/Kevin merupakan akumulasi dari panjang dan padatnya jadwal pertandingan sejak bulan Oktober di tur Eropa.

OLAHRAGA | 5 Desember 2021

Indonesia Cuma Kebagian Satu Gelar Juara di IBF Bali

Prestasi terbaik satu-satunya diraih pasangan ganda putra, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo di Indonesia Terbuka.

OLAHRAGA | 5 Desember 2021

Axelsen Sukses Jadi Juara BWF World Tour Finals

Sukses di BWF World Tour Finals menjadi gelar kedua Axelsen di Indonesia Badminton Festival setelah Indonesia Terbuka 2021.

OLAHRAGA | 5 Desember 2021

Gagal Juara, Arisa/Yuta Menolak Kelelahan

Yuta Watanabe/Arisa Higashino kalah dari Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai (Thailand) 19-21, 11-21.

OLAHRAGA | 5 Desember 2021

Ditaklukkan Ganda Jepang, Marcus/Kevin Gagal Juara 

Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, gagal menjadi juara BWF World Tour Finals 2021 setelah di final ditundukkan wakil Jepang.

OLAHRAGA | 5 Desember 2021

Kalahkan Wakil India, An Seyoung Torehkan Hat-trick

Tunggal putri Korea Selatan, An Seyoung, sukses menyabet hat-trick atau juara di tiga turnamen beruntun setelah mengalahkan wakil India, Pusarla V Sindhu, di ajang BWF World Tour Finals.

OLAHRAGA | 5 Desember 2021

Ganda Campuran Thailand Juara dalam 3 Turnamen Beruntun

Ganda campuran Thailand, Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai, menjuarai tiga turnamen beruntun setelah menaklukkan ganda Jepang di final BWF World Tour Finals

OLAHRAGA | 5 Desember 2021

BWF World Tour Finals: Matsuyama/Shida Gagal Hat-trick

Ganda putri Jepang, Nami Matsuyama/Chiharu Shida, gagal menorehkan hat-trick setelah kalah di final BWF World Tour Finals, Minggu (5/12/2021) di Nusa Dua, Bali.

OLAHRAGA | 5 Desember 2021

IYSF Gelar Liga Golf Pelajar dan Mahasiswa 

IYSF akan menggelar program Indonesia Youth Golf Series 2021-2025 atau Liga Pelajar dan Mahasiswa dengan melibatkan alumni perguruan tinggi.

OLAHRAGA | 5 Desember 2021

Final BWF World Tour, Marcus/Kevin Tampil di Partai Ke-4

Ganda putra Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukomuljo, akan tampil di partai keempat final BWF World Tour Finals 2021, Minggu (5/12/2021).

OLAHRAGA | 5 Desember 2021


TAG POPULER

# Vaksin Sinovac


# Mahasiswi Bunuh Diri


# BWF World Tour


# Semeru


# Vaksinasi Covid-19



TERKINI
3 Hari ke Depan Wilayah Gunung Semeru Berpotensi Hujan

3 Hari ke Depan Wilayah Gunung Semeru Berpotensi Hujan

NASIONAL | 7 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings