Rossi Pergi, Yamaha Langsung Dapat Trofi
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Rossi Pergi, Yamaha Langsung Dapat Trofi

Selasa, 26 Oktober 2021 | 14:11 WIB
Oleh : Heru Andriyanto / HA

Beritasatu.com - Musim pertama tim MotoGP Yamaha tanpa Valentino Rossi belum lagi usai, tetapi mereka sudah memastikan gelar juara dunia lewat pembalap muda Fabio Quartararo.

Selama 14 tahun Yamaha dan Rossi terikat dalam hubungan saling membutuhkan, tetapi seiring bertambahnya usia si pembalap Italia, mereka juga saling menyadari kalau ikatan itu sulit membuahkan hasil manis di trek. Makin bertambah tahun, makin kecil prospeknya.

Sejak kubu rival Honda mendatangkan pembalap berbakat Marc Marquez musim 2013, sejak itu pula “kutukan” terhadap ikatan Yamaha-Rossi dimulai.

Bahkan, pada akhir musim 2015 ketika Marquez sudah tidak berpeluang juara dunia, Rossi yang memimpin klasemen tidak bisa mempertahankan posisinya di balapan terakhir di Valencia. Dia dihukum start paling belakang karena pada balapan sebelumnya di Malaysia dinyatakan bersalah menjatuhkan Marquez.

Bagi Yamaha, hasil 2015 tetap disyukuri karena Jorge Lorenzo yang menyalip Rossi di klasemen akhir.

Bisa dibayangkan situasi internal Yamaha ketika itu. Mereka seharusnya berpesta menyambut datangnya trofi, tetapi harus menjaga perasaan pembalap di garasi sebelah yang muram dan murka karena merasa dikerjai oleh sistem.

Bagi Rossi, musim 2015 menjadi kesempatan terakhirnya untuk merengkuh titel, dan Yamaha juga tahu itu.

Uniknya, masing-masing pihak tidak ada yang berani memulai kalimat selamat tinggal.

Solusi
Yamaha butuh Rossi sebagai ikon marketing global yang tiada duanya. Tanpa prestasi pun, Rossi masih memiliki basis pendukung ratusan juta orang di seluruh dunia.

Rossi butuh Yamaha karena di usianya sulit untuk berlabuh ke tim papan atas lainnya. Ingat, dia pernah dua tahun meninggalkan Yamaha untuk bereksperimen di Ducati dan tetap disambut hangat saat kemudian pulang lagi.

Solusi terbaik bagi Yamaha adalah mencari “pembalap kedua” yang lebih muda dan lebih berpotensi menang, setara Lorenzo yang akhirnya memilih hengkang dari tim itu.

Mereka mencoba Maverick Vinales, yang tampil ekspresif pada debutnya. Sayangnya, Vinales tidak konsisten dan penampilannya justru memburuk ketika musim balapan masuk babak penentuan.

Vinales jauh dari yang diharapkan untuk bisa membendung dominasi Marquez. Justru, Rossi lebih sering menduduki peringkat lebih baik di klasemen akhir daripada Vinales.

Semakin ke sini, semakin Yamaha menyadari bahwa titel juara dunia merupakan alat marketing yang lebih ampuh daripada kharisma individu.

Rossi Pergi, Yamaha Langsung Dapat Trofi

Valentino Rossi (MotoGP.com)

Akhirnya, Yamaha dan Rossi mencapai solusi sempurna yang tidak menyinggung perasaan masing-masing tahun lalu.

Mulai musim 2021, Rossi keluar dari tim utama, tetapi masih menunggangi motor Yamaha di tim satelit Petronas SRT. Ini pertama kalinya dalam 20 tahun Rossi membela tim satelit.

Selain itu, Yamaha secara terbuka menjanjikan ke Rossi bahwa meskipun dia berada di tim satelit, dia berhak mendapat spesifikasi motor, kru, dan fasilitas tim utama.

Pesannya jelas: Rossi bukan pembalap Yamaha, Rossi adalah “anak Yamaha”.

Dia toh sudah menyumbangkan empat titel juara dunia untuk Yamaha, lebih banyak dari pembalap mana pun yang pernah membela tim garpu tala.

Quartararo
Solusi yang baik membuahkan hasil yang baik.

Sebagai pengganti Rossi, Quartaro menjalani tahun pertamanya di tim utama Yamaha dengan memberikan trofi juara dunia, bahkan ketika musim 2021 masih menyisakan dua balapan lagi.

Keunggulannya di klasemen mencapai 65 poin, sinyal bahwa dia tidak sekedar menang, tetapi mendominasi musim ini. Angka itu bisa bertambah jika Quartararo memenangi dua seri terakhir.

Rossi Pergi, Yamaha Langsung Dapat Trofi

Pembalap Yamaha Fabio Quartararo merayakan keberhasilan menjadi juara dunia MotoGP bersama timnya di Misano, Italia, 24 Oktober 2021. (Yamaha MotoGP)


Di klasemen tim, Monster Energy Yamaha MotoGP juga kembali ke posisi teratas, sementara untuk klasemen konstruktor pabrikan Yamaha di posisi kedua.

Yamaha berhak mengklaim suskes sepenuhnya, karena Quartararo adalah didikan mereka juga di tim satelit Petronas.

Bukan hanya para petinggi tim, Presiden dan CEO Yamaha Motor Yoshihiro Hidaka akhirnya ikut melampiaskan rasa lega setelah puasa gelar selama enam tahun.

“Saya ingin mengucapkan selamat dengan sepenuh hati kepada Fabio. Kami sudah tahu sebelumnya kalau dia pembalap luar biasa yang paham bagaimana memaksimalkan kinerja terbaik motor YZR-M1 dan menebarkan kemampuan Yamaha dalam berpikir besar dan bermimpi besar – dan sekarang dia sudah mewujudkan mimpinya sendiri lewat kerja keras, semangat, dan balapan yang menarik dan bersih,” tulis Hidaka.

Tidak lupa dia menyelipkan “pesan sponsor”.

"Yamaha Motor Company lahir dengan ‘racing DNA’, dan DNA ini juga tercermin di produk konsumen kami. Yamaha punya tujuan jelas musim ini: kami bertekad kembali ke puncak balapan Grand Prix sepeda motor”.

Sejak terjun di MotoGP, Yamaha sekarang telah merengkuh 18 titel juara dunia pembalap, termasuk dari Quartararo (1), Lorenzo (3), Rossi (4), Wayne Rainey (3), Eddie Lawsom (3), Kenny Roberts (3), dan Giacomo Agostini (1).

Di usianya yang baru 22 tahun dan dengan bakatnya yang luar biasa, pembalap Prancis itu sangat berpeluang untuk menjadi pembalap terhebat Yamaha sepanjang masa.

Yamaha menyebutnya sebagai pembalap yang komplet: cepat, matang, dan heroik.

Dia memulai debut di trek lewat ajang Moto3 saat masih berusia 15 tahun pada musim 2015, ketika batasan usia pembalap 16 tahun dihapus.

Baru menginjak balapannya yang kedua, dia sudah finis podium di Circuit of The Americas, Texas. Sayangnya di penghujung musim dia cedera engkel dan menghambat kinerjanya, meskipun masih mampu finis ke-10 di klasemen akhir.

Musim 2017 kinerjanya merosot, demikian juga waktu naik kelas ke Moto2 tahun berikutnya.

Nyaris hilang dari radar, El Diablo, julukan Quartararo, mengejutkan pemerhati MotoGP saat bergabung dengan Petronas Yamaha pada 2019.

Sepanjang musim itu, dia finis podium tujuh kali dan merebut pole position enam kali. Dia mendapat penghargaan Rookie of the Year, menjadi juara untuk kategori Independent Riders’ Championship, dan finis kelima di klasemen akhir MotoGP.

Musim 2020 yang sempat tertunda karena pandemi dia awali dengan dua kemenangan beruntun di Jerez, Spanyol. Lalu menang lagi di Catalunya.

Tim utama Yamaha makin yakin bahwa tempatnya bukan di tim satelit.

Saat itu masih ada satu kekurangannya: konsistensi. Di penghujung musim kinerjanya melorot dan gagal menjadi juara dunia.

Namun, bagi Yamaha kecepatan yang dia tunjukkan sudah cukup. Dengan fasilitas dan spesifikasi motor tim utama, Quartararo adalah calon juara dunia yang sangat potensial.

Tebakan Yamaha tidak salah. Begitu direkrut untuk menggantikan Rossi, tahun pertama langsung sukses membuahkan trofi, “dan cara dia melakukannya terlihat begitu mudah”, ulas Yamaha di situs resminya.

Yamaha mencoba untuk tidak memberi banyak tuntutan dan tekanan padanya di debut tim utama.

Di balapan pertama 2021, dia finis kelima.

“Bagi tim itu sudah memuaskan, tetapi bagi Quartararo, tidak,” kata Yamaha.

Pada balapan kedua di Doha, Qatar, El Diablo menang untuk pertama kali bersama tim utama Yamaha.

Mendadak, mimpi besar Yamaha untuk kembali ke papan teratas mulai bersemi kembali. Balapan berikutnya di Portimão dia menang lagi. Lalu saat di Jerez, seharusnya dia mampu mencetak hattrick tetapi gangguan getaran tangan atau chronic exertional compartment syndrome (CECS) mengganggu kinerjanya saat dia di posisi terdepan di paruh balapan.

CECS adalah gangguan fisik yang kerap dialami pembalap sepeda motor dan bisa diatasi dengan operasi ringan.

Pekan berikutnya pasca-operasi, dia langsung kembali ke trek dan mampu finis di urutan tiga.

Di sejumlah sirkuit yang kerap menjadi momok Yamaha, Quartaro bisa mengeksploitasi motornya secara maksimal lewat kemenangan di Mugello (Italia) dan podium ketiga di Sachsenring (Jerman).

Di Assen (Belanda), dia kembali menang sementara Viñales finis kedua, pertama kali Yamaha bisa finis 1-2 sejak Grand Prix Argentina 2017.

Paruh kedua musim ini dimulai dengan hambatan cuaca dan insiden yang membuat Quartararo gagal menang di sejumlah balapan. Dia juga membalap dengan lebih hati-hati untuk mempertahankan posisi di puncak klasemen.

Baru di Inggris, dia kembali ke puncak podium dengan mendominasi balapan di Sirkuit Silverstone.

Pada tiga balapan setelah itu, orientasinya berubah untuk menjaga peluang sebagai juara dunia dan tidak memburu kemenangan setiap seri.

Strateginya menunjukkan tipe pembalap yang matang, meskipun baru tahun pertama membela sebuah tim utama.

Di Misano, Italia, akhir pekan lalu, Quartararo mengunci titel juara dunia meskipun hanya finis keempat.

Dia bukan hanya kencang, tetapi juga konsisten dan matang.

Sejauh ini, dia sudah memberi lima kemenangan, 10 hasil podium, lima pole position, lima putaran tercepat dalam balapan, dan satu trofi juara dunia untuk tim utama Yamaha.

Dan masih ada dua balapan tersisa tahun ini.

“Apa yang membuat Quartararo bisa benar-benar menggantikan idolanya Rossi merupakan ‘resep rahasia’,” tulis Yamaha.

“Musim ini dia mampu terus menerus menjaga fokus, menunjukkan tekad dan ketenangan, dan secara konsisten bisa menghasilkan poin bahkan pada ‘hari-hari sialnya’ dengan menikmati balapan di atas motor.”

Rossi Pergi, Yamaha Langsung Dapat Trofi

Tim Yamaha Moto GP merayakan keberhasilan Fabio Quartararo menjadi juara dunia MotoGP di Misano, Italia, 24 Oktober 2021. (Yamaha MotoGP)



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Pebulutangkis Dunia Benar-benar Dimanjakan di Bali

Menjelang bertanding di ajang BWF World Tour Finals 2021, panitia penyelenggara IBF berkolaborasi bersama BWF mengajak pebulutangkis papan atas dunia refreshing

OLAHRAGA | 29 November 2021

Pram/Yere Bertekad Revans atas Hoki/Kobayashi

Ganda putra Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan menjadi salah satu wakil Indonesia di ajang BWF World Tour Finals 2021.

OLAHRAGA | 29 November 2021

Pimpin FHI, Budi Sulistijono Bidik Lolos ke World Cup 2024

Budi Sulistijono terpilih secara aklamasi menjabat sebagai Ketua Umum PP PHI dan bertekad membawa Timnas Hoki Indonesia lolos ke World Cup 2024.

OLAHRAGA | 29 November 2021

Ini Lima Petarung Indonesia Paling Berbakat dan Berprestasi

Petarung asal Kalimantan Eko Roni Saputra berada di daftar teratas petarung Indonesia paling berbakat dan berprestasi sepanjang tahun 2021.

OLAHRAGA | 29 November 2021

Masalah Vaksin, Djokovic Mungkin Absen di Australia Terbuka

Ayah Novak Djokovic menyatakan putranya kemungkinan absen di Australia Terbuka jika aturan tentang vaksinasi Covid-19 tidak dilonggarkan.

OLAHRAGA | 29 November 2021

Bank Jateng Tuntaskan Borobudur Marathon 2021

Acara Borobudur Marathon 2021 Powered By Bank Jateng berlangsung pada 27-28 November 2021 ini kembali menyatukan event secara virtual dan offline.

OLAHRAGA | 29 November 2021

The Minions dan Sejarah Baru di Indonesia Terbuka

Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo yang memenangi turnamen SimInvest Indonesia Open 2021 untuk ketiga kalinya secara berturut-turut.

OLAHRAGA | 29 November 2021

Pendiri Williams F1, Frank Williams Meninggal Dunia

Frank Williams, pendiri dan mantan kepala tim Williams F1, meninggal pada usia 79 tahun pada Minggu (28/11/2021).

OLAHRAGA | 28 November 2021

Jawara di Pulau Dewata, Axelsen Mengaku Senang

Selepas pertandingan Axelsen mengaku merasa senang meraih gelar juara di Indonesia Open 2021.

OLAHRAGA | 28 November 2021

Juarai Indonesia Open, Minions Belajar dari Kesalahan

Marcus/Kevin berhasil membalaskan kekalahan dari Hoki/Kobayashi di final Indonesia Masters pekan lalu dengan kemenangan, 21-14, 21-18, Minggu (28/11/2021).

OLAHRAGA | 28 November 2021


TAG POPULER

# Ameer Azzikra


# Omicron


# Bens Leo


# Cristiano Ronaldo


# Infeksi Lever



TERKINI
300 Saham Menguat, IHSG Sesi 1 Ditutup di Zona Hijau

300 Saham Menguat, IHSG Sesi 1 Ditutup di Zona Hijau

EKONOMI | 3 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings