Logo BeritaSatu

Khawatir Balapan F1 Berakhir Tabrakan, FIA Ancam Sanksi

Kamis, 9 Desember 2021 | 21:23 WIB
Oleh : Surya Lesmana / LES

Abu Dhabi, Beritasatu.com - Pembalap Formula 1 (F1) dapat menghadapi sanksi atau kehilangan semua poin mereka karena mengemudi dengan cara yang tidak sportif, ujar direktur balapan FIA, Michael Masi. Pernyataan itu muncul, setelah timbul kekhawatiran balapan di Abu Dhabi berakhir dengan tabrakan antara dua pembalap yang bertarung gelar juara dunia, Lewis Hamilton (Mercedes) dan Max Verstappen (Red Bull).

Keduanya menuju balapan seri terakhir di Abu Dhabi dengan perolehan poin yang sama 369,5. Tetapi Verstappen (24) unggul karena menang 9 seri balapan, dan Hamilton (36) 8 seri. Dengan jumlah kemenangan yang lebih banyak, Verstappen bisa juara dunia jika keduanya gagal mencetak poin.

Keduanya telah bertabrakan tiga kali musim ini, termasuk pada balapan terakhir di Arab Saudi, yang meningkatkan kekhawatiran tentang musim ini bakal berakhir dengan tabrakan.

Berdasarkan pasal-pasal Kode Olahraga Internasional yang berkaitan dengan perilaku "tidak sportif" dan hukuman untuk perilaku tersebut, Masi mengirimkan peringatan yang jelas bahwa skenario seperti itu (tabrakan) dapat mengakibatkan konsekuensi yang parah.

"Secara khusus saya ingin mengingatkan Anda tentang artikel-artikel berikut yang dirinci di bawah ini," kata pria Australia itu dalam catatan acaranya, Kamis (9/12/2021).

Dia menunjuk Pasal 12.2.1l yang berhubungan dengan "setiap pelanggaran prinsip-prinsip keadilan dalam kompetisi, perilaku dengan cara yang tidak sportif atau upaya untuk mempengaruhi hasil kompetisi dengan cara yang bertentangan dengan etika olahraga."

Masi juga menyebutkan, Pasal 12.4.5 yang mencakup hukuman yang dapat dijatuhkan oleh pengurus termasuk "suspensi untuk satu atau lebih kompetisi, penarikan poin untuk kejuaraan, piala, tantangan, trofi, seri."

Gaya membalap Verstappen yang agresif dan tanpa kompromi menjadi sorotan.

Pengawas balapan menilai taktik bertahannya melawan Hamilton di Sirkuit Jeddah akhir pekan lalu salah, karena memicu tabrakan, dan memberinya penalti dua kali dengan total 15 detik.

Setelah balapan di Jeddah tersebut, juara dunia F1 1996 Damon Hill mengatakan kepada Sky Sports, FIA yang mengatur balapan, perlu memperingatkan Verstappen dan Hamilton tentang konsekuensinya jika tabrakan di antara mereka menjadi penentu gelar juara dunia.

"Ada preseden yang dibuat pada kejuaraan tahun 1997 di mana poin (Michael) Schumacher diambil," katanya.

“Jadi jika kita memiliki situasi (tabrakan), saya pikir FIA harus membuat tim dan pembalap tahu sebelumnya apa yang mungkin mereka lakukan.”



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: CNA/Reuters

BAGIKAN

BERITA LAINNYA


TAG POPULER

# Anggota TNI Tewas


# Medina Zein


# Vaksinasi Covid-19


# Piala Thomas


# Timnas Indonesia


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
DPR Minta KPU-Bawaslu Lakukan Simulasi Masa Kampanye 75 Hari

DPR Minta KPU-Bawaslu Lakukan Simulasi Masa Kampanye 75 Hari

NEWS | 22 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings