Membedah Masalah Percabulan
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Membedah Masalah Percabulan

Opini: Guntur Soekarno
Pemerhati masalah sosial

Kamis, 6 Januari 2022 | 15:13 WIB

Tak disangka dan tak dinyana, ternyata di sejumlah kalangan masyarakat telah terjadi peristiwa-peristiwa percabulan terhadap korban-korban di bawah umur yang dilakukan oleh oknum-oknum guru mengaji di berbagai daerah. Caranya juga bermacam-macam.

Setelah peristiwa-peristiwa tersebut terkuak, hebohlah seluruh masyarakat mulai dari pemerintah, tokoh wanita, pendidik, kalangan agama, cendekiawan, bahkan masyarakat. Mereka semua satu bahasa yakni mengutuk keras perbuatan oknum-oknum guru mengaji tadi dan menuntut agar mereka diganjar hukuman yang seberat-beratnya seperti hukuman kebiri bahkan hukuman mati.

Bagaimana sebaiknya sikap kita kaum patriotik menghadapi hal-hal tersebut? Yang jelas kita mengutuk keras kejadian tersebut. Namun, kita tidak dapat hanya mengetuk, melainkan harus menentukan sikap yang tegas dan jelas agar semua pihak mengetahui pendirian kita, termasuk cara mengatasinya agar kejadian-kejadian mesum tadi tidak terulang.

Sebelum kita berbicara masalah hukuman yang pantas dikenakan, perlu kita teliti lebih dahulu sebab utamanya sehingga hal-hal tersebut dapat terjadi. Apalagi sebagian besar oknum pelakunya adalah kalangan berpendidikan dan bukan masyarakat awam. Begitu pula perlu diingat masalah percabulan bukanlah berdasarkan sesuatu agama khususnya Islam.

Di kalangan agama apapun, percabulan atau hubungan seks yang tidak semestinya dapat saja terjadi dan memang sudah terjadi. Jadi, menurut penulis, hal tersebut terjadi karena masalah psikologis dan pendidikan.

Seperti yang diberitakan di media massa, percabulan telah terjadi justru di kalangan pendidikan tinggi atau universitas, baru kemudian di kalangan keagamaan dan seterusnya. Sangat mengherankan bahwa di kalangan orang-orang berpendidikan justru terjadi hubungan seks yang menyimpang.

Menurut hemat penulis, salah satu sebab utamanya adalah adanya masalah di dalam pendidikan, baik pendidikan umum maupun pendidikan agama. Sejauh yang penulis ketahui, sejak Indonesia masuk era Orde Baru, pendidikan budi pekerti dan indoktrinasi pembangunan watak dan jiwa bangsa tidak lagi dilaksanakan, baik di pendidikan umum maupun pendidikan tinggi. Sejak sekolah dasar hingga sekolah menengah atas, kedua hal tersebut tidak diajarkan hingga saat ini. Inilah sebab pokok mengapa percabulan atau hubungan seks menyimpang masih marak terjadi.

Modernisasi Islam di Dunia
Saat ini, negara-negara Islam sedang mengalami perubahan-perubahan yang signifikan ke arah yang lebih terbuka dan modern. Seperti apa yang terjadi di Mesir, Uni Emirat Arab, Turki, bahkan Arab Saudi. Khusus di Arab Saudi, modernisasi terjadi dipelopori oleh Putra Mahkota Muhammad bin Salman.

Peraturan-peraturan ortodoks di era Ibnu Saud diganti dengan peraturan-peraturan yang lebih modern, terbuka, dan masuk akal. Kemerdekaan roh, kemerdekaan hati, dan kemerdekaan pengetahuan saat ini berjalan pesat di sana.

Bagaimana perkembangan Islam di Indonesia? Adakah modernisasi di dalamnya?

Modernisasi Islam di Indonesia memang berjalan terutama bila kita mengikuti ceramah-ceramah para ustaz atau kiai terkemuka saat ini. Namun belum berjalan seperti apa yang terjadi di luar negeri, khususnya Arab Saudi.

Apa yang dipikirkan oleh Halide Edib Hanum beberapa dekade yang lalu rasanya masih berlaku untuk saat ini. Jikalau umat Islam tetap tidak mengindahkan pengajaran-pengajaran besar sejarahnya sendiri, jikalau pemuka-pemuka Islam di Indonesia tidak mengikuti jejaknya pemimpin-pemimpin besar di negeri lain, maka janganlah ada harapan umat Islam Indonesia akan dapat mempunyai kekuatan jiwa yang hebat untuk menjunjung dirinya dari keadaan aib yang sekarang ini (Soekarno dalam Panji Islam, Di Bawah Panji Revolusi I).

Dari penuturan tersebut, perlulah pemuka-pemuka Islam di Indonesia mengadakan perubahan-perubahan dan modernisasi agar tidak ketinggalan zaman. Hal dimaksud termasuk juga pendidikan budi pekerti serta pembangunan watak dan jiwa bangsa agar aib yang sedang melanda umat akibat perbuatan oknum-oknum yang melakukan percabulan dapat sirna diempas topan pembaruan dan modernisasi.

Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

BAGIKAN



TAG POPULER

# Kakek Dihakimi Massa


# Alinea


# Omicron


# Covid-19


# Arsenal



TERKINI
Pemain Timnas Putri Indonesia Sempat Stres Setelah Kalah 0-18 dari Australia

Pemain Timnas Putri Indonesia Sempat Stres Setelah Kalah 0-18 dari Australia

BOLA | 1 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings