Logo BeritaSatu

Alasan Izin Mengemudi Harus Berusia 17 Tahun

Jumat, 7 November 2014 | 18:19 WIB
Oleh : Carla Isati Octama / B1

Jakarta - Dalam persyaratan membuat Surat Izin Mengemudi (SIM), salah satunya tercantum usia 17 tahun.

Namun, belakangan banyak anak di bawah usia itu berani mengemudikan mobil dan motor, yang tak jarang berakibat pada kecelakaan.

Menurut psikolog keluarga Sani Hermawan, ditetapkannya batas usia 17 tahun bukan tanpa alasan.

"Di usia 17 tahun ini usia kematangan si anak. Anak sudah bisa mengontrol diri sendiri dan mengontrol emosinya. Selain itu juga sudah memiliki keterampilan. Dari segi mental dan cara berpikirnya juga sudah matang," kata Sani saat dihubungi oleh Beritasatu.com, Jumat (7/11).

Lantaran hal tersebut, orangtua dinilai punya peran penting untuk tidak mengizinkan anak di bawah umur mengemudikan kendaraan.

"Ini berisiko karena dengan usia yang belum matang, cara berpikirnya juga belum matang, lalu mengendarai kendaraan tanpa SIM bisa berbahaya baik untuk dirinya dan orang lain. Bisa saja dia kecelakaan atau ditangkap oleh polisi karena tidak memiliki SIM," ujarnya.

Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Anindya: Indonesia Akan Jadi Sentra Manufaktur EV Regional

Pengusaha Anindya menyatakan Indonesia akan menjadi sentra untuk manufaktur kendaraan listrik (electric vehicle/EV) regional.

OTOMOTIF | 16 Mei 2022

Lamborghini Jajaki Versi Listrik dari SUV Urus, Kapan?

Lamborghini Urus yang merupakan salah satu SUV paling bertenaga dilaporkan akan hadir dalam versi listrik penuh.

OTOMOTIF | 16 Mei 2022

Sampai Kapan Elon Musk Jadi Bos Tesla? Cek Penjelasannya

CEO Tesla, Elon Musk mengatakan tetap memimpin perusahaan mobil listrik itu selama dirinya "masih diperlukan".

OTOMOTIF | 16 Mei 2022

Mercedes Benz Recall 300.000 SUV karena Masalah Rem

Mercedes Benz menarik (recall) lebih dari 292.000 unit SUV GL, ML, dan R-Class model tahun 2006 hingga 2012 karena masalah pada komponen rem.

OTOMOTIF | 15 Mei 2022

Produksi Tesla di Shanghai Terhenti karena Masalah Pasokan

Penangguhan dilakukan hanya 3 minggu setelah Tesla melanjutkan sebagian produksinya di pabrik Shanghai pada 19 April 2022.

OTOMOTIF | 15 Mei 2022

Life Adventure, Mitsubishi Siap Jadi Teman Petualangan Hidup

Lewat konsep branding baru “Life Adventure”, Mitsubishi siap menjadi teman petualangan hidup pelanggannya.

OTOMOTIF | 10 Mei 2022

Ini Lima Langkah Jitu Mengemudi Hemat BBM, Yuk Simak

HIindari rem mendadak dan tidak akeselerasi spontan merupakan cara mengoptimalkan mengemudi hemat BBM.

OTOMOTIF | 3 Mei 2022

Tesla Tarik Kembali 48.000 Unit Mobil di Amerika Serikat

Tesla menarik kembali sekitar 48.000 unit kendaraan Model 3 Performance di Amerika Serikat (AS).

OTOMOTIF | 1 Mei 2022

Rantai Pasokan Terganggu, Ford Motor AS Rugi Rp 45 Triliun

Ford Motor menderita rugi bersih 3,1 miliar dolar AS atau setara Rp 45 triliun pada kuartal pertama 2022 akibat rantai pasokan terganggu.

OTOMOTIF | 30 April 2022

Mesin Mobil Overheat Saat Mudik, Ini yang Harus Dilakukan

Mesin mobil overheat adalah kondisi dimana suhu mesin terlalu tinggi jauh di atas suhu optimal mesin.

OTOMOTIF | 28 April 2022


TAG POPULER

# DNA Pro


# CPO


# PDSI


# SEA Games


# Hari Kebangkitan Nasional


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Shanghai Deteksi Kasus Infeksi Baru setelah 5 Hari Nol Covid

Shanghai Deteksi Kasus Infeksi Baru setelah 5 Hari Nol Covid

NEWS | 11 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings