"Belo Negoro", Hadiah Utama di Kustomfest 2018

Motor trike kustom bernama ‘Belo Negoro’ menjadi Lucky Draw dalam acara Indonesian Kustom Kulture Festival (Kustomfest) yang digelar pada Sabtu-Minggu (6-7/10) di Jogja Expo Center (JEC). ( Foto: Suara Pembaruan / Fuska Sani Evani )
Fuska Sani Evani / IDS Senin, 8 Oktober 2018 | 00:00 WIB

Yogyakarta - Gelaran Indonesian Kustom Kulture Festival (Kustomfest) yang digelar pada Sabtu-Minggu (6-7/10) di Jogja Expo Center (JEC) dilengkapi dengan undian Lucky Draw berupa motor Trike kustom bernama Belo Negoro. Imran Muslani (33), mahasiswa Teknik Mesin semester akhir Akprind asal Meulaboh Aceh Barat, berhasil memboyongnya.

Director Kustomfest, Lulut Wahyudi, mengungkapkan motor Belo Negoro terinspirasi dari Harley-Davidson Sportster Evolution yang dia temui saat bertandang ke Museum TNI Angkatan Udara Dirgantara Mandala.

Motor tersebut merupakan modifikasi berjenis Sportster Evolution, berwajah loreng hijau lumut dengan bahan jok laiknya kain tas ransel militer. Belo Negoro yang merupakan besutan tim Retro Classic Cycles dan seniman mural Jogja Helly KKK juga sarat dengan gaya tentara. Pada bagian tangki, ditampilkan gaya serupa moncong pesawat bergaya shark moon, hasil karya painter Danny Hacka dari Solo.

Lulut bercerita bahwa dirinya menciptakan motor tersebut terinspirasi dari patriotisme pahlawan Indonesia.

"Tema militer yang kuat pada Kustomfest tahun ini agar kita selalu ingat, Indonesia punya hero," katanya.

Belo Negoro memang terinspirasi dari pesawat Mustang P-51 yang digunakan pada masa Perang Dunia II. Pesawat itu saat ini dimuseumkan di Museum TNI Angkatan Udara Dirgantara Mandala Jogja.

Lulut menempatkan fork depannya lebih rebah 6 inci sehingga tampil sangar disertai dengan desain setang curved bar yang dipadukan dengan tangki model peanut. Gaya motor Harley-Davidson tipe Sportster Evolution tetap dipertahankan, dengan rekayasa engineering yang didukung craftmanship.

Kustomfest 2018 menghadirkan sebanyak 130 motor modifikasi terbaik dari para builder dengan mengangkat tema "Colour of Difference". Gelaran itu pun sukses menarik perhatian lebih dari 25.000 orang pengunjung. Ofisial Kustomfest 2018, Kikipea, mengatakan jumlah tersebut diperkirakan mengalami kenaikan hingga dua kali lipat dibanding tahun lalu.

Kustomfest tahun ini pun terasa lebih spesial dengan kehadiran pesawat kustom pertama yakni pesawat bersejarah milik TNI AU, RI-X WEL-1 setelah direstorasi. Aset bangsa yang telah dimuseumkan itu direstorasi dengan mesin motor Harley-Davidson. 



Sumber: Suara Pembaruan