Mitsubishi Gelar Program Lebaran Care Campaign

Mitsubishi Gelar Program Lebaran Care Campaign
Mitsubishi Xpander di Telkomsel IIMS 2019 ( Foto: istimewa )
Ridho Syukro / FER Kamis, 16 Mei 2019 | 16:26 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (PT MMKSI) menyambut mudik lebaran tahun ini dengan menghadirkan program 'Lebaran Care Campaign' pada 15 Mei- 15 Juni 2019 di seluruh dealer resmi Mitsubishi Motors dengan layanan 3S (Sales, Service, Spareparts).

Director of After Sales Division PT MMKSI, Eiichiro Hamazaki, mengatakan, sebagai salah satu bentuk komitmen perusahaan dalam memberikan layanan terbaik kepada pelanggan, pihaknya menghadirkan Lebaran Care Campaign dengan tujuan untuk memberikan kemudahan layanan purnajual dan pembelian spare parts melalui berbagai program menarik selama periode mudik tahun ini.

"Selama periode program Lebaran Care Campaign, Mitsubishi Motors telah mempersiapkan berbagai layanan untuk memudahkan para konsumen dalam melakukan mudik lebaran," kata Eiichiro dalam keterangan pers yang diterima Beritasatu.com, Kamis (16/5/2019).

PT MMKSI bekerjasama dengan dealer resmi kendaraan penumpang dan niaga ringan Mitsubishi Motors memberikan penawaran menarik berupa free general check-up kendaraan Mitsubishi selama periode kampanye berlangsung. Adapun program ini berlaku untuk model kendaraan penumpang maupun kendaraan niaga ringan Mitsubishi Motors.

Bagi konsumen yang melakukan perawatan kabin mobil dengan melakukan pembelian Anti-bacterial, Evaporator Cleaner, dan AC Filter akan medapatkan potongan harga sebesar 15 persen. Promo ini berlaku untuk kendaraan penumpang Mitsubishi Motors. Adapun program Cabin Care Package hanya berlaku di Posko Siaga Mitsubishi.

Bagi konsumen yang melakukan pembelian parts lebih dari Rp 600.000 akan mendapatkan voucher Oli 2 liter dan diskon Oil filter sebesar 20 persen untuk service selanjutnya.

"Voucher ini berlaku maksimal 6 bulan atau sampai 31 Desember 2019. Potongan harga hanya berlaku untuk biaya parts saja, belum termasuk biaya jasa dan ppn 10 persen," kata Eiichiro.



Sumber: Investor Daily