130 Keluarga Ikuti Mudik Bersama Daihatsu

130 Keluarga Ikuti Mudik Bersama Daihatsu
Marketing Planning Operation Support Departement Head PT Astra International-Daihatsu Sales Operation Tri Mulyono (memegang bendera) melepas peserta Daihatsu Sahabat Mudik 2019 di Sunter, Jakarta Utara, Minggu (26/5/2019). Tahun ini sebanyak 130 keluarga mengikuti mudik bersama Daihatsu. ( Foto: istimewa / istimewa )
Yuliantino Situmorang / YS Minggu, 26 Mei 2019 | 12:20 WIB

Jakarta, Beritasatu.com -  Daihatsu kembali menggelar kegiatan mudik bersama anggota klub Daihatsu dan jurnalis pengguna mobil Daihatsu dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1440 H. Kali ini, mudik bersama bertema “Daihatsu Sahabat Mudik 2019” itu diikuti 130 keluarga dari klub mobil Daihatsu dan jurnalis pengguna mobil Daihatsu.

“Kegiatan mudik bersama ini merupakan salah satu wujud apresiasi Daihatsu kepada para pengguna mobil Daihatsu,” ujar Customer Satisfication & Value Chain (CSVC) Division Head Astra Daihatsu Motor Budi Mahendra seusai melepas peserta mudik bersama di Astra Daihatsu Motor - Vehicle Logistic Center (VLC) di Jakarta, Minggu (26/5/2019).

Hadir pada kesempatan itu sejumlah manajemen Daihatsu seperti Marketing Director ADM Yuko Mochida, Domestic Marketing Division Head ADM Yasuharu Shimizu, dan Marketing Planning Operation Support Department Head PT Astra International-Daihatsu Sales Operation (AI-DSO) Tri Mulyono.

Keceriaan terlihat dari semangat dan antusiasme ratusan peserta mudik yang memenuhi pelataran luar VLC. Mereka siap dengan mobilnya masing-masing.

Menurut Budi, suasana mudik juga menjadi euforia tersendiri dan sesuatu yang paling ditunggu-tunggu bagi hampir seluruh masyarakat Indonesia.

Ia menjelaskan, peserta terdiri atas 114 keluarga Sahabat Klub dan 16 keluarga Sahabat Jurnalis. Tahun ini ada 13 klub mobil Daihatsu yang berpartisipasi. Mereka adalah, Daihatsu Taruna Club (DTC), Daihatsu Ayla Indonesia (DAI), Avanza Xenia Indonesia Club (AXIC), Calya Sigra Club (CALSIC), Gran Max Luxio Indonesia (MAXXIO), Taruna Owners (TO), Classy Charade Winner (C2W), Daihatsu Zebra Club (ZEC), Sirion Community (SIC), Terios Indonesia, All New Rush Terios Indonesia, Ceria Club Indonesia, dan Daihatsu Xenia Indonesia Club (DXIC).

Tiap peserta mendapatkan sejumlah hadiah dan suvenir, termasuk uang saku sebesar Rp 1,5 juta, dan makanan ringan untuk di perjalanan.

“Ini sebagai bekal agar perjalanan mudik para peserta beserta keluarga menjadi lebih aman, nyaman, dan menyenangkan,” tutur dia.

Budi menjelaskan, pihaknya rutin menggelar mudik bersama itu setiap tahun sejak 2009. Animonya sangat tinggi. Namun, tahun ini ada hal spesial yang digarap Daihatsu.

“Beda dengan tahun-tahun sebelumnya yang pesertanya dibuat terbuka, khusus tahun ini, kami buat kompetisi melalui pembuatan video pendek tentang Daihatsu. Pemenangnya berhak ikut mudik bersama ini,” papar dia.

Dijelaskan, dari 17 klub Daihatsu, ternyata hanya 13 klub yang mengikuti kompetisi tersebut.

Budi menambahkan, pihaknya bersyukur dan sangat antusias dapat menemani Sahabat Daihatsu pada bulan Ramadan tahun ini. Daihatsu juga siap menemani perjalanan mudik Sahabat dengan menyediakan 9 Posko Siaga Daihatsu (Merak, Cikampek KM57, Cipali KM 102A, Cirebon KM 207A, Alas Roban KM 379A, Salatiga KM 456A, Ngawi 575A, Jombang 678B, Tabanan di SPBU sebelah Lalanglinggah) pada 31 Mei-7 Juni 2019. Selain itu, Daihatsu juga menyediakann 46 Bengkel Siaga di seluruh Indonesia untuk mendukung pengguna Daihatsu memeriksa kendaraannya sebelum mudik.

Defensive Driving
Budi menjelaskan, sebelum melepas peserta mudik, Daihatsu juga memberikan tips dan trik bagaimana perjalanan pemudik bisa nyaman dan safety.

Kali ini, Daihatsu menghadirkan Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) Sony Susmana sebagai pembicara.
Tahun-tahun sebelumnya, Daihatsu memberikan pelatihan tentang safety driving bagaimana pengendara dan juga kendaraannya fit.

“Kini kita anggap pengendara dan kendaraan sudah fit, lalu apa lagi yang diperlukan? Makanya para peserta mudik bareng ini kami berikan pelatihan mengenai defensive driving, bagaimana mereka bisa mengenal lingkungannya saat berkendara,” tambah Budi.

Pada pelatihan singkat itu, Sony memaparkan bagaimana menerapkan defensive driving, sehingga mudik bisa menjadi lancar.
Menurut dia, defensive driving berbeda dengan safety driving.

“Kalau safety driving, lebih kepada bagaimana kita mengoperasionalkan kendaraan, sedangkan defensive driving lebih kepada bagaimana kita mengendalikan perilaku kita saat berkendara,” ujar dia.

Perilaku berkendara itu juga mencakup kewaspadaan pada lingkungan sekitar. Namun, dari semua itu, inti yang harus ada di pemudik adalah, mudik itu harus bahagia. Sehingga, perjalanan menjadi menyenangkan.

Ia memaparkan, ada lima hal utama dalam defensive driving yakni, pertama jaga mata. Pemudik harus memasang mata yang awal dari sekeliling, baik depan, samping dan belakang.

Kedua, commentary driving, di mana mengomentari hal-hal yang terjadi di lingkungan luar. Ketiga, menjaga jarak, dengan kendaraan di depan. Usahakan semaksimal mungkin tidak berada di depan mobil besar untuk menghindari tabrakan karena rem blong.

Keempat, jaga kecepatan kendaraan. Kelima, harus melihat dan dilihat. “Pastikan kita bisa melihat kondisi lingkungan dan sebaliknya, lingkungan bisa tahu kendaraan kita,” tambah dia.

Menurut Sony, kita memang tidak mungkin bisa menghindari kecelakaan, tetapi setidaknya dengan defensive driving, kita bisa menekan risiko kecelakaan.

Sementara itu, Tri Dharma salah satu peserta dari komunitas Avanza Xenia Indonesia Club (Axic) mengaku senang bisa kembali ikut kegiatan mudik bersama Daihatsu. Tahun ini, dia kembali terpilih setelah videonya menang kompetisi. Ia dan beberapa rekan satu klubnya membuat video berjudul AXIC Avenger Mudik Daihatsu 2019. Mereka berperan mirip tokoh di Avenger. Tri berperan sebagai Haji Tanos.

“Yang penting kita happy-happy, kumpul-kumpul bersama kawan-kawan di tempat cucian mobil saya di Pondok Kopi, dan jadilah video itu,” kata Tri.

Tahun lalu, Tri juga ikut mudik bersama Daihatsu. Namun, tahun ini lebih menarik karena dikemas dalam bentuk kompetisi.

“Kegiatan ini bagus, karena mempererat tali silaturahmi antara klub dan keluarga. Kami berharap ini rutin digelar tiap tahun,” kata Tri yang tahun ini akan mudik ke Solo dan Yogyakarta bersama keluarga.



Sumber: Suara Pembaruan