Kemhan Gunakan Mobil Esemka untuk Operasional

Kemhan Gunakan Mobil Esemka untuk Operasional
Sejumlah mobil pickup terparkir di halaman pabrik mobil Esemka di Sambi, Boyolali, Jawa Tengah, 22 Oktober 2018. ( Foto: Antara / Aloysius Jarot Nugroho )
Robertus Wardi / YUD Selasa, 15 Oktober 2019 | 16:48 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Pertahanan (Kemhan) menjadi satu-satunya kementerian yang sudah melakukan pembelian mobil Esemka. Ada 10 unit mobil Esemka yang dibeli pada tahap awal. Ke depan, Kemhan akan lebih banyak lagi menggunakan mobil produksi dalam negeri tersebut.

"Nanti dipakai untuk mobilitas barang. Akan digunakan Satuan Kerja (Satker) di daerah-daerah," kata Sekjen Kemhan Laksamana Madya TNI Agus Setiadji saat menerima 10 mobil tersebut di kantor Kemhan, Jakarta, Selasa (15/10/2019).

Ia menjelaskan pembelian mobil tersebut sebagai bukti kecintaan dan dukungan Kemhan terhadap produksi anak bangsa. Bagi Kemhan, setiap produk yang menggunakan komponen lokal lebih banyak menjadi prioritas dalam pengadaan barang.

"Kita patut bangga dengan hasil ini," ujar Agus.

Sebagaimana diketahui, Presiden Joko Widodo meresmikan peluncuran Esemka Bima sekaligus pabrik PT Solo Manufaktur Kreasi (SMK) di Desa Demangan, Kecamatan Sambi, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah pada bulan September lalu. PT SMK sudah bersiap memulai produksi massal kendaraan. Pada tahun pertama, PT SMK akan memproduksi sebanyak 3.500 unit pick up Bima dengan kapasitas produksi total sebesar 12.000 unit per tahun.

Pekan lalu, Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Udara membeli 35 unit mobil Bima jenis Pikap 1.300 CC untuk menunjang kinerja di lapangan. 



Sumber: Suara Pembaruan