Mei, Penjualan Mobil Anjlok 95,8%

Mei, Penjualan Mobil Anjlok 95,8%
Sebuah truk mengangkut sejumlah mobil baru di Jakarta, Kamis, 14 Mei 2020. (Foto: Beritasatu Photo / Ruht Semiono)
Herman / YUD Senin, 15 Juni 2020 | 17:33 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Industri otomotif merupakan salah satu sektor yang paling terpukul dengan dengan adanya pandemi Covid-19. Bahkan pada Mei 2020, penjualan mobil (wholesales) anjlok hingga 95,8% dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dihimpun PT Astra International Tbk, penjualan mobil pada Mei 2020 hanya 3.551 unit, sedangkan pada Mei 2019 tercatat 84.109 unit. Angka ini juga merupakan yang terendah sepanjang 2020. Pada Januari 2020, penjualannya mencapai 80.435 unit, Februari 2020 79.645 unit, Maret 2020 76.811 unit, dan April 2020 7.868 unit.

Secara kumulatif, penjualan periode Januari – Mei 2020 baru mencapai 248.310 unit, turun 41,2% dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya yang mencapai 422.497 unit. Gaikindo sendiri pada tahun ini telah merevisi target penjualan dari sebelumnya 1.050.000 unit menjadi 600.000 unit.

Dari total penjualan 248.310 unit tersebut, Astra menguasai 54% pangsa pasar dengan total penjualan sebanyak 134.649 unit. Untuk pasar ini, Astra memiliki lima merek, yaitu Toyota, Daihatsu, Isuzu, UD Truck dan Peugeot.

Penjualan tertinggi Astra sepanjang Januari – Mei 2020 masih ditopang oleh Toyota yang berhasil terjual 78.483 unit. Daihatsu memberi kontribusi terbanyak kedua bagi Astra dengan penjualan 49.443 unit, disusul Isuzu 6.414 unit, UD Truck 197 unit, dan Peugeot 112 unit.

Sedangkan untuk merek non Astra seperti Honda, penjualannya 37.502 unit, Mitsubishi 35.589 unit, Suzuki 26.031 unit, Nissan 2.145 unit, dan penjualan gabungan merek lainnya anggota Gaikindo sebanyak 12.394 unit.



Sumber: BeritaSatu.com