Peralihan Penggunaan Kendaraan Listrik Diharapkan Berlangsung Alami
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Peralihan Penggunaan Kendaraan Listrik Diharapkan Berlangsung Alami

Jumat, 15 Oktober 2021 | 18:45 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Jakarta, Beritasatu.com– Peralihan penggunaan kendaraan listrik (low carbon emission vehicle/LCEV) dari sebelumnya kendaraan berbahan bakar fosil bisa berlangsung alami baik dari sisi masyarakat maupun industri. Contohnya dahulu masyarakat Indonesia menggunakan mobil bertransmisi manual, tetapi untuk mengenalkannya ke transmisi otomatis dilakukan edukasi oleh agen pemegang merk (APM) secara alamiah sampai akhirnya mereka beralih sendiri.

"Begitu juga dengan EV (electric vehicle) ini mungkin bisa dilakukan dengan pendekatan transisi secara alamiah,” ujar Ketua V Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Shodiq Wicaksono dalam webinar ‘Quo Vadis Industri Otomotif Indonesia di Era Elektrifikasi’ secara daring, Jumat (15/10/2021).

Ia menilai strategi peralihan secara alamiah terbukti berhasil dalam upaya menurunkan emisi karbon melalui produksi low cost green car (LCGC) pada 2013 lalu. “Sampai saat ini kontribusi LCGC terhadap total penjualan kendaraan nasional bisa bertahan di angka 20%. Jadi memang stepping menuju pure EV itu perlu dilakukan secara alamiah,” jelas Shodiq.

Seperti diketahui sebelum industri nasional bisa memproduksi baterai kendaraan listrik sendiri, ada dua teknologi lain yang bisa dijadikan tahapan menuju kendaraan listrik murni (battery electric vehicle/BEV), yaitu HEV (hybrid electric vehicle) dan PHEV (plug-in hybrid electric vehicle). “Seberapa cepat kita bisa menuju BEV tergantung kesiapan para stakeholder. Kalau baterai kendaraan listrik yang murah bisa tersedia dengan cepat, dan insentif pembelian atau penjualan BEV bisa diberikan dengan baik,” kata Shodiq.

Gaikindo mencatat ada beberapa tantangan apabila Indonesia tidak melalui tahapan alamiah menuju BEV yakni harga jual BEV di Indonesia tergolong mahal sekitar Rp 600 juta. “Sementara daya beli masyarakat masih di bawah Rp 300 juta. Ada gap Rp 300 juta yang perlu diperhatikan. Kalau ada teknologi baterai yang bisa cepat diproduksi di dalam negeri dengan lebih murah dan efisien, maka harga EV akan lebih murah karena sekitar 40-60% harga mobil listrik itu berasal dari baterai,” tegasnya.

Ketua Umum Gabungan Industri Alat Mobil dan Motor (GIAMM), Hamdhani Dzulkarnaen Salim memperkirakan sekitar 47% perusahaan komponen yang menjadi anggota asosiasinya akan terdampak kebijakan kendaraan listrik. “Terutama perusahaan yang memproduksi mesin dan ribuan komponen, kemudian produsen transmisi, tangki dan filter BBM serta oli, sampai exhaust valve pasti akan terpengaruh,” tegas Hamdhani.

Pengembangan kendaraan listrik di Indonesia menurut Hamdhani mau tidak mau membuat anggota GIAMM menggelontorkan investasi yang tidak sedikit. “Untuk bisa melakukan itu, kami perlu partner di bidang teknologi kendaraan listrik. Sementara kalau diperhatikan, pabrikan otomotif contohnya Toyota, Hyundai, Tesla, dan Nissan itu mereka justru memiliki pabrik baterai sendiri. Buat kami, ini menjadi tantangan,” jelasnya.

Dosen Desain Produk Intitut Teknologi Bandung (ITB), Yannes Martinus Pasaribu menilai, pemerintah memegang peranan penting dalam menuukseskan program kendaraan listrik untuk menekan emisi karbon itu. Menurut Yannes, Indonesia memiliki potensi besar menjadi negara kaya karena menguasai 23% cadangan nikel dunia ditambah memiliki sumber daya elemen penyusun baterai litium. Apabila seluruhnya dipergunakan sebagai modal mendirikan industri baterai nasional, maka bukan tidak mungkin pada 2030 mendatang Indonesia bisa menjadi negara produsen baterai kendaraan listrik terbaik di ASEAN.

Dalam kata sambutannya Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita menggaris bawahi meningkatnya kebutuhan baterai kendaraan listrik akan mendukung peran strategis Indonesia dalam rantai pasok global industri kendaraan listrik. Hal ini karena posisi Indonesia sebagai pemilik cadangan nikel terbesar di dunia, serta masih tingginya cadangan bahan baku primer lainnya seperti cobalt, mangan, dan aluminium.

Ia mencatat saat ini ada sembilan perusahaan yang telah siap mendukung industri baterai; lima perusahaan penyedia bahan baku baterai, dan empat perusahaan produsen baterai.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Detik-detik Sean Bantu Bamsoet Keluar dari Mobil Terbalik

Bamsoet mengungkap detik-detik pembalap Sean Gelael membantunya keluar dari mobil yang terbalik.

OTOMOTIF | 28 November 2021

Kemenperin Dorong Mercedes Jadikan Indonesia Basis Ekspor

Kementerian Perindustrian mendorong Mercedes Benz untuk menjadikan Indonesia sebagai salah satu basis ekspor untuk pasar global

OTOMOTIF | 28 November 2021

Mini Jeep Listrik Ini Ramaikan Indonesia Auto Modified

Pengunjung pameran Indonesia Auto Modified (IAM) 2021 antusias pada produk Gelis Mini Jeep EV.

OTOMOTIF | 28 November 2021

IMI-Kemenparekraf Dorong Legalitas Kendaraan Modifikasi

Bamsoet mengatakan Kemenparekraf akan memasukan sektor modifikasi otomotif dalam peraturan pemerintah yang sedang disusun sebagai turunan dari UU Nomor 24/2019.

OTOMOTIF | 27 November 2021

Andalan Motor Buka Dealer Hyundai di Kota Bogor

Andalan Motor membuka dealer Hyundai Sholeh Iskandar di Jalan Sholeh Iskandar Nomor 8, Cibadak, Tanah Sereal, Kota Bogor, Jawa Barat.

OTOMOTIF | 26 November 2021

Gelis Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik dan Bisnis UMKM

PT Solar Panel Indonesia, produsen kendaraan listrik merek Gelis (gerobak listrik) mendukung upaya pemerintah mempercepat ekosistem kendaraan listrik.

OTOMOTIF | 25 November 2021

Pengembangan Mobil Listrik di Indonesia Butuh Akselerasi

Indonesia perlu melakukan akselerasi ekosistem kendaraan listrik mengingat cepatnya pengembangan yang dilakukan negara lain di ASEAN.

OTOMOTIF | 24 November 2021

Bkleen Senang Bisa Dukung Kesuksesan GIIAS 2021

Bekleen yang bergerak dalam kebutuhan new normal digandeng untuk menjadi official safety protocol partner GIIAS 2021.

OTOMOTIF | 23 November 2021

Astra Catat Transaksi Rp 830 M di GIIAS 2021

Astra Financial & Logistic mencatatkan transaksi total lebih dari Rp 830 miliar dalam pameran GIIAS 2021.

OTOMOTIF | 21 November 2021

Akademisi Turut Berperan Bangun Ekosistem Kendaraan Listrik

Untuk membangun ekosistem kendaraan listrik perlu peran besar dari universitas dan alumninya yang tersebar di seluruh sektor.

OTOMOTIF | 20 November 2021


TAG POPULER

# Aturan Perjalanan Dalam Negeri


# Fadel Muhammad


# Umrah


# Reuni 212


# Omicron



TERKINI
Kuasa Hukum: Rizieq Syihab Dukung Reuni 212 dari Penjara

Kuasa Hukum: Rizieq Syihab Dukung Reuni 212 dari Penjara

MEGAPOLITAN | 2 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings