Tak Sekadar Mahir, Ini Syarat Penting Aman Berkendara
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Tak Sekadar Mahir, Ini Syarat Penting Aman Berkendara

Rabu, 17 November 2021 | 17:34 WIB
Oleh : Herman / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Manajer Safety Riding PT Astra Honda Motor (AHM) Johannes Lucky mengungkapkan, untuk menjaga keselamatan saat berkendara, hal yang paling penting adalah kemampuan memprediksi bahaya, bukan sekadar pengoperasian sepeda motor atau penggunaan fitur-fitur keselamatan.

Kecelakaan sendiri disebabkan oleh tiga faktor utama. Pertama, karena faktor manusia mulai dari kemampuan berkendara hingga kondisi fisik dan emosi. Kedua, faktor dari sisi kendaraan, misalnya ada kerusakan fungsi atau modifikasi yang tidak sesuai ketentuan. Ketiga faktor lingkungan sekitar seperti kondisi jalan, cuaca, atau pengendara lain.

“Banyak studi yang menyatakan manusia menjadi faktor utama penyebab kecelakaan. Selain butuh kemampuan berkendara, pengalaman dan sebagainya, ada hal penting yang mesti diperbaiki dari sisi manusia, yaitu sensitivitas terhadap bahaya," kata Lucky dalam acara diskusi media yang digelar AHM secara daring, Rabu (17/11/2021).

Lucky menjelaskan, ketika melihat ada kecelakaan di jalan raya, mungkin saja korban kecelakaan tersebut sudah tahu cara berkendara dan paham rambu-rambu. "Tetapi karena tidak sensitif terhadap bahaya, akhirnya menganggap angin lalu hingga kemudian mengalami kecelakaan,” jelasnya.

Pada saat berkendara, Lucky mengatakan ada tiga siklus yang terjadi pada manusia. Pertama proses identifikasi kondisi jalan dan lingkungan sekitar. Tahap selanjutnya adalah melakukan pengambilan keputusan langkah yang akan diambil, misalnya menambah atau mengurangi kecepatan, mengerem, dan sebagainya. Tahap berikutnya adalah melaksanakan keputusan tersebut atau pengoperasian.

“Siklus ini terus berputar pada saat kita berkendara. Identifikasi, ambil keputusan, kemudian pengoperasian. Saat edukasi berkendara, selama ini banyak yang hanya fokus di aspek pengoperasian. Padahal kemampuan identifikasi juga perlu ditingkatkan. Justru selama ini kesalahan di fase identifikasi yang lebih banyak terjadi. Kalau identifikasi salah, keputusan yang diambil salah, sehingga pengoperasiannya pun salah,” papar Lucky.

Selama proses identifikasi, yang dilakukan pengendara adalah melihat apa saja objek yang ada di sekitarnya. Selain itu, identifikasi juga perlu interpretasi. “Artinya ketika melihat sebuah objek, mereka sudah harus bisa mengartikan kemungkinan-kemungkinannya, misalkan kenapa ada kendaraan yang memperlambat lajunya, ada angkot yang berhenti, atau hal-hal lain. Dari objek-objek ini kemudian ditafsirkan, ini artinya apa,” ujarnya.

Ketika pengendara memiliki sensitivitas yang tinggi, mereka akan lebih tanggap terhadap ancaman bahaya. Misalnya dari identifikasi objek di sekitarnya diprediksi ada pejalan kaki yang menyebrang, mereka akan mengurangi kecepatan dan menjaga jarak dengan kendaraan di depan. Pengoperasian rem juga berdasarkan prediksi bahaya.

Sebaliknya, seseorang yang memiliki sensitivitas rendah akan lebih dekat dengan bahaya. Pengereman dilakukan mendadak atau berhenti sebelum menabrak pejalan kaki karena pengoperasian rem baru dilakukan setelah mendeteksi bahaya.

“Dari dua pendekatan ini, orang yang nyaris menabrak ini mengoperasikan rem ketika mendeteksi bahaya, artinya sudah melihat ada bahaya baru dia ngerem. Sedangkan yang punya sensitivitas tinggi mengoperasikan rem berdasarkan prediksi. Meskipun belum pasti terjadi, dia mengoperasikan remnya untuk menghindari kemungkinan terlibat di kecelakaan. Sensitivitas yang tinggi inilah yang perlu terus kita tingkatkan,” ujar Lucky.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Andalan Motor Resmikan Flagship Showroom Hyundai Mampang

Andalan Motor mengawali tahun 2022 dengan meresmikan pembukaan dealer ketujuh Hyundai, yakni Hyundai Mampang, Jakarta.

OTOMOTIF | 27 Januari 2022

Ini Strategi Mitsubishi Fuso Tetap Jadi Market Leader di 2022

PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) sebagai distributor resmi Mitsubishi Fuso menargetkan kembali menjadi market leader kendaraan niaga di tahun 2022.

OTOMOTIF | 26 Januari 2022

Mitsubishi Fuso Targetkan Pangsa Pasar 48% untuk 2022

PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) sebagai distributor resmi kendaraan niaga Mitsubishi Fuso menargetkan 48% pasar kendaraan niaga pada 2022.

OTOMOTIF | 26 Januari 2022

Moladin Raih Pendanaan US$ 42 Juta dari Sequoia dan Northstar

Moladin, platform mobil bekas mengumumkan pendanaan seri A sebesar US$ 42 juta yang dipimpin Sequoia Capital India dan Northstar Group.

OTOMOTIF | 25 Januari 2022

Tanpa Insentif PPnBM, Mitsubishi Tetap Optimistis Jualan Xpander

PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) tetap optimistis dengan penjualan Xpander, karena faktor X yang membuatnya tetap dicari konsumen.

OTOMOTIF | 25 Januari 2022

Pasokan Naik, Pasar Mobil Bekas Diprediksi Makin Membaik

OLX Autos memperkirakan pasar mobil bekas pada tahun ini akan tumbuh 2% hingga 3%, didorong oleh pulihnya industri otomotif dan perekonomian dalam negeri.

OTOMOTIF | 25 Januari 2022

Optimistis Tumbuh Double Digit, Dharma Polimetal Siapkan Strategi

PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) pada 2022 menargetkan pertumbuhan kinerja hingga double digit atau sekitar 20% dibandingkan capaian pada tahun 2021.

OTOMOTIF | 25 Januari 2022

Street Race Akan Digelar di Tiga Wilayah Penyangga Jakarta

Polda Metro Jaya telah menyiapkan tiga lokasi balap jalanan atau street race di tiga wilayah penyangga Ibu Kota.

OTOMOTIF | 24 Januari 2022

Menhub Dorong Perusahaan Produksi Motor Listrik

Menhub mendorong agar perusahaan produksi kendaraan bermotor untuk menggunakan bahan ramah lingkungan yakni berbasis motor listrik.

OTOMOTIF | 24 Januari 2022

Ini Keunggulan Transmisi CVT pada Mitsubishi New Xpander

Mitsubishi New Xpander menawarkan berbagai kelebihan dari transmisi CVT (Continous Variable Transmission).

OTOMOTIF | 23 Januari 2022


TAG POPULER

# Edy Mulyadi


# JKN-KIS


# Presidential Threshold


# Omicron


# Wiyanto Halim



TERKINI
Moduit Siapkan Produk Investasi Alternatif pada 2022

Moduit Siapkan Produk Investasi Alternatif pada 2022

EKONOMI | 4 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings