Logo BeritaSatu

Akselerasi Kendaraan Listrik Faktor Penting Capai Net Zero Carbon

Kamis, 18 November 2021 | 18:39 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Jakarta, Beritasatu.com- Komitmen Indonesia mengejar net zero carbon 2060 sangat bergantung pada keberhasilan masyarakat beralih dari kendaraan berbasis bahan bakar minyak (BBM) menjadi listrik.

Pengamat energi Universitas Gadjah Mada (UGM) Tumiran mengatakan, peran sektor kelistrikan berfungsi mendorong aktivitas ekonomi sekaligus mendukung geliat industri nasional. "Kaitannya dengan transisi energi, peningkatan demand listrik punya peran strategis dalam target carbon neutral 2060," kata dia dalam keterangan tertulisnya Kamis (18/11/2021).

Dia mengatakan program transisi energi idealnya didukung dari sisi hilir atau peningkatan demand. Jika permintaan mendukung, sisi hulu lebih mudah beralih. Salah satu ceruk demand yang dapat dimanfaatkan datang dari sektor transportasi. Pasalnya, kontribusi emisi CO2 dari sektor tersebut sangat besar. Untuk itu, dengan adanya transisi kendaraan berbasis bahan bakar minyak menjadi kendaraan listrik, upaya mereduksi emisi CO2 secara besar-besaran dapat dilakukan. "Kalau sektor transportasi emisinya direduksi, sementara sumber listriknya berasal dari EBT (energi baru terbarukan), maka target pemerintah terkait net zero carbon lebih realistis untuk dicapai," ujarnya.

Komitmen pemerintah dalam net zero carbon pada 2060, lanjut Tumiran, patut diapresiasi. Hanya saja, implementasi program di lapangan perlu menyelaraskan kebutuhan badan usaha dalam hal ini PLN. "Pembangkit EBT struktur biayanya tinggi. Makanya, kita mendukung PLN sebagai ujung tombak transisi energi dengan memastikan implementasi mobil listrik, kompor induksi, dan sebagainya lebih massif," tambahnya.

Tak hanya itu, beralihnya masyarakat dari kendaraan BBM ke listrik juga akan menekan impor BBM. Berdasarkan roadmap yang disusun Kementerian ESDM, potensi jumlah kendaraan listrik di Indonesia pada 2030 mencapai 2,2 juta mobil listrik dan 13 juta motor listrik dengan 31.859 unit SPKLU. Jumlah kendaraan listrik ini diharapkan bisa menekan impor BBM sekitar 6 juta kiloliter pada tahun tersebut.

Selain mampu mereduksi emisi, berhasilnya program kendaraan listrik juga akan memangkas pengeluaran konsumen dari sisi biaya energi. Mengutip keterangan resmi PLN, dari sisi penghematan, pengendara mobil listrik hanya perlu merogoh kocek Rp 10.000 saja untuk menempuh jarak 72 kilometer (km). Jika dibandingkan dengan bahan bakar minyak (BBM), maka dengan jarak tempuh 72 kilometer, masyarakat harus merogoh kocek sekitar Rp 60.000 dengan asumsi harga BBM, Rp 9.000 per liter.

Selain mendukung terbentuknya ekosistem kendaraan listrik, PLN telah mencanangkan peta jalan yang komprehensif menuju NDC 2030 dan neutral carbon 2060.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Daihatsu Awali Kuartal II dengan Kenaikan Penjualan 41,8%

Mengawali kuartal II, Daihatsu kembali bukukan penjualan Januari–April 2022 dengan capaian positif dengan meningkatnya penjualan ritel.

OTOMOTIF | 23 Mei 2022

Kalahkan AS dan Jepang, Indonesia Pasar Terbesar Mitsubishi

Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) mengumumkan total penjualan 114.265 unit untu tahun fiskal 2021, terbesar dalam skala global.

OTOMOTIF | 23 Mei 2022

Penjualan Daihatsu hingga April 2022 Cetak Market Share 19,5%

Hingga April 2022, Daihatsu berhasil menjual lebih dari 62.000 unit. Pada sisi marketshare, Daihatsu mengalami kenaikan sebesar 2,4% menjadi 19,5%.

OTOMOTIF | 23 Mei 2022

Mandalika Track Day 2022: Tim DS Garage Curi Perhatian di Drift Show

Tim DS Garage-Aparthouse Indonesia yang mengusung drifter Danny Ferdito dan Demas Agil sebagai ujung tombak, mencuri perhatian di Mandalika Track Day 2022.

OTOMOTIF | 22 Mei 2022

Anindya: Indonesia Akan Jadi Sentra Manufaktur EV Regional

Pengusaha Anindya menyatakan Indonesia akan menjadi sentra untuk manufaktur kendaraan listrik (electric vehicle/EV) regional.

OTOMOTIF | 16 Mei 2022

Lamborghini Jajaki Versi Listrik dari SUV Urus, Kapan?

Lamborghini Urus yang merupakan salah satu SUV paling bertenaga dilaporkan akan hadir dalam versi listrik penuh.

OTOMOTIF | 16 Mei 2022

Sampai Kapan Elon Musk Jadi Bos Tesla? Cek Penjelasannya

CEO Tesla, Elon Musk mengatakan tetap memimpin perusahaan mobil listrik itu selama dirinya "masih diperlukan".

OTOMOTIF | 16 Mei 2022

Mercedes Benz Recall 300.000 SUV karena Masalah Rem

Mercedes Benz menarik (recall) lebih dari 292.000 unit SUV GL, ML, dan R-Class model tahun 2006 hingga 2012 karena masalah pada komponen rem.

OTOMOTIF | 15 Mei 2022

Produksi Tesla di Shanghai Terhenti karena Masalah Pasokan

Penangguhan dilakukan hanya 3 minggu setelah Tesla melanjutkan sebagian produksinya di pabrik Shanghai pada 19 April 2022.

OTOMOTIF | 15 Mei 2022

Life Adventure, Mitsubishi Siap Jadi Teman Petualangan Hidup

Lewat konsep branding baru “Life Adventure”, Mitsubishi siap menjadi teman petualangan hidup pelanggannya.

OTOMOTIF | 10 Mei 2022


TAG POPULER

# BRI Majalengka


# Perumahan Pantai Mutiara


# UU PPP


# UAS


# Harga CPO


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Kapal Migran Tenggelam di Tunisia, 75 Orang Hilang

Kapal Migran Tenggelam di Tunisia, 75 Orang Hilang

NEWS | 9 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings