Logo BeritaSatu

Harga Jual Jadi Tantangan Utama Mobil Listrik di Indonesia

Kamis, 11 Agustus 2022 | 18:18 WIB
Oleh : Herman / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Yohannes Nangoi mengungkapkan, masih minimnya penjualan kendaraan listrik di Indonesia salah satunya disebabkan oleh harga jual mobil listrik yang masih tinggi dibandingkan mobil dengan teknologi internal combustion engine (ICE).

"Masalahnya, mobil listrik itu dari segi harga memang belum terjangkau. Bukan tidak bisa, tapi kan segmennya di atas. Kalau nanti ada kendaraan listrik yang harganya seperti mobil yang sekarang laku keras sekitar Rp 250 juta hingga Rp 300 juta, pasti mobil listrik akan banyak dibeli orang," kata Nangoi di pameran GIIAS 2022 di ICE BSD City, Tangerang, Kamis (11/8/2022).

Dipasarkannya mobil listrik Wuling Air ev dengan harga mulai Rp 238 juta diharapkan Nangoi bisa semakin menggairahkan pasar mobil listrik di Indonesia. "Kita lihat nanti, apakah modelnya cocok, sesuai keinginan masyarakat. Kalau iya, pasti penjualannya bisa oke," kata Nangoi.

Terkait harapan dukungan dari pemerintah dalam pengembangan mobil listrik, Nangoi mengatakan sudah cukup banyak dukungan yang diberikan pemerintah, mulai dari PPnBM 0%, bea balik nama nol, hingga bebas aturan ganjil-genap.

"Kendaraan listrik itu memang dari sananya biaya produksinya mahal. Pemerintah kan tidak bisa memberikan subsidi terus. Hari ini kita tidak bisa mengharapkan pemerintah memberikan subsidi," kata Nangoi.

Harga Jual Jadi Tantangan Utama Mobil Listrik di Indonesia
Wuling Motors (Wuling) meluncurkan mobil listrik Air ev secara global dalam pembukaan pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2022, di ICE BSD City, Tangerang, 11 Agustus 2022.

Untuk menekan biaya produksi mobil listrik, kuncinya menurut Nangoi adalah menggunakan lebih banyak komponen dalam negeri.

"Kita menyambut baik ada pabrik baterai mobil listrik. Mudah-mudahan kalau pabrik ini sudah bisa beroperasi, baterainya itu harganya bisa lebih murah dari yang sekarang. Itu harapan kita, jadi makin banyak komponen dalam negeri yang dipakai, harapannya biaya produksinya bisa turun," kata Nangoi.

Terkait rencana pemerintah untuk mengadopsi kendaraan listrik secara penuh mulai 2040, Nangoi belum bisa memprediksi bagaimana nantinya nasib kendaraan ICE.

"Ini kan masih lama, kita tunggu saja. Ini kan alamiah. Kalau nanti masyarakat sudah sanggup beli mobil listrik, lama kelamaan yang ICE kan tidak laku. Kalau tidak laku, pastinya para produsen tidak akan produksi lagi yang ICE," kata Nangoi.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Kenalkan Alessa, PPM Ramaikan Pasar Motor Listrik Nasional

PT Pintar Pilih Motor (PPM) mempraktikan model bisnis dan investasi yang sustainable, melalui pendistribusian dan penjualan motor listrik Alessa.

OTOMOTIF | 5 Oktober 2022

Dorong Transisi Energi, GEM Gelar Pameran Kendaraan Listrik

Pameran EV Indonesia 2022 dapat mendorong pertumbuhan produsen dan perakitan kendaraan listrik di Indonesia.

OTOMOTIF | 3 Oktober 2022

Kuartal III, Pengiriman Kendaraan Tesla Capai 343.000

Produsen kendaraan listrik Tesla merilis angka produksi dan pengiriman kendaraan listrik kuartal ketiga 2022.

OTOMOTIF | 3 Oktober 2022

Ferrari Produksi Mobil Sport yang Tak Mungkin Dimiliki Cristiano Ronaldo

Ferrari memproduksi mobil sport yang Cristiano Ronaldo pun tak mungkin memilikinya karena hanya dibuat satu unit.

OTOMOTIF | 29 September 2022

Ditopang Sigra, Penjualan Ritel Daihatsu Tumbuh 38%

Penjualan ritel Daihatsu hingga Agustus 2022 tercatat sebanyak 123.584 unit, atau naik sekitar 38% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

OTOMOTIF | 28 September 2022

Ini Syarat Indonesia Bisa Punya Kendaraan Listrik Harga Ekonomis

Untuk menciptakan kendaraan listrik yang lebih ekonomis dibutuhkan baterai yang murah, motor buatan dalam negeri, dan stasiun pengecasan yang banyak.

OTOMOTIF | 28 September 2022

Toyota Siap-siap Produksi Kendaraan Hybrid di Indonesia

PT Toyota Astra Motor (TAM) menyampaikan akan segera memproduksi kendaraan jenis hybrid di Indonesia.

OTOMOTIF | 28 September 2022

Toyota Motor Corp Siapkan 35 Kendaraan Listrik di 2030

Toyota Motor Corporation (TMC) akan menghadirkan 35 kendaraan listrik dengan merek Toyota dan Lexus secara global pada 2030.

OTOMOTIF | 28 September 2022

Honda Segarkan Tampilan Vario 125, Ini Wujud Barunya

PT Astra Honda Motor (AHM) menyegarkan tampilan skutik New Honda Vario 125 melalui sentuhan desain sporty.

OTOMOTIF | 26 September 2022

Fitur di New Xpander Cross Ini Bantu Pengguna Hemat BBM

Fitur cruise control yang ada di Mitsubishi Xpander dan New Xpander Cross masih perlu intervensi pengemudi untuk penggunaannya.

OTOMOTIF | 26 September 2022


TAG POPULER

# Mamat Alkatiri


# Lesti Kejora


# Timnas U-17


# Formula E


# Tragedi Kanjuruhan


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
259 Saham Naik, IHSG Menguat 11 Poin ke 7.086 di Sesi Siang

259 Saham Naik, IHSG Menguat 11 Poin ke 7.086 di Sesi Siang

EKONOMI | 8 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings