Copyright © 2023 BeritaSatu
Allright Reserved

Waspada, Mobil Listrik Bisa Terbakar jika Terendam Air Laut!

Minggu, 16 Oktober 2022 | 13:26 WIB
Oleh : Faisal Maliki Baskoro / FMB
Tesla menarik kembali puluhan ribu unit Model 3 Performance karena masalah speedometer.

Florida, Beritasatu.com - Mobil listrik yang terendam air laut bisa terbakar. Hal ini terbukti di Florida setelah dilanda Badai Ian, yang membanjiri sebagian negara bagian itu bulan lalu.

Pejabat Florida kini sedang mencari jawaban. Pada Kamis (13/10/2022), Senator AS Rick Scott menulis tentang masalah ini kepada Departemen Transportasi dan produsen kendaraan listrik. Dalam sebuah surat yang ditujukan kepada Menteri Transportasi Pete Buttigieg, Scott menulis:

"Selain kerusakan yang disebabkan oleh badai itu sendiri, banjir air laut di beberapa wilayah pesisir memiliki konsekuensi destruktif lebih lanjut setelah Badai Ian dengan menyebabkan baterai lithium ion di kendaraan listrik (EV) yang tergenang secara spontan terbakar. Ancaman yang muncul ini telah memaksa departemen pemadam kebakaran setempat untuk mengalihkan sumber daya dari pemulihan badai untuk mengendalikan dan menahan kebakaran berbahaya ini. Kebakaran mobil dari kendaraan listrik telah terbukti sangat berbahaya dan berlangsung dalam waktu lama, dan dalam banyak kasus membutuhkan waktu hingga enam jam untuk padam. Yang mengkhawatirkan, bahkan setelah kebakaran mobil dipadamkan, api dapat menyala kembali dalam sekejap. Sayangnya, beberapa rumah Florida yang selamat dari Badai Ian, kini telah hilang karena kebakaran yang disebabkan oleh EV yang kebanjiran."

Scott meminta panduan atau protokol kepada Buttigieg dan produsen EV terkait kebakaran yang disebabkan EV.

Jimmy Patronis, Chief Financial Office Florida dan marshall pemadam kebakaran negara bagian, mengatakan, "Berdasarkan pengalaman saya, Barat Daya Florida memiliki populasi EV yang cukup besa, dan jika EV tersebut tertinggal, terkena gelombang badai, dan didiamkan di garasi, ada risiko kebakaran.”

Dia mencatat bahwa, berdasarkan penelitiannya, "banyak panduan tentang kendaraan yang terendam tidak membahas risiko spesifik terkait dengan paparan EV ke air laut." Dia menambahkan bahwa awal bulan ini, "Saya bergabung dengan Pemadam Kebakaran Collier Utara ... dan melihat dengan mata kepala sendiri sebuah EV terus menyala, dan terus menyala kembali, meskipun tim pemadam menyiram kendaraan dengan puluhan ribu galon air."

Di Twitter, Patronis membagikan video petugas pemadam kebakaran yang mencoba memadamkan Tesla yang terbakar. Dia menulis dalam tweet, “Ada banyak EV yang dinonaktifkan dari Ian. Saat baterai itu terkorosi, kebakaran mulai terjadi. Itu adalah tantangan baru yang belum pernah dihadapi petugas pemadam kebakaran kami sebelumnya. Setidaknya dalam skala seperti ini.”

Hasil pengujian khusus perendaman air laut menunjukkan bahwa jembatan garam dapat terbentuk di dalam baterai dan menyediakan jalur untuk korsleting dan pemanasan sendiri. Hal ini dapat menyebabkan penyalaan api. Seperti bentuk degradasi baterai lainnya, periode waktu untuk transisi ini dari pemanasan ke penyalaan api dapat sangat bervariasi.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: Fortune.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI