Bank BUMN Danai BW Plantation Rp 520 Miliar
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Bank BUMN Danai BW Plantation Rp 520 Miliar

Rabu, 7 Januari 2015 | 09:52 WIB
Oleh : Antonia Timmerman / WBP

Jakarta – Sebanyak tiga bank badan usaha milik negara (BUMN) mengucurkan pinjaman sebesar Rp 520 miliar kepada PT BW Plantation Tbk (BWPT).

Tiga bank tersebut yaitu PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI).

Direktur Keuangan dan Sekretaris Perusahaan Kelik Irwantoro mengatakan, dana pinjaman akan dipakai untuk memenuhi 40 persen belanja modal (capital expenditure/capex) BW Plantation yang dianggarkan Rp 1,3 triliun pada tahun ini. Adapun sisanya 60 persen atau sekitar Rp 780 miliar dana capex berasal dari kas internal.

“Fasilitas itu memiliki bunga floating rata-rata sebesar 11,5 persen. Fasilitas pinjaman ini sudah siap dan tinggal ditarik sesuai kebutuhan nanti,” kata Kelik kepada Investor Daily di Jakarta, baru-baru ini.

Dia pernah mengatakan, sebanyak Rp 400-500 miliar dari capex akan digunakan untuk membangun empat pabrik kelapa sawit (PKS). Adapun sisanya Rp 800-900 miliar akan digunakan untuk modal kerja, perawatan tanaman, dan menambah lahan tertanam sebanyak 10.000 hektare (ha).

Sesuai rencana, perseroan akan membangun PKS di Papua, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Barat. Sementara itu, kapasitas produksi masing-masing PKS akan berkisar antara 30-45 ton per jam.

“Tahun 2015, kami akan membangun empat PKS sekaligus, lebih banyak dari sebelumnya sekitar 1-2 PKS per tahun. PKS diharapkan selesai dalam 12-18 bulan untuk mengantisipasi pertumbuhan produksi kelapa sawit yang cukup signifikan,” kata Kelik.

Dana capex BW Plantation pada 2015 diperbesar 85,7 persen dibandingkan anggaran belanja modal tahun lalu Rp 700 miliar. Peningkatan investasi dilakukan menyusul masuknya BW Plantation menjadi anggota Grup Rajawali, kelompok usaha yang dikendalikan Peter Sondakh.

Tahun lalu, perseroan membangun pabrik di Kalimantan Tengah dengan kapasitas produksi sebesar 45 ton per jam, namun dapat ditingkatkan menjadi 60 hingga 80 ton per jam. Nilai investasi membangun pabrik ini sekitar US$ 9 juta hingga US$ 11,25 juta.

Dengan penambahan empat pabrik dan penggabungan aset Green Eagle (perusahaan afiliasi Rajawali Group) total kapasitas produksi BW Plantations akan menjadi 550 ton per jam pada 2016. Adapun target produksi kelapa sawit pada 2015 ditetapkan sebesar 350.000 ton.

Sumber: Investor Daily


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA



TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS