Kompetisi Digital Banking Lahirkan Model Bisnis Aplikatif

Kompetisi Digital Banking Lahirkan Model Bisnis Aplikatif
Ilustrasi Digitalisasi ( Foto: berita satu / IST )
Whisnu Bagus Prasetyo / WBP Rabu, 14 Agustus 2019 | 13:41 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) bekerja sama dengan PPM School of Management menggelar kompetisi bertajuk layanan perbankan digital dalam rangka menyerap aspirasi dan ide terkait strategi dan model bisnis perbankan ke depan di era digitalisasi.

Kompetisi tersebut di bawah payung Regional Business Case Competition (RBCC) 2019, dengan mengambil tema "Outsmart Disruption to Stay Relevant in Banking Industry". Peserta adalah mahasiswa sarjana strata dua dari berbagai perguruan tinggi di Asia Pasifik. Mereka akan menganalisis kasus bisnis yang diberikan sesuai dengan tema utama tersebut.

Wakil Presiden Direktur BCA Armand W Hartono mengatakan, perubahan perilaku konsumen yang semakin go digital mendorong perbankan melakukan transformasi dalam rangka memberikan pelayanan kepada nasabah. Transformasi digital tersebut dilakukan dengan mencermati perkembangan kebutuhan nasabah.

“Kami berharap kompetisi ini diikuti oleh peserta dari berbagai latar belakang ilmu, para akademisi, sekaligus praktisi untuk dapat menyumbangkan gagasan cemerlangnya dalam rangka memajukan industri perbankan di Indonesia,” kata Armand W Hartono dalam keterangan yang diterima redaksi Rabu (14/8/2019).

Dekan PPM School of Management, Ningky Sasanti Munir mengutarakan bahwa tahun ini The 10th PPM Regional Business Case Competition mengangkat topik yang sedang populer, yaitu bagaimana di tengah perkembangan teknologi yang disruptive ini, perbankan dapat tetap relevan.

"Saat ini, industri perbankan di Indonesia mulai berlomba-lomba untuk beradaptasi menyesuaikan kebutuhan konsumen dalam era digital," kata Ningky Sasanti Munir.

PPM telah berpengalaman selama 10 tahun dalam membuat kasus bisnis unggul, baik di level nasional maupun regional. Dalam kompetisi ini, Ningky juga berharap PPM dapat selalu stay relevant terhadap perkembangan dunia bisnis.



Sumber: BeritaSatu.com