Imbas Serangan ke Saudi, Kenaikan 8 Hari Dow Jones Terhenti

Imbas Serangan ke Saudi, Kenaikan 8 Hari Dow Jones Terhenti
Ilustrasi bursa saham AS Wall Street. ( Foto: AFP / Johannes Eisele )
Whisnu Bagus Prasetyo / WBP Selasa, 17 September 2019 | 08:35 WIB

New York, Beritasatu.com- Bursa saham Amerika Serikat (AS) Wall Street pada perdagangan Senin malam waktu setempat atau Selasa pagi WIB (17/9/2019) ditutup melemah.

Dow Jones Industrial Average (DJIA) ditutup turun 142,7 poin (0,52 persen) mencapai 27.077, Nasdaq composite index melemah 23,2 (0,28 persen) mencapai 8.154, sedangkan S&P 500 index turun 9,4 (0,31 persen) mencapai 2.998.

Dow Jones mengakhiri kenaikan 8 hari berturut-turut di tengah kekhawatiran gangguan pasokan miyak dunia sehingga berpotensi memperlambat ekonomi global

Bursa saham AS jatuh menyusul serangan 10 drone pada fasilitas minyak Saudi Aramco akhir pekan lalu yang menghancurkan setengah dari total kapasitas 9,8 juta barel per hari.

Harga minyak naik secara signifikan pada perdagangan Senin (16/9/2019). Lonjakan harga minyak dapat mengganggu, terutama saat ekonomi global sudah menunjukkan kelemahan dari penyebab lain.

Delapan dari 11 sektor utama S&P 500 ditutup melemah dengan sektor material dan consumer masing-masing turun 1,63 persen dan 1,31 persen, memimpin kerugian. Namun sektor energi, melonjak 3,29 persen, mengungguli sektor lainnya.

Saham General Motors ditutup jatuh 4,25 persen di tengah pemogokan karyawan setelah negosiasi kontrak antara pembuat mobil dan Serikat Pekerja Otomotif (United Auto Workers) gagal mencapai kesepakatan.

Sementara itu, Wall Street sedang menunggu pengumuman terbaru Federal Reserve AS tentang suku bunga, yang dijadwalkan pada Rabu sore (18/9/2019) waktu setempat.



Sumber: CNBC