Jelang Rilis Neraca Pembayaran, IHSG Diprediksi Melemah

Jelang Rilis Neraca Pembayaran, IHSG Diprediksi Melemah
Ilustrasi IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan). ( Foto: Antara / Dhemas Reviyanto )
Faisal Maliki Baskoro / FMB Jumat, 8 November 2019 | 08:56 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Hariyanto Wijaya, analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia, mengatakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup lebih rendah -0,8 persen dengan penjualan bersih asing yang cukup besar yaitu Rp 1,4 triliun seiring dengan BBRI yang ditutup turun 3,85 persen menyusul permintaan Jokowi kepada bank-bank untuk menurunkan suku bunga.

Namun, analis bank Mirae Asset memperkirakan bahwa bank kemungkinan tidak akan menurunkan suku bunga kredit lebih cepat dari rencana awal dan ia menegaskan kembali BBCA dan BBRI sebagai top picks di sektor bank. Bank Indonesia dijadwalkan untuk merilis data neraca pembayaran 3Q19 sekitar pukul 10 pagi. Konsensus median Bloomberg memperkirakan defisit transaksi berjalan sebesar USD 7,1 miliar.

"Kami memperkirakan IHSG akan diperdagangkan lebih rendah hari ini," kata dia.

Berikut ini adalah perubahan dalam MSCI yang akan berlangsung pada penutupan 26 November 2019: Indeks MSCI Global Indonesia. Tambahan: ACES, EXCL. Penghapusan: SCMA. Indeks MSCI Small Cap Indonesia. Tambahan: ERAA, ITMG, ISAT, RIMO, SMSM, SCMA. Penghapusan: ACES, DOID, BWPT, IIKP.

Indeks AS ditutup naik dengan Dow dan S&P 500 mencapai penutupan tertinggi sepanjang masa pada hari Kamis setelah Kementerian Perdagangan Tiongkok mengatakan bahwa AS dan Tiongkok telah sepakat untuk membatalkan beberapa tarif yang ada secara bertahap, mengutip kemajuan terbaru pada kesepakatan perdagangan 'fase satu'. Pejabat Gedung Putih juga mengkonfirmasi hal tersebut. Tetapi kenaikan tersebut sedikit terpangkas setelah Reuters mengatakan ketidaksepakatan internal dalam Administrasi Trump menunda pengakhiran kesepakatan.



Sumber: BeritaSatu.com