Ditekan Aksi Ambil Untung, IHSG Terkoreksi ke 6.283

Ditekan Aksi Ambil Untung, IHSG Terkoreksi ke 6.283
Pengunjung melihat papan elektronik yang menampilkan perdagangan harga saham yang melemah di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (8/1/2020). (Foto: BeritaSatu Photo / Mohammad Defrizal)
Faisal Maliki Baskoro / FMB Rabu, 15 Januari 2020 | 16:42 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi 0,67 persen ke kisaran 6.283,37 pada akhir perdagangan hari ini, Rabu (15/1/2020).

Indeks bergerak di kisaran terendah 6.255,5 hingga tertinggi di 6.348,53 pada perdagangan hari ini. Sebanyak 12,54 miliar lembar saham senilai Rp 7,76 triliun ditransaksikan hari ini. Sebanyak 121 saham menguat, 285 melemah, dan 137 stagnan. Investor asing mencatat aksi beli sebesar Rp 79,24 miliar di pasar reguler, negosiasi dan transaksi, dengan rincian beli Rp 2,9 triliun dan jual Rp 2,8 triliun. Kapitalisasi pasar pada saat penutupan sebesar Rp 7.275,94 triliun.

Saham-saham unggulan yang tergabung dalam Investor33 turun 0,71 persen ke kisaran 474,33, indeks LQ45 melemah 0,7 persen ke kisaran 1025,07, JII turun 0,49 persen ke 693,08.

Sektor agri turun 2,94 persen, industri dasar naik 1,02 persen, konsumsi turun 0,76 persen, keuangan turun 0,55 persen, infrastruktur turun 1,7 persen, manufaktur turun 0,05 persen, tambang turun 1,78 persen, aneka industri naik 0,06 persen, properti turun 1 persen, perdagangan turun 0,88 persen.

Nilai neraca perdagangan Indonesia Desember 2019 mengalami defisit US$28,2 juta yang disebabkan oleh defisit sektor migas US$971,3 juta, walaupun sektor nonmigas mencatatkan surplus US$943,1 juta.



Sumber: BeritaSatu.com