Bursa Asia Rontok Akibat Sentimen Virus Korona

Bursa Asia Rontok Akibat Sentimen Virus Korona
Ilustrasi Bursa Asia. ( Foto: AFP / Kazuhiro Nogi )
Faisal Maliki Baskoro / FMB Kamis, 23 Januari 2020 | 16:27 WIB

Hong Kong, Beritasatu.com - Mayoritas Bursa Asia ditutup melemah di akhir perdagangan hari ini, Kamis (23/1/2020) disusul bursa Eropa yang dibuka melemah. Harga minyak mentah dunia turun dan harga emas Comex terpantau datar.

Rontoknya bursa hari ini disinyalir karena penyebaran virus korona ke berbagai penjuru dunia, bertepatan dengan jatuhnya hari Raya Tionghoa (Imlek) atau Lunar New Year yang akan dirayakan pada Sabtu 25 Januari 2020. Ratusan juta warga Tiongkok akan berpergian selama libur panjang yang berlangsung sepekan tersebut, sehingga meningkatkan risiko penyebaran virus. Hingga saat ini, virus tersebut sudah menelan 17 korban jiwa, dan 600 orang di seluruh dunia -dari Thailand, Jepang, Korsel, dan AS- diduga tertular.

Di bursa Asia hari ini, indeks Nikkei 225 Jepang turun 0,98 persen ke 23.795,44, indeks Topix Tokyo turun 0,78 persen ke 1.730,5, Hang Seng Hong Kong turun 1,52 persen ke 27.909,12, S&P/ASX 200 Australia turun 0,63 persen ke 7.087,97, Indeks Komposit Shanghai SSEC turun 2,75 persen ke 2.976,53, Straits Times Index Singapura turun 0,58 persen ke 3.234,98.

Di Eropa, Euro Stoxx 50 turun 0,43 persen ke 3.753,74, FTSE turun 0,39 persen ke 7.542,07, DAX turun 0,67 persen ke 13.425,77, CAC 40 turun 0,35 persen ke 5.990,16.

Harga minyak mentah dunia jenis WTI turun 1,37 persen ke US$ 55,96 per barel dan Brent turun 1,15 persen ke US$ 62,48. Harga emas Comex turun 0,13 persen ke US$ 1.554,7 per troy ons.



Sumber: BeritaSatu.com