IHSG Minim Sentimen, Saham Ini Layak Dipantau

IHSG Minim Sentimen, Saham Ini Layak Dipantau
Ilustrasi IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan). ( Foto: Suara Pembaruan / Ruht Semiono )
Whisnu Bagus Prasetyo / WBP Jumat, 24 Januari 2020 | 08:43 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diprediksi melemah karena sentimen eksternal.

"Sentimen dalam negeri masih terbatas, sehingga IHSG akan melemah," kata riset PT Valbury Sekuritas Indonesia dikutip Beritasatu.com, Jumat (24/1/2020).

Riset itu menyebutkan, kebijakan BI menjadi salah satu sentimen positif pada perdagangan saham Kamis kemarin. Namun diperkirakan sentimennya terbatas pada hari ini.

Sementara faktor ekternal yang dibayangi ketidakpastian, terutama politik di AS bisa menyulitkan IHSG untuk dapat beranjak ke teritorial positif pada perdagangan hari ini.

Senat AS pada Rabu (22/1/2020) menyetujui aturan untuk sidang pemakzulan Donald Trump. Persidangan yang diikuti pemanggilan saksi selama beberapa pekan dari Demokrat menuntut lebih banyak bukti untuk sidang majelis tinggi. Demokrat dilaporkan gagal dalam setiap upayanya, memerlukan lebih banyak dokumen administrasi dan saksi administrasi, di mana senator adalah juri yang memutuskan kasus pemakzulan DPR.

Sementara sentimen pasar dari dalam negeri, Bank Indonesia (BI) menilai pertumbuhan ekonomi Indonesia di 2020 tetap berdaya tahan ditopang perbaikan ekspor dan konsumsi rumah tangga yang tetap baik.

Peningkatan investasi diprakirakan berlanjut didorong pembangunan infrastruktur serta kenaikan keyakinan pelaku usaha sebagai dampak peningkatan ekspor dan kemudahan iklim berusaha sejalan dengan kebijakan Pemerintah termasuk implementasi Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja.

Dengan perkembangan tersebut, pertumbuhan ekonomi keseluruhan tahun 2019 dapat mencapai sekitar 5,1 persen dan meningkat dalam kisaran 5,1 persen hingga 5,5 persen pada tahun 2020.

Secara teknikal, kisaran level support IHSG hari ini berada di 6.234/6.219/6.208. Sedangkan level resistance pada 6.260/6.270/6.287

IHSG Kamis (23/1/2020) naik 15,76 poin (0,25 persen) ke level 6.249,21. Sebanyak 8,5 miliar lembar saham telah diperdagangkan, dengan nilai Rp 6,1 triliun. Sebanyak 7 sektor menguat dan menopang indeks terus berada di zona hijau.

Berikut rekomendasi saham secara teknikal pada perdagangan hari ini:

1. PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM): Trading Buy
• Close 3880, target price (TP) 3950
• Boleh buy di level 3850-3880
• Resistance di 3950 & support di 3850
• Waspadai jika tembus di 3850
• Batasi risiko di 3810

2. PT XL Axiata Tbk (EXCL): Trading Buy
• Close 3220, TP 3250
• Boleh buy di level 3190-3220
• Resistance di 3250 & support di 3190
• Waspadai jika tembus di 3190
• Batasi risiko di 3170

3. Gudang Garam Tbk (GGRM) : Trading Buy
• Close 57950, TP 58375
• Boleh buy di level 57325-57950
• Resistance di 58375 & support di 57325
• Waspadai jika tembus di 57325
• Batasi risiko di 57200

4. PT Astra Internasional Tbk (ASII): Trading Buy
• Close 7050, TP 7150
• Boleh buy di level 6950-7050
• Resistance di 7150 & support di 6950
• Waspadai jika tembus di 6950
• Batasi risiko di 6900

5. PT Japfa comfeed Tbk (JPFA): Trading Buy
• Close 1580, TP 1620
• Boleh buy di level 1540-1580
• Resistance di 1620 & support di 1540
• Waspadai jika tembus di 1540
• Batasi risiko di 1510

6. PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE): Trading Buy
• Close 1210, TP 1235
• Boleh buy di level 1180-1210
• Resistance di 1235 & support di 1180
• Waspadai jika tembus di 1180
• Batasi risiko di 1165

 



Sumber: BeritaSatu.com