Bursa Tokyo Berkurang 3%, Investor Tunggu Data Pengangguran AS

Bursa Tokyo Berkurang 3%, Investor Tunggu Data Pengangguran AS
Ilustrasi bursa saham Asia. (Foto: AFP / Toshifumi Kitamura)
Whisnu Bagus Prasetyo / WBP Kamis, 26 Maret 2020 | 08:15 WIB

Tokyo, Beritasatu.com - Bursa Asia pada perdagangan Kamis pagi (26/5/2020) bervariasi (mixed) karena investor menunggu rilis data klaim pengangguran Amerika Serikat (AS).

Bursa saham di Jepang memimpin pelemahan di pasar utama regional dimana indeks Nikkei 225 jatuh 3,14 persen pada awal perdagangan, sementara indeks Topix turun 2,34 persen. 

Indeks Kospi Korea Selatan, naik 0,92 persen. Sementara S&P/ASX 200 di Australia naik sekitar 1,4 persen pada perdagangan pagi. Secara keseluruhan, indeks MSCI Asia di luar Jepang naik 0,13 persen.

Baca juga: Dow Jones Menguat Didorong Kesepakatan Stimulus US$ 2 Triliun

Investor akan menunggu rilis data klaim pengangguran awal AS yang diperkirakan keluar Kamis sekitar jam 8.30 malam waktu Singapura/Hong Kong. Data ini dapat memberikan petunjuk dampak ekonomi dari pandemi corona.

"Kami akan mendapatkan dampak corona lewat data malam ini, klaim pengangguran AS adalah rilis data besar," tulis senior foreign exchange National Australia Bank, Rodrigo Catril, dalam sebuah catatan.

"Angka klaim pengangguran AS untuk pekan yang berakhir 21 Maret diperkirakan sangat besar, klaim pekan lalu mencapai 281.000 dan estimasi median untuk angka 21 Maret adalah 1,5 juta," kata Catril.

"Ada berbagai perkiraan beberapa perkiraan 4 juta dan lebih dari sepertiga perkiraan ekonom di atas 2 juta."

Baca juga: Teknologi Contact Tracing Corona Singapura Gratis Bagi Developer

Saham pemasok komponen Apple di Asia beragam di pagi hari. Di Jepang, saham Taiyo Yuden turun 1,38 persen, sementara Murata Manufacturing tergelincir 2,72 persen. Di Korea Selatan, LG Display naik 1,4 persen.

Semalam di Amerika Serikat, bursa AS Wall Street bervariasi. Dow Jones Industrial Average naik 2 persen atau 495,64 poin, menjadi 21.200,5. S&P 500 naik 1,1 persen ditutup 2.475,56. Nasdaq Composite turun 0,5 persen mencapai 7.384,30

Yen Jepang diperdagangkan pada 110,88 per dolar setelah menyentuh level terendah sebelumnya di 111,30. Dolar Australia berada di US$ 0,5899 setelah menurun dari level di atas US$ 0,6 kemarin.



Sumber: CNBC