Rencana NTT Bebas Malaria Tahun 2023 Butuh Dukungan Semua Pihak
INDEX

BISNIS-27 503.122 (7.61)   |   COMPOSITE 5724.74 (89.25)   |   DBX 1066.46 (9.81)   |   I-GRADE 166.255 (3.05)   |   IDX30 491.004 (8.8)   |   IDX80 129.735 (2.65)   |   IDXBUMN20 364.991 (9.26)   |   IDXG30 133.352 (2.1)   |   IDXHIDIV20 441.973 (8.53)   |   IDXQ30 143.512 (2.54)   |   IDXSMC-COM 247.38 (3.5)   |   IDXSMC-LIQ 301.054 (8.02)   |   IDXV30 127.096 (4)   |   INFOBANK15 976.214 (12.27)   |   Investor33 422.656 (6.59)   |   ISSI 167.54 (3)   |   JII 607.336 (12.69)   |   JII70 209.626 (4.39)   |   KOMPAS100 1162.4 (23.4)   |   LQ45 904.834 (17.52)   |   MBX 1587.29 (26.24)   |   MNC36 315.598 (5.98)   |   PEFINDO25 317.232 (4.1)   |   SMInfra18 287.626 (7.78)   |   SRI-KEHATI 361.444 (5.7)   |  

Rencana NTT Bebas Malaria Tahun 2023 Butuh Dukungan Semua Pihak

Minggu, 19 Februari 2017 | 12:27 WIB
Oleh : Yoseph A Kelen / PCN

Kupang – Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terus berupaya mempercepat pemberantasan penyakit malaria di Pulau Sumba, NTT. Untuk itu, panitia pemberantasan penyakit malaria di NTT terus menggiatkan pertemuan dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, pemerintah daerah, serta instasi dan pimpinan forkompinda di empat Kabupaten yang ada di Pulau Sumba.

Ketua Panitia penyelenggara pertemuan dengan para tokoh masyarakat ini, Joice M. Tibuludji, kepada wartawan di Kupang, Sabtu (18/2), mengatakan kegiatan tersebut diselenggarakan untuk mempercepat eliminasi malaria di Provinsi NTT pada tahun 2023 dari target nasional tahun 2030. Pertemuan ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi masalah Malaria di masing-masing Kabupaten.

“Kita lakukan kegiatan ini untuk menentukan langkah pemecahan masalah malaria di NTT khususnya empat kabupaten di Pulau Sumba. Selain itu, kegiatan ini dilakukan demi tersusunnya rencana aksi daerah dalam rangka percepatan eliminasi malaria,” ungkap Joice.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT, dr. Kornelis Kodi Mete, menjelaskan pertemuan tersebut bertujuan untuk mengambil langkah aksi percepatan memperkecil terjadinya malaria di empat kabupaten yang berada di Pulau Sumba. Hal ini diperlukan agar target nasional bebas malaria pada tahun 2030 dapat tercapai dan target Provinsi NTT bebas malaria tahun 2023 lebih dipercepat lagi.

“Target secara nasional adalah tahun 2030 bebas malaria, di NTT ditargetkan pada tahun 2023 kita bebas malaria. Saya mau rencana itu disusun secara baik sehingga langkah yang diambil dan ditunjang dengan kerja keras, kerja cepat, kerja cerdas, dan tepat maka tahun 2022 NTT harus mampu mengeliminasi Malaria,” kata dr. Kornelis Kodi Mete, yang bakal calon bupati Sumba Barat Daya.

Ia berharap agar semua penentu kebijakan langkah mengeliminasi malaria yang hadir dari empat Kabupaten di Sumba ini, setelah menyusun rencana aksi, segera bekerjasama dengan semua stakeholders yang ada sehingga pengentasan masalah ini segera diatasi lebih cepat dan tepat sasaran.

“Kita tidak boleh kerja sendiri-sendiri, lakukan kerja sama dengan semua pihak, tokoh masyarakat, ormas, komunitas, dan instansi-instansi terkait sehingga penanganan masalah segera teratasi pada tahun 2022. Jika tidak dilaksanakan maka sama saja, kita akan sampai pada target tahun 2023 bahkan target 2030. Ini terlalu lama. Kita harus lebih cepat sehingga kita bisa mengurus hal-hal lain lagi,” ujar Kornelis Kodi Mete.

Terkait penangan malaria di Kabupaten Alor yang sebelumnya diberitakan di media massa tentang stok obat habis dan penderita malaria menggunakan obat tradisional, kata Kodi Mete, untuk saat ini semua pasien sudah sembuh setelah mendapat pelayanan tim medis di kabupaten itu.

Dinkes Provinsi dan Kementerian Kesehatan RI, mengambil langkah cepat untuk penanganan penyakit malaria di Kabupaten Alor dan saat ini semuanya sudah teratasi, kata Kodi Mete.

"Kami berharap perhatian pemerintah daerah dan masyarakat bahwa musim hujan seperti saat ini, mari kita menjaga lingkungan kita yang bersih untuk menghindari berkembangnya nyamuk malaria," minta Kornelis Kodi Mete.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Peringati Bulan K3, Cargill Gelar Donor Darah

Untuk memperingati Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Februari 2017 ini, Cargill menggelar program donor darah

KESEHATAN | 17 Februari 2017

BPOM NTT Sita Kosmetik Mengandung Merkuri di Kota Kupang

BPOM Nusa Tenggara Timur (NTT) berhasil menyita sejumlah kosmetik yang mengandung bahan kimia berbahaya atau merkuri.

KESEHATAN | 17 Februari 2017

BPJS Kesehatan Apresiasi Cakupan Kesehatan Semesta di Sumbawa Barat

Sumbawa adalah kabupaten pertama di Provinsi NTB yang mendeklarasikan jaminan kesehatan menyeluruh

KESEHATAN | 17 Februari 2017

Mochtar Riady: Tetap Sehat Meski dengan Penyakit Jantung

"Kalau kita menderita penyakit dan menganggapnya beban atau selalu takut, maka kita malah tambah sakit," kata Mochtar.

KESEHATAN | 14 Februari 2017

Siloam Resmikan Klinik Penanganan Terpadu Gagal Jantung

Membantu mengajarkan kepada pasien tentang kondisi gagal jantung.

KESEHATAN | 14 Februari 2017

Cedera Ligamen Tak Perlu Jadi Momok untuk Atlet

Banyak atlet nasional dikatakan Dr Febry terhenti kariernya di dunia olahraga setelah mengalami cedera ligamen.

KESEHATAN | 14 Februari 2017

Peduli Kesehatan Mata Anak, Panasonic Bagikan Kaca Mata Gratis

Sekitar 10 persen dari 66 juta anak usia sekolah di Indonesia mengalami gangguan mata.

KESEHATAN | 14 Februari 2017

Deteksi Dini, Kunci Utama Perempuan Mencegah Penyakit Kanker

Kanker payudara menempati peringkat teratas.

KESEHATAN | 9 Februari 2017

Kasus Keracunan Makanan Terbanyak Berasal dari Jajanan

Sebagian besar kasus kecarunan bersumber dari makanan olahan jajanan.

KESEHATAN | 9 Februari 2017

Minat Masyarakat Mengkonsumsi Produk Pertanian Organik Meningkat

Minat masyarakat untuk menggunakan produk pertanian organik (alami) makin meningkat

KESEHATAN | 9 Februari 2017


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS