Hari Pertama Uji Coba, Sekitar 70% Penumpang KA Naik JPM Tanah Abang

Hari Pertama Uji Coba, Sekitar 70% Penumpang KA Naik JPM Tanah Abang
Pekerja menyelesaikan pembangunan Skybridge Tanah Abang di Jakarta, 25 Oktober 2018. ( Foto: Antara / Rival Setiyandara )
Lenny Tristia Tambun / MPA Jumat, 7 Desember 2018 | 19:01 WIB

 

 

Jakarta – Pada hari pertama pelaksanaan uji coba operasional skybridbe atau Jembatan Penyeberangan Multiguna (JPM) Tanah Abang, Jakarta Pusat, hari ini, Jumat (7/12), Wakil Wali Kota Jakarta Pusat, Irwandi mengatakan sudah ada sekitar 70% penumpang kereta api yang turun di Stasiun KA Tanah Abang, menggunakan JPM tersebut.

“Selama uji coba, terlihat ratusan penumpang yang telah menggunakan skybridge. Misalnya satu gelombang ada 200 orang, paling tidak yang menggunakan skybridge ada sekitar 60-70%,” kata Irwandi, Jumat (7/12).

Aspek yang diperhatikan dalam uji coba hari ini adalah pergerakan orang keluar dan masuk menggunakan JPM dari Stasiun Tanah Abang ke kawasan Pasar Tanah Abang. Begitu juga sebaliknya.

Yang menjadi indikator keberhasilan pengoperasian JPM ini adalah tidak ada kemacetan di kawasan Pasar Tanah Abang dan Jak Lingko dapat beroperasi dengan baik mengangkut penumpang.

“Jadi tidak ada kemacetan. Terus perputaran arus lalu lintas berjalan dengan baik. Jadi begitu Jak Lingko datang, penumpang datang, dia harus jalan. Itu cuma perputaran arus kendaraan. Jadi tidak ada kemacetan, dan penumpang dibawah trotoar menjadi berkurang karena naik JPM,” paparnya.

Ditegaskannya jumlah tapping gate di Stasiun KA tidak akan berubah, yakni tetapi 13 unit. Hanya saja, direncanakan tapping gate tersebut akan dimajukan sekitar tujuh meter mengarah JPM. Pemindahan tapping gate ini akan dilakukan oleh PD Pembangunan Sarana Jaya.

“Ini sedang dalam proses. Nanti kalau sudah kelar dimajukan tujuh meter, baru 100 persen dibuka,” ujarnya.

Uji coba akan dilaksanakan selama empat hari, yakni sampai hari Senin (10/12). Nanti pada hari Senin, pedagang sudah bisa naik ke dalam skybridge. “Uji coba kita laksanakan sampai hari Senin. Nah di hari Senin, pedagang sudah boleh naik. Kalau sekarang belum,” terangnya.



Sumber: BeritaSatu.com
CLOSE