Operasional Hari Pertama, PT MRT Temukan Banyak Kendala Teknis

Operasional Hari Pertama, PT MRT Temukan Banyak Kendala Teknis
Sejumlah penumpang di dalam perjalanan kereta MRT pada hari pertama fase operasi secara komersial (berbayar) dari Stasiun MRT Bunderan HI, Jakarta, Senin 1 April 2019. ( Foto: SP/Joanito De Saojoao. )
Lenny Tristia Tambun / YUD Selasa, 2 April 2019 | 13:52 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Pada hari pertama beroperasi secara komersial, PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta menemukan banyak kendala dalam teknis operasi di Stasiun Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta.

Mulai dari vending machine (mesin tiket otomatis) yang tidak berfungsi, passanger gate (gerbang pembayaran) tidak bisa menerima kartu elektronik terbitan lama hingga penumpukan penumpang di stasiun.

Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan PT MRT Jakarta, Muhamad Kamaluddin membenarkan kondisi tersebut. Pada 1 April 2019, sejak pukul 05.30 wib, MRT Jakarta mulai operasi komersial. Dalam pelaksanaan hari pertama, ditemukan beberapa kendala teknis pada mesin tiket otomatis yang menyebabkan pengoperasiannya tidak optimal.

“Sehingga mengakibatkan penumpukan antrean penumpang pada ticket office atau gerai tiket,” kata Kamaluddin, Selasa (2/4/2019).

Pihaknya juga menemukan beberapa gerbang pembayaran yang tidak dapat menerima kartu uang elektronik terbitan lama. Sehingga mengakibatkan terjadinya antrean panjang selama jam sibuk siang hari dan sore hari.

Pada sore hari, saat jam pulang kantor, terjadi antrean panjang selama kurang lebih satu jam di Stasiun Bundaran HI. Akibat kendala-kendala teknis tersebut.

“Untuk memastikan keselamatan dan keamanan penumpang, PT MRT Jakarta memutuskan untuk membebaskan pengguna memasuki stasiun dan bebas menggunakan layanan kereta MRT Jakarta mulai pukul 17.10 hingga jam operasi MRT Jakarta berakhir pada pukul 22.30 WIB,” ujar Kamaluddin.



Sumber: BeritaSatu.com