Mobil Tidak Lulus Uji Emisi Dilarang Parkir di Kantor Wali Kota Jakut

Mobil Tidak Lulus Uji Emisi Dilarang Parkir di Kantor Wali Kota Jakut
Pelaksanaan uji emisi di lingkungan kantor Pemkot Jakarta Utara pada Selasa (2/4/2019) pagi ( Foto: Suara Pembaruan / Carlos Roy Fajarta )
Carlos Roy Fajarta / FMB Selasa, 2 April 2019 | 10:55 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara akan mulai melaksanakan usulan aturan mobil kendaraan pribadi yang tidak lulus uji emisi, baik untuk umum maupun Aparatur Sipil Negara (ASN), dilarang parkir di lingkungan kantor wali kota dalam waktu dekat.

"Pak wali kota mengeluarkan instruksi khusus untuk kegiatan uji emisi ini. Kita imbau agar seluruh jajaran ASN untuk mengikuti uji emisi ini. Jangan khawatir kalau tidak lulus uji emisi, kita akan imbau servis ke bengkel," ujar Wakil Wali Kota Jakarta Utara, Ali Maulana Hakim saat pelaksanaan uji emisi di kantor wali kota, Selasa (2/4/2019).

Ia mengungkapkan ke depannya karena sudah ada imbauan uji emisi yang ditempel di gedung parkir, maka akan segera menerapkan aturan tersebut dengan catatan pihak pemkot sebelumnya sudah memberikan kesempatan untuk uji emisi.

"Yang tidak lulus uji emisi nanti akan kita terapkan disuruh parkir di luar lingkungan Pemkot Jakarta Utara. Kita juga mengusulkan agar yang belum lulus uji emisi, meski sudah diimbau untuk melakukan servis, dikenakan biaya parkir dua kali lipat," tambahnya.

PLH Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Djafar Muchlisin menyebutkan nantinya uji emisi akan menggunakan android, terintegrasi dengan nomor STNK dengan aplikasi E-Uji Emisi.

Pemeriksaan uji emisi dirasa penting karena dampak emisi terhadap pencemaran udara di Jakarta dapat menyebabkan masyarakat yang terdampak mengalami berbagai gejala penyakit.

Seperti iritasi mata, tenggorokan gatal dan batuk, gangguan asma, jantung, hati, ginjal, TBC, flek paru-paru, melemahkan sperma laki-laki, kulit gatal akibat hujan asam, darah kekurangan oksigen, hingga menghambat kecerdasan anak-anak.

Kasie Penanggulangan Pencemaran Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Agung menyebutkan dari jumlah kendaraan roda empat di DKI tercatat 3,5 juta kendaraan yang sudah melakukan uji emisi baru 200.000 kendaraan atau kurang dari 10 persen.

"Kita sedang mengupayakan akan uji emisi ini bisa mengikat dengan perizinan yang lainnya, misalkan dengan perpanjangan pajak kendaraan bermotor dan parkir yang akan kita usulkan. Uji emisi ini kita targetkan kendaraan di Jakarta 10 persennya sudah dilakukan uji emisi," tambah Agung.



Sumber: Suara Pembaruan