Keluarga PPSU Korban Tabrak Lari Diberikan Santunan

Keluarga PPSU Korban Tabrak Lari Diberikan Santunan
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menyaksikan penyerahan santunan dari BPJS Ketenagakerjaan kepada keluarga PPSU korban tabrak lari, Naufal Rosyid. Santunan sebesar Rp 196 juta atau 48 kali lipat dari gaji korban diberikan kepada ibu korban, Ely Hamaliah di Balai Kota DKI, Jakarta, Selasa (2/4/2019). ( Foto: Beritasatu.com / Lenny Tristia Tambun )
Lenny Tristia Tambun / FMB Selasa, 2 April 2019 | 11:29 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menyaksikan penyerahan santunan dari BPJS Ketenagakerjaan kepada keluarga Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) korban tabrak lari, Naufal Rosyid. Ia adalah anggota PPSU Jakarta Timur yang menjadi korban tabrak lari pada Minggu (31/3/2019).

Santunan sebesar Rp 196 juta atau 48 kali lipat dari gaji korban diberikan kepada ibu korban, Ely Hamaliah di Balai Kota DKI, Jakarta, Selasa (2/4/2019).

Anies memberikan apresiasi terhadap gerak cepat BPJS Ketenagakerjaan memberikan santunan kepada keluarga almarhum Naufal Rosyid. Hal ini menandakan, kehadiran pemerintah melindungi para pekerjanya dalam menjalankan setiap tugas dan tanggung jawab di lapangan.

“Saya ingin sampaikan apresiasi pada BPJS Ketenagakerjaan yang merespons cepat, baik pemberian santunan, termasuk cover perawatan kepada korban,” kata Anies Baswedan di Balai Kota DKI, Jakarta, Selasa (21/4/2019).

Ditegaskanya, Pemprov DKI memiliki komitmen untuk melindungi setiap pekerjanya dengan BPJS. Sehingga, jika terjadi hal yang tak diinginkan, mereka akan medapat perlindungan pengobatan dan santunan.

“Prinsip kami adalah memberikan ketenangan bagi mereka untuk bekerja, semuanya kita bayarkan premi untuk BPJS Ketenagakerjaan. Sehingga, mereka ada perlindungan jika ada kecelakaan,” ujar Anies Baswedan.

Tak lupa dalam kesempatan itu, Anies Baswedan mengungkapkan rasa bela sungkawa atas meninggalnya Naufal Rosyid dan berharap santunan dari BPJS akan mampu meringankan beban keluarga yang ditinggalkan.

“Saya ingin sampaikan bahwa peristiwa ini bukan peristiwa yang kita inginkan. Bagi Ibu Ely, sebesar apapun santunan, tak bisa menggantikan Naufal, tetapi ini meringankan bebannya,” ungkap Anies Baswedan.

Sementara itu, Direktur Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan Krishna Syarif turut mengungkapkan apresiasinya karena Pemprov DKI Jakarta memberikan perhatian kepada setiap pekerja dengan perlindungan BPJS.

“Kami mengucapkan duka cita kepada keluarga korban. Kami juga berterima kasih sebesar-besarnya bahwa Pemprov DKI sangat peduli dalam memberikan perlindungan kepada warganya. Kami dari BPJS Ketenagakerjaan mewujudkan negara hadir dan memenuhi hak mereka yang mengalami musibah,” ucap Krishna.



Sumber: BeritaSatu.com