Para Pengguna Kendaraan Pribadi Mulai Beralih ke MRT

Para Pengguna Kendaraan Pribadi Mulai Beralih ke MRT
Sejumlah calon penumpang antri memasuki stasiun MRT pada hari pertama fase operasi secara komersial (berbayar) di Stasiun Bunderan HI, Jakarta, Senin 1 April 2019. ( Foto: SP/Joanito De Saojoao. )
Winda Ayu Larasati / WIN Selasa, 2 April 2019 | 18:37 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Hari kedua beroperasinya Moda Raya Terpadu (MRT) berbayar, pengguna kendaraan pribadi mulai beralih menggunakan MRT untuk pergi bekerja.

Salah satunya Ramon, warga Ciputat, Tangerang Selatan yang sekarang lebih menggunakan MRT untuk pergi ke kantor, alasannya agar mempersingkat waktu.

"MRT jauh lebih efisien dari segi waktu," kata Ramon di Stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Selasa (2/4/2019).

Ramon mengatakan dirinya memerlukan waktu 1,5 jam saat menggunakan mobil pribadi, sementara dengan MRT, dia hanya membutuhkan waktu 20 menit untuk sampai di Stasiun MRT Bundaran HI dan melanjutkan perjalanan menggunakan Transjakarta menuju kawasan Harmoni.

"Total waktu yang saya butuhkan sekarang untuk sampai di kantor paling sekitar 30 menit," kata Ramon.

Hal serupa juga dirasakan Eko, dia mengatakan penghematan biaya menjadi alasan utama dirinya beralih ke MRT.

Ia mengatakan saat masih menggunakan sepeda motor, paling tidak harus merogoh kocek Rp 30.000 per hari untuk membeli tiga liter bensin untuk jarak dari rumahnya di kawasan Sawangan, Depok menuju tempat bekerjanya di kawasan Sudirman, Jakarta Pusat.

Sementara, dengan menggunakan MRT, Eko hanya perlu merogoh uang Rp 25.000 termasuk tiket MRT dan biaya parkir di area Park and Ride yang tersedia di area Stasiun MRT Lebak Bulus.

"Jadi lebih hemat dan enggak perlu kena macet," kata Eko.

Petugas Dinas Perhubungan DKI Jakarta yang bertugas di lahan parkir Park and Ride Lebak Bulus, Zarkasi mengatakan animo masyarakat untuk beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi publik cukup tinggi, hal itu terlihat dari penuhnya lahan parkir di area tersebut.

Pada Selasa siang, lahan parkir di Park and Ride Stasiun MRT Lebak Bulus, khususnya untuk mobil, telah dipenuhi berbagai kendaraan roda empat. Di depan pintu masuk mobil sempat diberi "cone", tanda parkir telah penuh.

Zarkasi mengatakan lahan parkir Park and Ride Stasiun MRT Lebak Bulus dapat menampung 150 mobil dan 500 sepeda motor. Tarif yang diberlakukan flat, masing-masing Rp5.000 untuk mobil dan Rp2.000 untuk sepeda motor.

"Jam operasionalnya dari jam 05.00 sampai 23.00 WIB setiap harinya," kata Zarkasi.



Sumber: ANTARA