Transjakarta Angkut 3,5 Juta Penumpang Selama Libur Lebaran

Transjakarta Angkut 3,5 Juta Penumpang Selama Libur Lebaran
Warga menunggu bus di Halte Bus Transjakarta Harmoni, Jakarta Pusat, Kamis, 23 Mei 2019. ( Foto: Antara )
Lenny Tristia Tambun / FER Selasa, 11 Juni 2019 | 18:39 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Tidak hanya Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta yang diminati oleh warga untuk digunakan sebagai transportasi, tetapi Transjakarta juga menjadi daya tarik tersendiri bagi warga Jakarta. Terutama yang ingin menuju tempat-tempat wisata secara gratis.

Berdasarkan data Transjakarta, periode 1 Juni hingga 9 Juni mencapai 3,5 juta pelanggan yang dikontribusikan dari layanan BRT, non BRT, angkutan mikro, dan bus wisata. Diantaranya, jumlah pelanggan bus wisata Transjakarta periode 1 - 9 Juni 2019 mencapai 148.100, naik 58.869 (65,97 persen) dibandingkan tahun sebelumnya dari 9 Juni hingga 17 Juni 2018 sekitar 89.231.

Transjakarta memiliki tujuh layanan untuk bus wisata, yakni History Jakarta (BW1), Jakarta Modern (BW2), Art & Culinary (BW3), Jakarta Skyscrapers (BW4), RPTRA Kalijodo (BW5), Makam Mbah Priuk (BW6), dan Jakarta Shopping (BW7). Ada sebanyak 25 unit bus wisata Transjakarta melayani masyarakat yang berwisata dengan bus tingkat.

Direktur Utama PT Transjakarta, Agung Wicaksono, mengatakan, bus wisata yang paling diminati adalah bus wisata yang melewati Monas.

"Paling ramai adalah melewati Monas, kawasan bersejarah yang murah meriah bagi warga untuk berekreasi sambil belajar sejarah,” kata Agung Wicaksono di Jakarta, Selasa (11/6/2019).

Tidak hanya itu, lanjut Agung Wicaksono, Transjakarta juga menyediakan layanan Kementerian Pertanian-Ragunan (GR3) mulai 6 Juni 2019 hingga 9 Juni 2019. Fasilitas ini yang didukung pengaturan lalu lintas berhasil mendukung kelancaran di Kawasan Margasatwa Ragunan pada periode libur Lebaran.

Sejumlah layanan ke titik-titik wisata mengalami peningkatan. Seperti koridor 5 rute Kampung Melayu-Ancol Transjakarta melayani 255.022 pelanggan, naik 88.024 (52,7 persen) dibandingkan tahun sebelumnya 166.998.

Koridor 6 rute Ragunan-Dukuh Atas juga tercatat kenaikan pelanggan. Pada tanggal 1 Juni 2019 hingga 9 Juni 2019 sebanyak 190.776 naik 55 persen dibandingkan tahun 2018 sekitar 123.013.

Kemudian, peningkatan jumlah penumpang juga terjadi pada layanan non BRT yang melayani lebih dari 700.000 pelanggan. Seperti, rute Cawang UKI-TMII (7D) Transjakarta mengangkut 20.199 pelanggan dari tanggal 1 hingga 9 Juni 2019, naik 97,58 persen dibandingkan periode Libur Lebaran tahun lalu.

Sementara, angkutan mikro Transjakarta juga melayani lebih dari 600.000 pelanggan pada periode yang sama. "Khusus untuk BRT Transjakarta, dari 1-9 Juni sudah melayani 2 juta pelanggan,” ujar Agung Wicaksono.

Selanjutnya, layanan Transjakarta untuk mendukung arus mudik dengan rute Lebak Bulus – Pulogebang, Pasar Minggu – Pulogebang, Pinang Ranti – Pulogebang, Tanjung Priok – Pulogebang telah melayani 1.353 penumpang. Sementara, arus balik disediakan layanan gratis Transjakarta dengan rute Pulogebang-Pulogadung melayani 1.882 pelanggan Transjakarta.

"Saya mengapresiasi seluruh karyawan Transjakarta yang melaksanakan tugas melayani pelanggan. Sehingga masyarakat khususnya para pelanggan bisa menggunakan fasilitas angkutan umum,” terang Agung Wicaksono.



Sumber: BeritaSatu.com