Perluasan Ganjil Genap Disosialisasikan

Perluasan Ganjil Genap Disosialisasikan
Sejumlah pengendara sepeda motor melintas di jalan Protokol di Jakarta, Jumat (9/8/2019). ( Foto: Suara Pembaruan / Ruht Semiono )
Bayu Marhaenjati / FMB Senin, 12 Agustus 2019 | 11:33 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Suku Dinas Perhubungan Kota Jakarta Selatan, menggelar kegiatan sosialisasi perluasan ganjil genap, di Jalan Fatmawati, TB Simatupang, Panglima Polim, dan Sisingamangaraja, hari ini. Selain memberikan informasi secara langsung, petugas juga membagikan flyer terkait perluasan wilayah sistem pembatasan kendaraan itu.

"Tadi kita membagikan flyer di Jalan TB Simatupang, di titik plotingan, sepanjang dari Fatmawati sampai Bundaran Senayan. Tadi kegiatan bersama bapak Kadishub (Kadishub DKI Syafrin Liputo) dan kepolisian," ujar Kasudinhub Jakarta Selatan Christianto kepada Beritasatu.com, Senin (12/8/2019).

Dikatakan Christianto, petugas di lapangan juga memberikan informasi secara langsung terkait perluasan sistem ganjil genap. Sebagian pengemudi mengatakan sudah ada yang mengetahui dan ada yang belum.

"Perluasan ganjil genap di Jakarta Selatan itu antara lain Jalan Fatmawati, Jalan Panglima Polim, Jalan Sisingamangaraja, TB Simatupang. Petugas memberikan sosialisasi di simpang-simpang jalan, lokasi plotingan," ungkap Christianto.

Christianto menyampaikan, selain menyampaikan sosialisasi secara langsung kepada pengendara, Dishub juga memasang spanduk-spanduk di sejumlah titik strategis.

"Spanduk ada dipasang di Simpang Fatmawati, dan juga di titik lainnya. Petugas yang diturunkan 60 personel pagi, dan 60 personel sore," katanya.

Diketahui, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memutuskan untuk memperluas wilayah ganjil genap di Jakarta, dan akan diterapkan pada tanggal 9 September mendatang. Sebelumnya, Dishub akan melakukan sosialisasi terlebih dahulu selama satu bulan, mulai Agustus hingga 8 September 2019.

Waktu penerapan kebijakan ganjil genap sendiri tetap dibagi dua, pada hari Senin hingga Jumat, yaitu pada pukul 06.00–10.00 WIB dan 16.00-21.00 WIB.

Sementara itu, ruas jalan ganjil genap diperluas menjadi 25 ruas jalan. Awalnya ganjil genap diterapkan di Jalan Medan Merdeka Barat, Jalan MH Thamrin, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Jenderal S Parman (mulai dari Jalan Tomang Raya sampai Simpang Jalan KS Tubun), Jalan Gatot Subroto, Jalan MT Haryono, Jalan HR Rasuna Said, Jalan DI Panjaitan dan Jalan Jend A Yani (mulai simpang Jalan Perintis Kemerdekaan sampai simpang Jalan Bekasi Timur Raya).

Sekarang perluasan kebijakan ganjil genap juga diterapkan di Jalan Pintu Besar Selatan, Jalan Gajah Mada, Jalan Hayam Wuruk, Jalan Majapahit, Jalan Sisingamangaraja, Jalan Panglima Polim, Jalan Fatmawati (mulai simpang Jalan Ketimun I sampai simpang Jalan TB Simatupang) dan Jalan Suryopranoto. Kemudian di Jalan Balikpapan, Jalan Kyai Caringin, Jalan Tomang Raya, Jalan Pramuka, Jalan Salemba, Jalan Kramat Raya, Jalan Senen Raya, dan Jalan Gunung Sahari.



Sumber: BeritaSatu.com