Ganjil Genap Halangi Akses ke RS, Anies Tampung Keluhan Warga

Ganjil Genap Halangi Akses ke RS, Anies Tampung Keluhan Warga
Sejumlah pengendara sepeda motor melintas di jalan Protokol di Jakarta, Jumat (9/8/2019). ( Foto: Suara Pembaruan / Ruht Semiono )
Lenny Tristia Tambun / FMB Senin, 12 Agustus 2019 | 15:23 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Uji coba kebijakan perluasan pembatasan kendaraan bermotor melalui sistem nomor mobil ganjil dan genap di 25 ruas jalan mulai dilakukan  hari ini, Senin (12/8/2019). Di hari pertama, sudah banyak keluhan yang disampaikan warga Jakarta.

Di antaranya adalah, kebijakan perluasan ganjil genap ternyata menghalangi warga dalam mengakses pelayanan kesehatan di rumah sakit yang berada di koridor penerapan ganjil genap.

Menanggapi keluhan tersebut, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menegaskan penerapan perluasan ganjil genap masih dalam tahap uji coba.

Dalam tahap ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI siap menampung semua aspirasi, masukan dan keluhan masyarakat yang menjadi potensi masalah. Sehingga, dapat dicarikan solusi yang tepat saat implementasi kebijakan ini pada 9 September 2019.

“Tentu sekarang masa uji coba. Pada masa uji cobalah kita menjaring semua potensi masalah yang bisa dibuatkan solusinya. Karena masa uji coba,” kata Anies Baswedan di Monas, Jakarta Pusat, Senin (12/8/2019).

Karena itu, Anies Baswedan meminta masyarakat tidak khawatir terhadap perluasan ganjil genap ini. Apalagi, peraturan gubernurnya belum dikeluarkan oleh Pemprov DKI.

“Bahkan pergubnya belum dikeluarkan karena memang sedang masa uji coba. Jadi terima kasih feedbacknya. Membantu kita untuk bisa membuat implementasinya,” ujar Anies Baswedan.

Diingatkannya kembali, penerapan perluasan ganjil genap, di satu sisi dapat mengendalikan jumlah kendaraan yang berefek pada pengendalian kualitas udara, karena adanya penguranan emisi kendaraan bermotor.

“Di sisi lainnya, kebutuhan mendasar warga, misalkan pelayanna rumah sakit dan lain sebagainya, bisa dikendalikan,” tukasnya.



Sumber: BeritaSatu.com