Tingkatkan Kualitas Udara, DKI Luncurkan Aplikasi e-Uji Emisi

Tingkatkan Kualitas Udara, DKI Luncurkan Aplikasi e-Uji Emisi
Ilustrasi polusi udara di Jakarta. ( Foto: ANTARA FOTO / Muhammad Adimaja )
Lenny Tristia Tambun / WBP Selasa, 13 Agustus 2019 | 10:04 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Sebagai tindak lanjut Instruksi Gubernur (Ingub) DKI Nomor 66 tahun 2019 tentang Pengendalian Kualitas Udara, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI meluncurkan aplikasi e-Uji Emisi.

Aplikasi berbasis android ini terintegrasi dengan database hasil uji emisi kendaraan bermotor di Ibu Kota, sehingga status uji emisi setiap kendaraan dapat dicek secara online, baik oleh pemilik kendaraan maupun petugas.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Andono Warih mengatakan aplikasi ini memiliki beragam fitur di antaranya, informasi singkat mengenai uji emisi, peraturan terkait yang menjadi dasar hukum pelaksanaannya dan lokasi bengkel pelaksana uji emisi terdekat. Selain itu tersedia fasilitas pengecekan hasil uji emisi. "Hanya cukup dengan memasukkan nomor polisi kendaraan, maka akan keluar hasil apakah kendaraan itu sudah melakukan uji emisi atau tidak,” kata Andoro Warih dalam acara peluncuran aplikasi e-Uji Emisi di Balai Kota DKI, Jakarta, Selasa (13/8/2019).

Aplikasi ini, lanjut Andono Warih, merupakan komponen penting dalam memperketat ketentuan uji emisi bagi seluruh kendaraan yang beroperasi di wilayah DKI Jakarta. Pengetatan uji emisi diinstrusikan gubernur melalui Ingub Nomor 66 Tahun 2019 tentang Pengendalian Kualitas Udara.

Berdasarkan data Dinas Lingkungan Hidup, ungkap Andono Warih, per Juli 2019 baru 5,6 persen mobil di Jakarta yang telah melakukan uji emisi atau hanya 196.440 mobil dari total 3,5 juta mobil pribadi di Ibukota. Sedangkan bengkel pelaksana uji emisi baru tersedia 155 unit dari kebutuhkan ideal 933 unit bengkel.

Keterbatasan bengkel pelaksana uji emisi ini membuat pelayanan uji emisi juga terbatas. Selain itu, masih adanya kekurangsadaran pemilik kendaraan bermotor untuk melakukan uji emisi. “Karena, ke depannya, seluruh kedaraan pribadi maupun angkutan umum yang beroperasi di wilayah Jakarta diwajibkan lulus uji emisi,” ujar Andono Warih.

Dijelaskan dia, bila sebelumnya status kelulusan uji emisi menggunakan sticker yang ditempel di bagian muka kendaraan. Ke depan, status kelulusan cukup diketahui oleh petugas maupun pemilik kendaraan melalui fitur cek hasil di aplikasi e-uji emisi. “Aplikasi ini langsung terhubung dengan database di Dinas Lingkungan Hidup,” terang Andono Warih.



Sumber: BeritaSatu.com